Sabtu, 15 Desember 2018 | 01:25 WIB

Daftar | Login

MacroAd

0 /

Bupati Keerom diminta tak lantik pejabat sampai Wakil Bupati dipilih

Kamis, 07 Juni 2018 - 21:08 WIB    |    Penulis : Fajar Nugraha    |    Editor : Administrator
Foto: Aman Hasibuan/Elshinta.com
Foto: Aman Hasibuan/Elshinta.com

Elshinta.com - Lembaga Masyarakat Adat (LMA) dan Ikatan Perempuan Asli Keerom (IPAK) Kabupaten Keerom, Papua meminta Bupati Keerom, Muhammad Markum untuk tidak melakukan pelantikan terhadap pejabat eselon II, III dan eselon IV sampai Wakil Bupati Keerom dipilih.

Ketua LMA Kabupaten Keerom, Bonefasius Muenda mengatakan agar Bupati Keerom fokus kerja pada pelayanan publik pada masyarakat di Keerom.

"Kami minta Bupati harus fokus pada pelayanan publik dalam hal ini memberikan daftar pelaksana anggaran (DPA) kepada dinas-dinas agar pelayanan publik bisa berjalan dengan baik," ungkapnya, Rabu (6/6) sebagaimana dilaporkan Kontributor Elshinta Aman Hasibuan.

Dikatakan Bonefasius, belum adanya penentuan Wakil Bupati dalam mendampingi Bupati melaksanakan roda pemerintahan di Kabupaten Keerom juga menjadi sorotan dari LMA. Menurut dia, Bupati harus fokus mengurus dan mempercepat penentuan nama Wakil Bupati untuk mendampinginya, bukan pejabat eselon, sehingga tidak boleh ada pelantikan sebelum nama tersebut terpilih.

Senada, Ketua Ikatan Perempuan Asli Keerom (IPAK), Anna Maria Borotian menjelaskan, Bupati harus fokus untuk mempercepat hal itu untuk mendapinginya dalam menjalankan pemerintahan di Kabupaten Keerom yang dinilai selama ini masih berjalan di tempat.

"Kami minta bupati segera mengurus nama wabup dan pelantikan, sehingga roda pemerintahan dan birokrasi di Keerom bisa dijalankan oleh dua orang dan bukan satu orang saja," ucapnya.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Megapolitan | 14 Desember 2018 - 21:55 WIB

Polisi rekayasa lalin terkait pembongkaran JPO Tosari

Bencana Alam | 14 Desember 2018 - 21:46 WIB

FPRB minta sarana dan prasarana relawan diperhatikan

Aktual Dalam Negeri | 14 Desember 2018 - 21:37 WIB

Warga Banjarnegara diminta waspadai hoaks

Ekonomi | 14 Desember 2018 - 21:11 WIB

Pertamina EP Cepu optimalkan bisnis usaha milik desa

Hukum | 14 Desember 2018 - 20:58 WIB

Belum berizin, Mapolres Kudus baru digugat ke pengadilan

Elshinta.com - Lembaga Masyarakat Adat (LMA) dan Ikatan Perempuan Asli Keerom (IPAK) Kabupaten Keerom, Papua meminta Bupati Keerom, Muhammad Markum untuk tidak melakukan pelantikan terhadap pejabat eselon II, III dan eselon IV sampai Wakil Bupati Keerom dipilih.

Ketua LMA Kabupaten Keerom, Bonefasius Muenda mengatakan agar Bupati Keerom fokus kerja pada pelayanan publik pada masyarakat di Keerom.

"Kami minta Bupati harus fokus pada pelayanan publik dalam hal ini memberikan daftar pelaksana anggaran (DPA) kepada dinas-dinas agar pelayanan publik bisa berjalan dengan baik," ungkapnya, Rabu (6/6) sebagaimana dilaporkan Kontributor Elshinta Aman Hasibuan.

Dikatakan Bonefasius, belum adanya penentuan Wakil Bupati dalam mendampingi Bupati melaksanakan roda pemerintahan di Kabupaten Keerom juga menjadi sorotan dari LMA. Menurut dia, Bupati harus fokus mengurus dan mempercepat penentuan nama Wakil Bupati untuk mendampinginya, bukan pejabat eselon, sehingga tidak boleh ada pelantikan sebelum nama tersebut terpilih.

Senada, Ketua Ikatan Perempuan Asli Keerom (IPAK), Anna Maria Borotian menjelaskan, Bupati harus fokus untuk mempercepat hal itu untuk mendapinginya dalam menjalankan pemerintahan di Kabupaten Keerom yang dinilai selama ini masih berjalan di tempat.

"Kami minta bupati segera mengurus nama wabup dan pelantikan, sehingga roda pemerintahan dan birokrasi di Keerom bisa dijalankan oleh dua orang dan bukan satu orang saja," ucapnya.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Jumat, 14 Desember 2018 - 17:56 WIB

Capres Jokowi dialog dengan pelaku usaha muda UKM

Kamis, 13 Desember 2018 - 10:51 WIB

KPK panggil Bupati Jepara terkait kasus suap

Rabu, 12 Desember 2018 - 06:25 WIB

Mantan diplomat Kanada dikabarkan ditahan di China

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com