Senin, 22 Oktober 2018 | 11:42 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Dalam Negeri / Lingkungan

BPBD Bantul imbau wisatawan waspadai ubur-ubur

Kamis, 07 Juni 2018 - 21:41 WIB    |    Penulis : Fajar Nugraha    |    Editor : Dewi Rusiana
Ubur-ubur yang berada di kawasan Pantai Selatan. Sumber foto: https://bit.ly/2sDRQCJ
Ubur-ubur yang berada di kawasan Pantai Selatan. Sumber foto: https://bit.ly/2sDRQCJ

Elshinta.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta mengimbau wisatawan mewaspadai keberadaan ubur-ubur yang saat ini muncul di kawasan pantai selatan agar tidak terkena sengatan hewan tersebut.

"Saat ini ubur-ubur sudah muncul di sepanjang pantai selatan, bukan karena bertepatan dengan (jelang) libur Lebaran, namun karena munculnya saat musim kemarau tapi cuaca dingin," kata Kepala Pelaksana BPBD Bantul Dwi Daryanto di Bantul, Kamis (7/6) sebagaimana dikutip Antara.

Oleh sebab itu, kata dia, wisatawan yang berkunjung ke kawasan pantai selatan Bantul mewaspadai ubur-ubur di tepi pantai dengan tidak menyentuh apalagi bermain hewan menyerupai gelembung berwarna biru transparan itu agar tidak terkena sengatan. Ia menjelaskan, kebanyakan kasus sengatan ubur-ubur kepada wisatawan pantai selatan itu karena ketidakpahaman tentang hewan itu, bahkan justru terutama anak-anak atau remaja memegang ubur-ubur karena disangka sebagai mainan.

"Kalau sejauh ini belum ada yang kena sengatan ubur-ubur karena kebetulan bertepatan bulan Ramadan, sehingga warga yang ke pantai sedikit, kalaupun ada hanya untuk ngabuburit," katanya.

Meski begitu, kata dia, kewaspadaan terus dilakukan hingga libur Lebaran 2018 mengingat selama libur kawasan pantai selatan akan ramai dikunjungi wisatawan, agar tidak terkena dampak negatif dari hewan yang muncul pada musim tertentu setiap tahun.

"Kalau muncul biasanya saat pergantian musim atau pancaroba di mana udara dingin, posisi angin pantai ke arah utara sehingga membawa ubur-ubur ke daratan, kondisi ini diperkirakan terjadi dalam satu bulan ke depan," katanya.

Untuk mencegah kasus sengatan ubur-ubur, pihaknya akan memasang spanduk-spanduk imbauan kepada wisatawan, sedangkan untuk penanggulangan pihaknya berkoordinasi dengan puskesmas atau petugas medis setempat.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Pemilihan Presiden 2019 | 22 Oktober 2018 - 11:37 WIB

Hidayat Nur Wahid minta Presiden berikan contoh politik kebohongan

Aktual Dalam Negeri | 22 Oktober 2018 - 11:28 WIB

Polisi ringkus penganiaya bocah perempuan

Aktual Dalam Negeri | 22 Oktober 2018 - 11:19 WIB

BNN konsisten edukasi bahaya narkoba pada pelajar

Aktual Dalam Negeri | 22 Oktober 2018 - 11:10 WIB

Ribuan siswa peringati Hari Santri di Alun-alun Kebumen

Hukum | 22 Oktober 2018 - 11:01 WIB

KPK panggil lagi Sjamsul Nursalim

Aktual Dalam Negeri | 22 Oktober 2018 - 10:52 WIB

Polisi ringkus juru parkir karena edarkan narkoba

Elshinta.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta mengimbau wisatawan mewaspadai keberadaan ubur-ubur yang saat ini muncul di kawasan pantai selatan agar tidak terkena sengatan hewan tersebut.

"Saat ini ubur-ubur sudah muncul di sepanjang pantai selatan, bukan karena bertepatan dengan (jelang) libur Lebaran, namun karena munculnya saat musim kemarau tapi cuaca dingin," kata Kepala Pelaksana BPBD Bantul Dwi Daryanto di Bantul, Kamis (7/6) sebagaimana dikutip Antara.

Oleh sebab itu, kata dia, wisatawan yang berkunjung ke kawasan pantai selatan Bantul mewaspadai ubur-ubur di tepi pantai dengan tidak menyentuh apalagi bermain hewan menyerupai gelembung berwarna biru transparan itu agar tidak terkena sengatan. Ia menjelaskan, kebanyakan kasus sengatan ubur-ubur kepada wisatawan pantai selatan itu karena ketidakpahaman tentang hewan itu, bahkan justru terutama anak-anak atau remaja memegang ubur-ubur karena disangka sebagai mainan.

"Kalau sejauh ini belum ada yang kena sengatan ubur-ubur karena kebetulan bertepatan bulan Ramadan, sehingga warga yang ke pantai sedikit, kalaupun ada hanya untuk ngabuburit," katanya.

Meski begitu, kata dia, kewaspadaan terus dilakukan hingga libur Lebaran 2018 mengingat selama libur kawasan pantai selatan akan ramai dikunjungi wisatawan, agar tidak terkena dampak negatif dari hewan yang muncul pada musim tertentu setiap tahun.

"Kalau muncul biasanya saat pergantian musim atau pancaroba di mana udara dingin, posisi angin pantai ke arah utara sehingga membawa ubur-ubur ke daratan, kondisi ini diperkirakan terjadi dalam satu bulan ke depan," katanya.

Untuk mencegah kasus sengatan ubur-ubur, pihaknya akan memasang spanduk-spanduk imbauan kepada wisatawan, sedangkan untuk penanggulangan pihaknya berkoordinasi dengan puskesmas atau petugas medis setempat.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Senin, 22 Oktober 2018 - 11:28 WIB

Polisi ringkus penganiaya bocah perempuan

Senin, 22 Oktober 2018 - 11:19 WIB

BNN konsisten edukasi bahaya narkoba pada pelajar

Senin, 22 Oktober 2018 - 11:01 WIB

KPK panggil lagi Sjamsul Nursalim

Senin, 22 Oktober 2018 - 10:52 WIB

Polisi ringkus juru parkir karena edarkan narkoba

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com