BPBD Bantul imbau wisatawan waspadai ubur-ubur
Kamis, 07 Juni 2018 - 21:41 WIB | Penulis : Fajar Nugraha | Editor : Dewi Rusiana
Ubur-ubur yang berada di kawasan Pantai Selatan. Sumber foto: https://bit.ly/2sDRQCJ

Elshinta.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta mengimbau wisatawan mewaspadai keberadaan ubur-ubur yang saat ini muncul di kawasan pantai selatan agar tidak terkena sengatan hewan tersebut.

"Saat ini ubur-ubur sudah muncul di sepanjang pantai selatan, bukan karena bertepatan dengan (jelang) libur Lebaran, namun karena munculnya saat musim kemarau tapi cuaca dingin," kata Kepala Pelaksana BPBD Bantul Dwi Daryanto di Bantul, Kamis (7/6) sebagaimana dikutip Antara.

Oleh sebab itu, kata dia, wisatawan yang berkunjung ke kawasan pantai selatan Bantul mewaspadai ubur-ubur di tepi pantai dengan tidak menyentuh apalagi bermain hewan menyerupai gelembung berwarna biru transparan itu agar tidak terkena sengatan. Ia menjelaskan, kebanyakan kasus sengatan ubur-ubur kepada wisatawan pantai selatan itu karena ketidakpahaman tentang hewan itu, bahkan justru terutama anak-anak atau remaja memegang ubur-ubur karena disangka sebagai mainan.

"Kalau sejauh ini belum ada yang kena sengatan ubur-ubur karena kebetulan bertepatan bulan Ramadan, sehingga warga yang ke pantai sedikit, kalaupun ada hanya untuk ngabuburit," katanya.

Meski begitu, kata dia, kewaspadaan terus dilakukan hingga libur Lebaran 2018 mengingat selama libur kawasan pantai selatan akan ramai dikunjungi wisatawan, agar tidak terkena dampak negatif dari hewan yang muncul pada musim tertentu setiap tahun.

"Kalau muncul biasanya saat pergantian musim atau pancaroba di mana udara dingin, posisi angin pantai ke arah utara sehingga membawa ubur-ubur ke daratan, kondisi ini diperkirakan terjadi dalam satu bulan ke depan," katanya.

Untuk mencegah kasus sengatan ubur-ubur, pihaknya akan memasang spanduk-spanduk imbauan kepada wisatawan, sedangkan untuk penanggulangan pihaknya berkoordinasi dengan puskesmas atau petugas medis setempat.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Senin, 14 Januari 2019 - 18:31 WIB
Elshinta.com - Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah dianugerahi Piala Adipura untuk ketiga kal...
Senin, 14 Januari 2019 - 17:41 WIB
Elshinta.com - Prestasi penghargaan kota terbersih kembali diraih Kabupaten Kudus, Jawa Te...
Minggu, 13 Januari 2019 - 21:55 WIB
Elshinta.com - Kota Surabaya, Jawa Timur, akan menerima tiga penghargaan dari Kementerian ...
Kamis, 10 Januari 2019 - 21:26 WIB
Elshinta.com - Dalam memperingati Hari Sejuta Pohon, pengelola Bandara Internasional Soeka...
Selasa, 08 Januari 2019 - 17:16 WIB
Elshinta.com - Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menggalakkan pengurangan sampah plastik d...
Selasa, 08 Januari 2019 - 13:42 WIB
Elshinta.com - Kepala Distrik Sentani, Budi Yokhu meninjau saluran drainase, yang ada...
Senin, 07 Januari 2019 - 09:04 WIB
Elshinta.com - Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mulai mengantisipasi terj...
Kamis, 03 Januari 2019 - 21:13 WIB
Elshinta.com - Pemerintah Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah akan memperluas dan menyiapkan ...
Kamis, 03 Januari 2019 - 19:25 WIB
Elshinta.com - Pemerintah Indonesia optimis kesepakatan mengenai upaya penurunan emisi den...
Selasa, 01 Januari 2019 - 21:52 WIB
Elshinta.com - Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya mengungkapkan aka...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)