Senin, 22 Oktober 2018 | 11:42 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Dalam Negeri / Pembangunan

Tol Serang-Panimbang dilengkapi tujuh simpang susun

Jumat, 08 Juni 2018 - 09:07 WIB    |    Penulis : Angga Kusuma    |    Editor : Dewi Rusiana
Pembangunan jalan tol Serang-Panimbang. Sumber foto: https://bit.ly/2Lwdgsx
Pembangunan jalan tol Serang-Panimbang. Sumber foto: https://bit.ly/2Lwdgsx

Elshinta.com - Pembangunan Tol Serang-Panimbang sepanjang 83 kilometer akan terkoneksi dengan jalan arteri di empat kabupaten/kota melalui tujuh simpang susun di sepanjang jalur tol tersebut.

Pimpinan Proyek jalan tol Serang-Panimbang Muhamad Ali di Serang, Kamis, mengatakan saat ini pihaknya sudah memulai pembangunan jalan penghubung dari Tol Jakarta-Merak atau di titik nol kilometer Serang-Panimbang yakni di Kecamatan Walantaka Kota Serang. Selanjutnya simpang susun pertama atau interchange di Kecamatan Cikeusal Kabupaten Serang.

"Kami masih melakukan koordinasi dengan PT Marga Mandala Sakti (MMS) untuk membuka jalur penghubung dari Tol Jakarta-Merak ke Tol Serang-Panimbang. Secara bertahap juga kami memulai pemadatan badan jalan dari mulai titik nol ini," kata Muhamad Ali didampingi Manager Bidang Human Capital dan Umum PT Wika Serang Panimbang, Bambang Yogaswara saat melakukan monitoring progres pengerjaan jalan tersebut di Kecamatan Walantaka.

Menurutnya, setelah dibuka jalur penghubung dari Tol Jakarta-Merak, selanjutnya pembangunan simpang susun pertama atau gerbang pertama di Kecamatan Ciekusal Kabupaten Serang di kilometer (KM) 8,9.

"Kami sudah jalan sekitar dua bulan ini untuk pengerjaan kontruksinya. Targetnya kan selesai pada November 2019 sudah bisa diujicobakan penggunaanya," kata Ali, dikutip Antara.

Ia mengatakan bahwa pengerjaan kontruksi jalan tol tersebut dilakukan secara bertahap sesuai dengan lahan yang sudah dibebaskan, mengingat jika menunggu semua lahan selesai dibebaskan waktunya akan terhambat karena masih ada beberapa kendala terkait dengan pembebasan lahan, misalnya kepemilikan lahan yang belum jelas sehingga harus dititipkan di pengadilan (konsinyasi).

Simpang susun berikutnya, kata Ali, di Kecamatan Petir Kabupaten Serang atau di sekitar Km 17,5 yang membutuhkan akses jalan penghubung ke jalan areteri dari jalan kolektor sepanjang 1,5 sampai 2 Km.

Kemudian gerbang tol selanjutnya atau simpang susun ke tiga berada di Rangkasbitung Kabupaten Lebak yang hanya membutuhkan sekitar 1 km pembangunan jalan dari tol ke jalan arteri di Rangkasbitung. Gerbang ke empat di Kecamatan Cikulur Kabupaten Lebak, selanjutnya di Cileles Lebak atau di sekitar KM 49,9.

"Simpang susun berikutnya di Kecamatan Bojong dan Pagelaran di Kabupaten Pandeglang. Terakhir exit di Kecamatan Panimbang di Km 83,6," kata Ali.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Pemilihan Presiden 2019 | 22 Oktober 2018 - 11:37 WIB

Hidayat Nur Wahid minta Presiden berikan contoh politik kebohongan

Aktual Dalam Negeri | 22 Oktober 2018 - 11:28 WIB

Polisi ringkus penganiaya bocah perempuan

Aktual Dalam Negeri | 22 Oktober 2018 - 11:19 WIB

BNN konsisten edukasi bahaya narkoba pada pelajar

Aktual Dalam Negeri | 22 Oktober 2018 - 11:10 WIB

Ribuan siswa peringati Hari Santri di Alun-alun Kebumen

Hukum | 22 Oktober 2018 - 11:01 WIB

KPK panggil lagi Sjamsul Nursalim

Aktual Dalam Negeri | 22 Oktober 2018 - 10:52 WIB

Polisi ringkus juru parkir karena edarkan narkoba

Elshinta.com - Pembangunan Tol Serang-Panimbang sepanjang 83 kilometer akan terkoneksi dengan jalan arteri di empat kabupaten/kota melalui tujuh simpang susun di sepanjang jalur tol tersebut.

Pimpinan Proyek jalan tol Serang-Panimbang Muhamad Ali di Serang, Kamis, mengatakan saat ini pihaknya sudah memulai pembangunan jalan penghubung dari Tol Jakarta-Merak atau di titik nol kilometer Serang-Panimbang yakni di Kecamatan Walantaka Kota Serang. Selanjutnya simpang susun pertama atau interchange di Kecamatan Cikeusal Kabupaten Serang.

"Kami masih melakukan koordinasi dengan PT Marga Mandala Sakti (MMS) untuk membuka jalur penghubung dari Tol Jakarta-Merak ke Tol Serang-Panimbang. Secara bertahap juga kami memulai pemadatan badan jalan dari mulai titik nol ini," kata Muhamad Ali didampingi Manager Bidang Human Capital dan Umum PT Wika Serang Panimbang, Bambang Yogaswara saat melakukan monitoring progres pengerjaan jalan tersebut di Kecamatan Walantaka.

Menurutnya, setelah dibuka jalur penghubung dari Tol Jakarta-Merak, selanjutnya pembangunan simpang susun pertama atau gerbang pertama di Kecamatan Ciekusal Kabupaten Serang di kilometer (KM) 8,9.

"Kami sudah jalan sekitar dua bulan ini untuk pengerjaan kontruksinya. Targetnya kan selesai pada November 2019 sudah bisa diujicobakan penggunaanya," kata Ali, dikutip Antara.

Ia mengatakan bahwa pengerjaan kontruksi jalan tol tersebut dilakukan secara bertahap sesuai dengan lahan yang sudah dibebaskan, mengingat jika menunggu semua lahan selesai dibebaskan waktunya akan terhambat karena masih ada beberapa kendala terkait dengan pembebasan lahan, misalnya kepemilikan lahan yang belum jelas sehingga harus dititipkan di pengadilan (konsinyasi).

Simpang susun berikutnya, kata Ali, di Kecamatan Petir Kabupaten Serang atau di sekitar Km 17,5 yang membutuhkan akses jalan penghubung ke jalan areteri dari jalan kolektor sepanjang 1,5 sampai 2 Km.

Kemudian gerbang tol selanjutnya atau simpang susun ke tiga berada di Rangkasbitung Kabupaten Lebak yang hanya membutuhkan sekitar 1 km pembangunan jalan dari tol ke jalan arteri di Rangkasbitung. Gerbang ke empat di Kecamatan Cikulur Kabupaten Lebak, selanjutnya di Cileles Lebak atau di sekitar KM 49,9.

"Simpang susun berikutnya di Kecamatan Bojong dan Pagelaran di Kabupaten Pandeglang. Terakhir exit di Kecamatan Panimbang di Km 83,6," kata Ali.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Senin, 22 Oktober 2018 - 11:28 WIB

Polisi ringkus penganiaya bocah perempuan

Senin, 22 Oktober 2018 - 11:19 WIB

BNN konsisten edukasi bahaya narkoba pada pelajar

Senin, 22 Oktober 2018 - 11:01 WIB

KPK panggil lagi Sjamsul Nursalim

Senin, 22 Oktober 2018 - 10:52 WIB

Polisi ringkus juru parkir karena edarkan narkoba

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com