Selasa, 16 Oktober 2018 | 18:11 WIB

Daftar | Login

MacroAd

IPTEK / Aplikasi

Bandung Hub, aplikasi pemantau lalu lintas resmi diluncurkan

Jumat, 08 Juni 2018 - 18:06 WIB    |    Penulis : Fajar Nugraha    |    Editor : Sigit Kurniawan
Pejabat sementara Wali Kota Bandung Muhamad Solihin saat meresmikan peluncuran Bandung Hub, Jumat (8/6). Sumber foto: https://bit.ly/2sGN3QV
Pejabat sementara Wali Kota Bandung Muhamad Solihin saat meresmikan peluncuran Bandung Hub, Jumat (8/6). Sumber foto: https://bit.ly/2sGN3QV

Elshinta.com - Pemerintah Kota Bandung meluncurkan aplikasi baru pamantau lalu lintas bernama Bandung Hub yang berfungsi untuk mengetahui secara langsung kondisi jalan raya dengan terhubung dengan CCTV milik dinas perhubungan.

"Ini sangat diperlukan. Kalau sekarang kita baru mengkoneksikan terbatas kepada CCTV yang ada, nanti akan terkoneksi dengan semua CCTV yang dimiliki oleh semua institusi yang ada di Kota Bandung," ujar pejabat sementara Wali Kota Bandung, Muhammad Solihin, Jumat (8/6).

Solihin mengatakan, Bandung Hub merupakan aplikasi berbasis android yang masuk sebagai bagian dari kampanye mendukung kelancaran dan keselamatan berlalu lintas. Melalui aplikasi tersebut, warga bisa memantau arus lalu lintas langsung dari ponsel pintarnya. Dengan begitu, mereka bisa menghindari jalur-jalur lalu lintas yang padat.

Aplikasi yang dikelola oleh pihak swasta ini juga dilengkapi dengan fitur obrolan sehingga pengguna juga bisa melakukan percakapan, memberikan komentar, bahkan melaporkan kejadian lalu lintas langsung dari lokasi.

"Bandung Hub ini berhubungan dengan Google Maps. Saat pengguna ingin melihat situasi lalu lintas di titik tertentu, aplikasi ini akan mengoneksikan ke CCTV di persimpangan terdekat," kata dia.

Ke depannya, ia berharap aparat keamanan bisa menggunakan aplikasi ini sebagai upaya menjaga keamanan di seluruh wilayah kota. Demikian pula Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana Kota Bandung bisa memanfaatkan aplikasi tersebut jika terjadi kebakaran, serta berbagai dinas lainnya, demikian Antara.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 16 Oktober 2018 - 18:08 WIB

Polisi amankan wanita bawa sabu di Bandara

Kesehatan | 16 Oktober 2018 - 17:58 WIB

Jenis kanker pada anak selain leukemia

Kecelakaan | 16 Oktober 2018 - 17:48 WIB

Mobil pick up tabrak truk TNI, satu tewas dan dua orang terluka

Startup | 16 Oktober 2018 - 17:30 WIB

Bareksa, marketplace reksadana dorong penetrasi investasi

Aktual Dalam Negeri | 16 Oktober 2018 - 17:18 WIB

Belasan ribu pohon cabai terendam banjir

Aktual Dalam Negeri | 16 Oktober 2018 - 17:08 WIB

Pemkot Magelang siapkan tenaga administrasi SD-TK

Elshinta.com - Pemerintah Kota Bandung meluncurkan aplikasi baru pamantau lalu lintas bernama Bandung Hub yang berfungsi untuk mengetahui secara langsung kondisi jalan raya dengan terhubung dengan CCTV milik dinas perhubungan.

"Ini sangat diperlukan. Kalau sekarang kita baru mengkoneksikan terbatas kepada CCTV yang ada, nanti akan terkoneksi dengan semua CCTV yang dimiliki oleh semua institusi yang ada di Kota Bandung," ujar pejabat sementara Wali Kota Bandung, Muhammad Solihin, Jumat (8/6).

Solihin mengatakan, Bandung Hub merupakan aplikasi berbasis android yang masuk sebagai bagian dari kampanye mendukung kelancaran dan keselamatan berlalu lintas. Melalui aplikasi tersebut, warga bisa memantau arus lalu lintas langsung dari ponsel pintarnya. Dengan begitu, mereka bisa menghindari jalur-jalur lalu lintas yang padat.

Aplikasi yang dikelola oleh pihak swasta ini juga dilengkapi dengan fitur obrolan sehingga pengguna juga bisa melakukan percakapan, memberikan komentar, bahkan melaporkan kejadian lalu lintas langsung dari lokasi.

"Bandung Hub ini berhubungan dengan Google Maps. Saat pengguna ingin melihat situasi lalu lintas di titik tertentu, aplikasi ini akan mengoneksikan ke CCTV di persimpangan terdekat," kata dia.

Ke depannya, ia berharap aparat keamanan bisa menggunakan aplikasi ini sebagai upaya menjaga keamanan di seluruh wilayah kota. Demikian pula Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana Kota Bandung bisa memanfaatkan aplikasi tersebut jika terjadi kebakaran, serta berbagai dinas lainnya, demikian Antara.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Minggu, 14 Oktober 2018 - 14:28 WIB

Samsung masih kuasai pasar smartphone global

Sabtu, 13 Oktober 2018 - 08:13 WIB

Kereta terbang buatan China Melaju 1.000 km/jam

Jumat, 12 Oktober 2018 - 16:26 WIB

Internet dunia dapat berhenti dalam 48 jam ke depan

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com