Menristekdikti ingin Madiun jadi pusat pengembangan kereta api
Jumat, 08 Juni 2018 - 20:17 WIB | Penulis : Fajar Nugraha | Editor : Sigit Kurniawan
Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir dalam kunjungannya ke Madiun, Jumat (8/6). Sumber foto: https://bit.ly/2Hwe5Ps

Elshinta.com - Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi RI (Menristekdikti) M Nasir menginginkan agar Madiun menjadi pusat pengembangan kereta api Indonesia seiring dengan adanya kerja sama antara pendidikan dan industri yang dilakukan Politeknik Negeri Madiun dengan PT INKA (Persero).

"Ini merupakan langkah maju adanya kerja sama antara pendidikan dan industri. Yakni kerja sama yang dilakukan antara Politeknik Negeri Madiun degan PT INKA (Persero)," ujar Nasir saat melakukan kunjungan kerja ke PT INKA (Persero) Madiun dalam rangka penandatanganan kontrak kerja sama PT INKA (Persero) dengan Politeknik Negeri Madiun, di Kota Madiun, Jumat (8/6) dikutip Antara.

Adapun penandatanganan dilakukan oleh Direktur Politeknik Negeri Madiun M Fajar Subkhan dan Direktur Utama PT INKA (Persero) Budi Noviantoro yang disaksikan langsung oleh Menristekdikti M Nasir dan Menteri BUMN, Rini Soemarno.

Nasir menilai, dua-duanya, baik Politeknik Negeri Madiun maupun PT INKA, menjadi hal yang sangat penting dalam perkembangan pendidikan dan kebutuhan industri yang sekarang sedang digalakkan oleh pemeritah.

"PT INKA di bawah Kementerian BUMN yang mengoordinasikan penggunaan industri maupun industrinya dan kami adalah penyedia sumber daya manusianya lalu di-link-kan menjadi satu yang menurut saya harus terus didorong. Dengan ini mudah-mudahan Madiun menjadi pusat pengembangan kereta api di Indonesia," katanya.

Pihaknya ingin agar tahun ajaran baru 2018, kerja sama tersebut telah terwujud. Adapun program studi nantinya disebut program studi perkeretaapian dengan konsentrasi yang disesuaikan kebutuhan. Terkait tenaga dosennya, nantinya akan diambilkan dari tenaga ahli PT INKA yang totalnya mencapai 142 orang. Bahkan pihaknya siap melakukan rekognisi pembelajaran lampau (RPL).

"Untuk menjadi dosen itu latar belakangnya minimal harus S2. Kalau tenaga ahli dari INKA itu program studinya masih D3 atau SI, tentu tidak cukup. Maka dengan RPL, pengakuan masa pembelajaran di industri akan kami perhitungkan dengan menggunakan Kualifikasi Kompetensi Nasional Indonesia (KKNI) yang diukur melalui Standar Kualifikasi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI)," terang dia.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Jumat, 17 Mei 2019 - 20:47 WIB
Elshinta.com - Mobil Kamis Membaca (KaCa) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) selalu men...
Jumat, 17 Mei 2019 - 12:48 WIB
Elshinta.com - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pem...
Jumat, 17 Mei 2019 - 10:48 WIB
Elshinta.com - Guna memperkuat link and match antara dunia pendidikan dengan dunia industr...
Selasa, 14 Mei 2019 - 10:34 WIB
Elshinta.com - Sebanyak 378 murid dari sekolah SD YPK Onomi Flavouw Sentani, Jayapura, Pap...
Minggu, 12 Mei 2019 - 17:17 WIB
Elshinta.com - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy mengatakan k...
Minggu, 12 Mei 2019 - 13:15 WIB
Elshinta.com - Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Cahaya Makkah Simpang Empat, Kabupaten Pasama...
Sabtu, 11 Mei 2019 - 13:34 WIB
Elshinta.com - Pemerintah Kota Surabaya menyediakan program pelatihan dan beasiswa untuk anak-a...
Sabtu, 11 Mei 2019 - 12:33 WIB
Elshinta.com - Sekitar 2.600 peserta mengikuti tes seleksi gelombang I yang digelar Univer...
Sabtu, 11 Mei 2019 - 10:44 WIB
Elshinta.com - Praktik jual beli bangku serta titipan pada tahun ajaran ini pada Penerimaan Pes...
Jumat, 10 Mei 2019 - 16:28 WIB
Elshinta.com - Kementerian Agama (Kemenag) kembali menggelar Kompetisi Sains Madrasah (KSM...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)