Jaksa Agung minta KPK tidak khawatir RKUHP
Jumat, 08 Juni 2018 - 20:46 WIB | Penulis : Fajar Nugraha | Editor : Administrator
Jaksa Agun HM Prasetyo. Sumber foto: https://bit.ly/2xUCsa0

Elshinta.com - Jaksa Agung HM Prasetyo meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak perlu khawatir dengan Revisi Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RKUHP).

"Kalau kita dengar pembahasannya kalaupun korupsi dimasukkan di dalam RKUHP, tentunya tidak mengurangi nilai kewenangan dan kapasitas dari KPK. Jadi mereka tidak perlu harus merasa khawatir atau apapun," katanya di Jakarta, Jumat (8/6)

Ia menambahkan saat ini RKUHP itu masih dalam tahap pembahasan antara pemerintah dan DPR. Oleh karena itu, Prasetyo mengingatkan agar tunggu hasilnya seperti, sebab ingin hasilnya yang terbaik supaya korupsi di negara kita bisa dicegah dan dihilangkan secara efektif dan lebih maksimal hasilnya.

Dikatakan dia, kalau misalnya ada yang kurang puas atas hasilnya tentunya bisa mengajukan ke Mahkamah Konstitusi (MK). Seperti pada disparitas, kewenangannya dikurangi sehingga apa yang diatur dalam pasal-pasal undang-undang yang baru itu, dianggap bertentangan dengan UUD 1945, bisa dilakukan di MK, katanya.

"Kalau kejaksaan ini akan selama ini tidak semata-mata 'follow the suspect', tidak semata-mata kita hanya bersemangat menghukum orang saja, kalau buktinya cukup dihukum ya dihukum. Tapi kita juga memperhatikan dan mengedepankan di samping mempidanakan orangnya. "Tapi juga mengejar asetnya dan mengembalikan kerugian keuangan negara," katanya, dikutip Antara.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Kamis, 17 Januari 2019 - 19:57 WIB
Elshinta.com - Kepala Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Barat AKBP Erick Frendiz...
Kamis, 17 Januari 2019 - 18:15 WIB
Elshinta.com - Bos Paramount Enterprise International, Eddy Sindoro membantah dirinya pernah be...
Kamis, 17 Januari 2019 - 14:00 WIB
Elshinta.com - Penyidik Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri wajib menjalankan penyita...
Kamis, 17 Januari 2019 - 13:06 WIB
Elshinta.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil enam saksi dalam penyidikan ka...
Kamis, 17 Januari 2019 - 10:43 WIB
Elshinta.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil lima anggota DPRD Kabupaten Be...
Kamis, 17 Januari 2019 - 07:11 WIB
Elshinta.com - Pihak kepolisian akan memanggil Ivan Gunawan untuk dimintai keterangan terk...
Rabu, 16 Januari 2019 - 21:45 WIB
Elshinta.com - Penyidik dari Polres Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB) mengungkap peran te...
Rabu, 16 Januari 2019 - 21:27 WIB
Elshinta.com - Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Nusa Tenggara ...
Rabu, 16 Januari 2019 - 20:35 WIB
Elshinta.com - Malang Corruption Watch (MCW) mendesak sekaligus mempertanyakan keseriusan ...
Rabu, 16 Januari 2019 - 20:12 WIB
Elshinta.com - Kapolres Kota Depok Kombes Pol Didik Sugiarto mengungkapkan adanya kemungki...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)