Senin, 22 Oktober 2018 | 11:41 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Dalam Negeri / Hukum

Jaksa Agung minta KPK tidak khawatir RKUHP

Jumat, 08 Juni 2018 - 20:46 WIB    |    Penulis : Fajar Nugraha    |    Editor : Administrator
Jaksa Agun HM Prasetyo. Sumber foto: https://bit.ly/2xUCsa0
Jaksa Agun HM Prasetyo. Sumber foto: https://bit.ly/2xUCsa0

Elshinta.com - Jaksa Agung HM Prasetyo meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak perlu khawatir dengan Revisi Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RKUHP).

"Kalau kita dengar pembahasannya kalaupun korupsi dimasukkan di dalam RKUHP, tentunya tidak mengurangi nilai kewenangan dan kapasitas dari KPK. Jadi mereka tidak perlu harus merasa khawatir atau apapun," katanya di Jakarta, Jumat (8/6)

Ia menambahkan saat ini RKUHP itu masih dalam tahap pembahasan antara pemerintah dan DPR. Oleh karena itu, Prasetyo mengingatkan agar tunggu hasilnya seperti, sebab ingin hasilnya yang terbaik supaya korupsi di negara kita bisa dicegah dan dihilangkan secara efektif dan lebih maksimal hasilnya.

Dikatakan dia, kalau misalnya ada yang kurang puas atas hasilnya tentunya bisa mengajukan ke Mahkamah Konstitusi (MK). Seperti pada disparitas, kewenangannya dikurangi sehingga apa yang diatur dalam pasal-pasal undang-undang yang baru itu, dianggap bertentangan dengan UUD 1945, bisa dilakukan di MK, katanya.

"Kalau kejaksaan ini akan selama ini tidak semata-mata 'follow the suspect', tidak semata-mata kita hanya bersemangat menghukum orang saja, kalau buktinya cukup dihukum ya dihukum. Tapi kita juga memperhatikan dan mengedepankan di samping mempidanakan orangnya. "Tapi juga mengejar asetnya dan mengembalikan kerugian keuangan negara," katanya, dikutip Antara.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Pemilihan Presiden 2019 | 22 Oktober 2018 - 11:37 WIB

Hidayat Nur Wahid minta Presiden berikan contoh politik kebohongan

Aktual Dalam Negeri | 22 Oktober 2018 - 11:28 WIB

Polisi ringkus penganiaya bocah perempuan

Aktual Dalam Negeri | 22 Oktober 2018 - 11:19 WIB

BNN konsisten edukasi bahaya narkoba pada pelajar

Aktual Dalam Negeri | 22 Oktober 2018 - 11:10 WIB

Ribuan siswa peringati Hari Santri di Alun-alun Kebumen

Hukum | 22 Oktober 2018 - 11:01 WIB

KPK panggil lagi Sjamsul Nursalim

Aktual Dalam Negeri | 22 Oktober 2018 - 10:52 WIB

Polisi ringkus juru parkir karena edarkan narkoba

Elshinta.com - Jaksa Agung HM Prasetyo meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak perlu khawatir dengan Revisi Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RKUHP).

"Kalau kita dengar pembahasannya kalaupun korupsi dimasukkan di dalam RKUHP, tentunya tidak mengurangi nilai kewenangan dan kapasitas dari KPK. Jadi mereka tidak perlu harus merasa khawatir atau apapun," katanya di Jakarta, Jumat (8/6)

Ia menambahkan saat ini RKUHP itu masih dalam tahap pembahasan antara pemerintah dan DPR. Oleh karena itu, Prasetyo mengingatkan agar tunggu hasilnya seperti, sebab ingin hasilnya yang terbaik supaya korupsi di negara kita bisa dicegah dan dihilangkan secara efektif dan lebih maksimal hasilnya.

Dikatakan dia, kalau misalnya ada yang kurang puas atas hasilnya tentunya bisa mengajukan ke Mahkamah Konstitusi (MK). Seperti pada disparitas, kewenangannya dikurangi sehingga apa yang diatur dalam pasal-pasal undang-undang yang baru itu, dianggap bertentangan dengan UUD 1945, bisa dilakukan di MK, katanya.

"Kalau kejaksaan ini akan selama ini tidak semata-mata 'follow the suspect', tidak semata-mata kita hanya bersemangat menghukum orang saja, kalau buktinya cukup dihukum ya dihukum. Tapi kita juga memperhatikan dan mengedepankan di samping mempidanakan orangnya. "Tapi juga mengejar asetnya dan mengembalikan kerugian keuangan negara," katanya, dikutip Antara.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Senin, 22 Oktober 2018 - 11:28 WIB

Polisi ringkus penganiaya bocah perempuan

Senin, 22 Oktober 2018 - 11:19 WIB

BNN konsisten edukasi bahaya narkoba pada pelajar

Senin, 22 Oktober 2018 - 11:01 WIB

KPK panggil lagi Sjamsul Nursalim

Senin, 22 Oktober 2018 - 10:52 WIB

Polisi ringkus juru parkir karena edarkan narkoba

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com