Senin, 18 Juni 2018 | 05:26 WIB

Daftar | Login

Banner Lebaran Banner Lebaran
Top header banner

Dalam Negeri / Hukum

KPK geledah rumah putra Wali Kota Samanhudi

Sabtu, 09 Juni 2018 - 15:14 WIB    |    Penulis : Angga Kusuma    |    Editor : Administrator
Petugas menunjukkan barang bukti Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK di Blitar dan Tulungagung di gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Jumat (8/6). Sumber foto: https://bit.ly/2sU0aNQ
Petugas menunjukkan barang bukti Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK di Blitar dan Tulungagung di gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Jumat (8/6). Sumber foto: https://bit.ly/2sU0aNQ

Elshinta.com - Tim Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah rumah putra sulung Wali Kota Blitar yang juga Ketua Komisi I DPRD kota tersebut, Henri Pradipta Anwar di Jalan Kelud Kota Blitar, Jawa Timur.

Tim KPK datang ke rumah tersebut, Sabtu (9/6), sekitar jam 10.30 WIB, setelah sebelumnya ke Balai Kota Blitar. Tim langsung masuk dan bertemu langsung dengan putra sulung Wali Kota Blitar Samanhudi Anwar. Dialog sempat dilakukan di halaman rumah bersangkutan. Namun, para jurnalis yang juga datang ke rumah yang baru selesai dibangun awal 2018 itu tidak dapat masuk ke dalam. Para jurnalis tertahan di pintu gerbang rumah yang terbuat dari papan kayu, setinggi hingga hampir lima meter tersebut.

Sejumlah orang sempat masuk ke dalam rumah. Polisi berjaga di pintu pagar rumah dan tamu tidak dapat begitu saja bisa masuk. Jika ada tamu, polisi harus memencet tombol alarm, dan kemudian ada petugas dari dalam rumah yang akan membukakan pintu. Dan sejumlah tetangga mengatakan, rumah itu memang baru selesai dibangun. Awalnya, ada deretan rumah warga yang dibeli lalu dibangu. Rumah tersebut modern dan sangat luas, dengan pintu pagar yang cukup tinggi.

Dikutip Antara, para tetangga tidak begitu akrab dengan pemilik rumah, sebab jarang berkomunukasi. Namun, mereka mengetahui jika pemilik rumah itu adalah putra sulung bupati yang juga Ketua Komisi I Bidang Pendidikan dan Pemerintahan DPRD Kota Kediri. "Dulu sering bergaul dengan warga, bahkan juga dengan teman-teman sebaya, tapi setelah ayahnya jadi kepala daerah dan dia menjadi anggota DPRD, sekarang jarang berkumpul dengan tetangga termasuk dengan teman-temannya," kata Samsul, tetangga.

Hingga kini, belum diketahui persis mengapa KPK hingga mendatangi rumah anak dari Wali Kota Blitar Samanhudi Anwar tersebut. Bahkan, sebelumnya ada kabar gedung DPRD Kota Blitar, diperiksa, tapi hingga kini informasi tersebut belum bisa jelas.

Selain memeriksa rumah pribadi anak Wali Kota Blitar Samanhudi, Tim Penyidik KPK juga melakukan penggeledahan di Balai Kota Blitar. Terdapat sejumlah orang yang diminta untuk masuk dan menjadi saksi penggeledahan, misalnya dari RT, RW di dekat balai kota.

Juga terdapat sejumlah aparatur sipil negara (ASN) yang juga dikabarkan di balai kota, misalnya Kabag Umum Pemkot Blitar Ninuk Sisworini dan beberapa ASN lainnya. Diduga, mereka diminta untuk menunjukkan beberapa arsip terkait dengan kasus yang saat ini ditangani oleh KPK, yakni terkait dengan kasus suap pengadaan barang dan jasa di Pemkab Tulungagung dan Pemkot Blitar Tahun Anggaran 2018. 

KPK juga dikabarkan akan menggeledah rumah dinas Wali Kota Blitar, untuk mencari berbagai macam bukti atas kasus yang masih diproses itu. Selain di Blitar, KPK juga diinformasikan menggeledah rumah pejabat di Tulungagung, terkait dengan kasus yang sama.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 17 Juni 2018 - 21:58 WIB

ESDM pastikan stok BBM arus balik aman

Aktual Dalam Negeri | 17 Juni 2018 - 21:42 WIB

Puncak arus balik dari Stasiun Cirebon diperkirakan hari ini

Aktual Dalam Negeri | 17 Juni 2018 - 21:24 WIB

Polisi ingatkan warga tidak berwisata dengan mobil pick up

MotoGP | 17 Juni 2018 - 21:07 WIB

Lorenzo juara MotoGP Katalunya, Marquez kedua

Aktual Pemilu | 17 Juni 2018 - 20:55 WIB

2.041.201 warga Surabaya masuk DPS Pemilu 2019

Pemilihan Presiden 2019 | 17 Juni 2018 - 20:47 WIB

PPP ajak PKB resmi gabung koalisi Jokowi

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com