Sabtu, 15 Desember 2018 | 01:23 WIB

Daftar | Login

MacroAd

0 /

Dishub imbau pemudik waspadai jalur rawan macet

Minggu, 10 Juni 2018 - 07:52 WIB    |    Penulis : Andi Juandi    |    Editor : Administrator
Ilustrasi. Sumber foto:  https://bit.ly/2sIWgYU
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2sIWgYU

Elshinta.com  - Dinas Perhubungan Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta mengimbau pemudik yang melintasi daerah ini mewaspadai sejumlah jalur rawan macet selama arus mudik dan arus balik Idul Fitri 1439 Hijriah.

"Jalan jalan rawan macet di Bantul yang perlu diwaspadai pemudik diantaranya Jalan Wates Sedayu, Jalan Wonosari Piyungan dan Jalan Srandakan terutama di Pasar Mangiran," kata Kepala Dinas Perhubungan Bantul Aris Suharyanto di Bantul, Minggu (10/6).

Menurut dia, sejumlah jalur tersebut rawan macet dikarenakan merupakan jalur utama mudik misalnya Jalan Wates bagi kendaraan dari arah barat, kemudian Jalan Wonosari dilaluo arus kendaraan dari Gunung Kidul maupun wilayah Jawa Tengah.

Oleh sebab itu, kata dia, pemudik diimbau berhati-hati ketika melintasi jalur tersebut, atau sebisa mungkin menghindari jalur tersebut dengan jalur alternatif lain ketika arus lalu lintas padat agar tidak terjebak dalam kemacetan lalu lintas. "Dan sebagai antisipasi kemacetan kita membuka jalur alternatif dari arah barat yang melewat jalur selatan dengan diarahkan ke Srandakan menuju Palbapang Bantul melalui simpang tiga Toyan (Kulon Progo) ke selatan," katanya, seperti dikutip Antara.

Ia mengatakan, apabila Jalan Wates, Jalan Wonosari dan Ring Road selatan DIY terjadi kemacetan, pemudik diasarankan menggunakan jalur alternarif atau meleamwatu simpang Sedayu-Pajangan-Simpang Pandak-Palbapang-Barongan kemudian ke Imogiri. "Dishub Bantul telah melengkapi sarana prasarana lalu lintas terutama RPPJ (rambu pendahu penunjuk jurusan di simpang Sedayu dan simpang empat Sampakan Piyungan dan ditempatkan personel untuk pecah arus," katanya.

Ia mengatakan, sedangkan di kawasan Pasar Mangiran Jalan Wates Sedayu diprediksi akan terjadi pasar malam Lebaran, sehingga saat kegiatan itu dipastikan lalu lintas sedikit terganggu karena aktifitas ekonomi pasar tersebut. "Pemudik disarankan menghindari dengan menggunakan jalur alternatif barat Pasar Mangiran ke utara dan sampai timur Pasar Mangiran untuk mobil kecil. Sedang untuk bus besar dapat menggunakan jalur Srandakan melewati jalur jalan lintas selatan (JJLS), ".

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Megapolitan | 14 Desember 2018 - 21:55 WIB

Polisi rekayasa lalin terkait pembongkaran JPO Tosari

Bencana Alam | 14 Desember 2018 - 21:46 WIB

FPRB minta sarana dan prasarana relawan diperhatikan

Aktual Dalam Negeri | 14 Desember 2018 - 21:37 WIB

Warga Banjarnegara diminta waspadai hoaks

Ekonomi | 14 Desember 2018 - 21:11 WIB

Pertamina EP Cepu optimalkan bisnis usaha milik desa

Hukum | 14 Desember 2018 - 20:58 WIB

Belum berizin, Mapolres Kudus baru digugat ke pengadilan

Elshinta.com  - Dinas Perhubungan Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta mengimbau pemudik yang melintasi daerah ini mewaspadai sejumlah jalur rawan macet selama arus mudik dan arus balik Idul Fitri 1439 Hijriah.

"Jalan jalan rawan macet di Bantul yang perlu diwaspadai pemudik diantaranya Jalan Wates Sedayu, Jalan Wonosari Piyungan dan Jalan Srandakan terutama di Pasar Mangiran," kata Kepala Dinas Perhubungan Bantul Aris Suharyanto di Bantul, Minggu (10/6).

Menurut dia, sejumlah jalur tersebut rawan macet dikarenakan merupakan jalur utama mudik misalnya Jalan Wates bagi kendaraan dari arah barat, kemudian Jalan Wonosari dilaluo arus kendaraan dari Gunung Kidul maupun wilayah Jawa Tengah.

Oleh sebab itu, kata dia, pemudik diimbau berhati-hati ketika melintasi jalur tersebut, atau sebisa mungkin menghindari jalur tersebut dengan jalur alternatif lain ketika arus lalu lintas padat agar tidak terjebak dalam kemacetan lalu lintas. "Dan sebagai antisipasi kemacetan kita membuka jalur alternatif dari arah barat yang melewat jalur selatan dengan diarahkan ke Srandakan menuju Palbapang Bantul melalui simpang tiga Toyan (Kulon Progo) ke selatan," katanya, seperti dikutip Antara.

Ia mengatakan, apabila Jalan Wates, Jalan Wonosari dan Ring Road selatan DIY terjadi kemacetan, pemudik diasarankan menggunakan jalur alternarif atau meleamwatu simpang Sedayu-Pajangan-Simpang Pandak-Palbapang-Barongan kemudian ke Imogiri. "Dishub Bantul telah melengkapi sarana prasarana lalu lintas terutama RPPJ (rambu pendahu penunjuk jurusan di simpang Sedayu dan simpang empat Sampakan Piyungan dan ditempatkan personel untuk pecah arus," katanya.

Ia mengatakan, sedangkan di kawasan Pasar Mangiran Jalan Wates Sedayu diprediksi akan terjadi pasar malam Lebaran, sehingga saat kegiatan itu dipastikan lalu lintas sedikit terganggu karena aktifitas ekonomi pasar tersebut. "Pemudik disarankan menghindari dengan menggunakan jalur alternatif barat Pasar Mangiran ke utara dan sampai timur Pasar Mangiran untuk mobil kecil. Sedang untuk bus besar dapat menggunakan jalur Srandakan melewati jalur jalan lintas selatan (JJLS), ".

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Jumat, 14 Desember 2018 - 17:56 WIB

Capres Jokowi dialog dengan pelaku usaha muda UKM

Kamis, 13 Desember 2018 - 10:51 WIB

KPK panggil Bupati Jepara terkait kasus suap

Rabu, 12 Desember 2018 - 06:25 WIB

Mantan diplomat Kanada dikabarkan ditahan di China

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com