Rabu, 15 Agustus 2018 | 17:50 WIB

Daftar | Login

banner kuping banner kuping
Macro Ad

Dalam Negeri / Ekonomi

Beras petani Pontianak dikirim ke warga perbatasan

Senin, 11 Juni 2018 - 10:07 WIB    |    Penulis : Sigit Kurniawan    |    Editor : Administrator
Beras petani Pontianak dikirim ke warga perbatasan. Foto: Istimewa/Elshinta.
Beras petani Pontianak dikirim ke warga perbatasan. Foto: Istimewa/Elshinta.

Elshinta.com - Masa panen pertama di Kota Pontianak, Kalimantan Barat, baru saja usai. Lumbung-lumbung beras di beberapa desa mulai sibuk dengan aktivitas penggilingan beras. Tak terkecuali di dua lumbung beras yang ada di Desa Parit Keladi, Kecamatan Sungai Kakap, Pontianak. Lumbung-lumbung beras tersebut tengah mempersiapkan 10 ton beras untuk dikirimkan ke masyarakat yang tinggal di tapal batas Indonesia di Kalimantan Barat.

Penyiapan 10 ton beras ini menjadi bagian dari ikhtiar Aksi Cepat Tanggap (ACT) dan masyarakat Indonesia dalam memberikan Ramadan terbaik bagi saudara sebangsa. Kamis (7/6), ribuan kilogram beras tersebut akan dikemas ulang dengan berat 5 kg dan dipaketkan bersama sejumlah bahan pangan lainnya. Di penghujung Ramadan, paket pangan ini akan menyapa mereka, para Masyarakat Penjaga Negeri.

Rahadiansyah selaku Koordinator Pendistribusian Paket Pangan Ramadan ACT untuk Masyarakat Penjaga Negeri mengungkapkan, 10 ton beras tersebut dibeli langsung dari petani di Desa Parit Keladi, Pontianak. Jumlah tersebut, imbuhnya, dikumpulkan dari sekitar 120 petani yang ada

“Ide ini awalnya dari relawan kami. Daripada membeli beras yang sudah dipaketkan seberat 5 kg di penyalur, mengapa kami tidak beli langsung saja dari petani? Kami ingin membantu petani-petani di sini langsung agar mendapatkan harga beras terbaik. Dengan begini, ratusan petani pun turut diberdayakan,” jelas Rahadiansyah dalam rilisnya yang diterima redaksi elshinta.com, Senin (11/6).

Beras petani Pontianak ini pun memiliki kualitas terbaik. Hal ini dinyatakan langsung oleh Sugeng, salah satu petani sekaligus pengelola penggilingan beras di Desa Parit Keladi. 

“Ini beras terbaik yang kita punya. Kita tidak pakai bahan pengawet atau pemutih, jadi insya Allah sehat.

Selain beras, paket pangan yang akan didistribusikan terdiri dari minyak kelapa, gula, dan biskuit. Di Kalimantan Barat, sebanyak 2.000 paket pangan Ramadan akan diberikan kepada masyarakat yang paling membutuhkan di tiga kabupaten. Titik kabupaten tersebut di antaranya Sanggau, Bengkayang, dan Sambas.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Bencana Alam | 15 Agustus 2018 - 17:45 WIB

Waspada, Lumajang masuk potensi 10 besar bencana di Indonesia

Asian Games 2018 | 15 Agustus 2018 - 17:34 WIB

Siswa SD gelar aksi teatrikal meriahkan Asian Games

Timnas Indonesia | 15 Agustus 2018 - 17:24 WIB

Tingkatkan skill, 5 pemain Timnas U-16 dikirim ke Portugal

Kecantikan | 15 Agustus 2018 - 17:07 WIB

Perawatan kulit ala Korea, perhatikan pengaplikasiannya

Pemilihan Presiden 2019 | 15 Agustus 2018 - 16:57 WIB

Sandiaga Uno sapa pedagang pasar tradisional di Lombok

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com