Beras petani Pontianak dikirim ke warga perbatasan
Senin, 11 Juni 2018 - 10:07 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Administrator
Beras petani Pontianak dikirim ke warga perbatasan. Foto: Istimewa/Elshinta.

Elshinta.com - Masa panen pertama di Kota Pontianak, Kalimantan Barat, baru saja usai. Lumbung-lumbung beras di beberapa desa mulai sibuk dengan aktivitas penggilingan beras. Tak terkecuali di dua lumbung beras yang ada di Desa Parit Keladi, Kecamatan Sungai Kakap, Pontianak. Lumbung-lumbung beras tersebut tengah mempersiapkan 10 ton beras untuk dikirimkan ke masyarakat yang tinggal di tapal batas Indonesia di Kalimantan Barat.

Penyiapan 10 ton beras ini menjadi bagian dari ikhtiar Aksi Cepat Tanggap (ACT) dan masyarakat Indonesia dalam memberikan Ramadan terbaik bagi saudara sebangsa. Kamis (7/6), ribuan kilogram beras tersebut akan dikemas ulang dengan berat 5 kg dan dipaketkan bersama sejumlah bahan pangan lainnya. Di penghujung Ramadan, paket pangan ini akan menyapa mereka, para Masyarakat Penjaga Negeri.

Rahadiansyah selaku Koordinator Pendistribusian Paket Pangan Ramadan ACT untuk Masyarakat Penjaga Negeri mengungkapkan, 10 ton beras tersebut dibeli langsung dari petani di Desa Parit Keladi, Pontianak. Jumlah tersebut, imbuhnya, dikumpulkan dari sekitar 120 petani yang ada

“Ide ini awalnya dari relawan kami. Daripada membeli beras yang sudah dipaketkan seberat 5 kg di penyalur, mengapa kami tidak beli langsung saja dari petani? Kami ingin membantu petani-petani di sini langsung agar mendapatkan harga beras terbaik. Dengan begini, ratusan petani pun turut diberdayakan,” jelas Rahadiansyah dalam rilisnya yang diterima redaksi elshinta.com, Senin (11/6).

Beras petani Pontianak ini pun memiliki kualitas terbaik. Hal ini dinyatakan langsung oleh Sugeng, salah satu petani sekaligus pengelola penggilingan beras di Desa Parit Keladi. 

“Ini beras terbaik yang kita punya. Kita tidak pakai bahan pengawet atau pemutih, jadi insya Allah sehat.

Selain beras, paket pangan yang akan didistribusikan terdiri dari minyak kelapa, gula, dan biskuit. Di Kalimantan Barat, sebanyak 2.000 paket pangan Ramadan akan diberikan kepada masyarakat yang paling membutuhkan di tiga kabupaten. Titik kabupaten tersebut di antaranya Sanggau, Bengkayang, dan Sambas.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Kamis, 17 Januari 2019 - 13:26 WIB
Elshinta.com - Penerimaan negara dari industri hulu minyak dan gas bumi di tahun 2018 meni...
Kamis, 17 Januari 2019 - 13:17 WIB
Elshinta.com - Direktur Utama PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (Persero) Armand Herma...
Kamis, 17 Januari 2019 - 11:01 WIB
Elshinta.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (17/1)...
Kamis, 17 Januari 2019 - 06:53 WIB
Elshinta.com -Kementerian Kelautan dan Perikanan terus mendukung upaya peningkatan ekspor dari ...
Rabu, 16 Januari 2019 - 21:05 WIB
Elshinta.com - Setelah beberapa saat ratusan mantan awak mobil tangki (AMT) Pertamina beru...
Rabu, 16 Januari 2019 - 20:18 WIB
Elshinta.com - Pertambangan merupakan bisnis high risk, dimana membutuhkan modal besar dan meme...
Rabu, 16 Januari 2019 - 13:40 WIB
Elshinta.com - Menteri Koordinator Perekonomian, Darmin Nasution mengatakan, pertumbuhan e...
Rabu, 16 Januari 2019 - 13:31 WIB
Elshinta.com - Menteri Perdagangan (Mendag) RI Enggartiasto Lukita menyatakan pembahasan d...
Rabu, 16 Januari 2019 - 09:14 WIB
Elshinta.com - Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia menyebutkan maskapai penerbangan seharus...
Selasa, 15 Januari 2019 - 19:35 WIB
Elshinta.com - Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa (15/1)...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)