Senin, 22 Oktober 2018 | 09:31 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Hiburan / Pertunjukan

Putri Ilalang, karya ke sebelas Teater Caneta

Senin, 11 Juni 2018 - 10:56 WIB    |    Penulis : Sigit Kurniawan    |    Editor : Administrator
Putri Ilalang, karya ke sebelas Teater Caneta. Foto: Istimewa/Elshinta.
Putri Ilalang, karya ke sebelas Teater Caneta. Foto: Istimewa/Elshinta.

Elshinta.com - Teater siswa-siswi SMAK 5 PENABUR Jakarta, Caneta, melahirkan karya ke sebelas berjudul “Putri Ilalang”. Karya ini berhasil ditampilkan dengan apik di Auditorium Gedung Yustinus Universitas Atmajaya, Jakarta pada Rabu malam, 6 Juni 2018. Sekitar dua ratus penonton dari berbagai kalangan hadir menyaksikan pertunjukan itu.

Pertunjukan “Putri Ilalang” menceritakan tentang seorang gadis bersama Rainun yang gemar bermain di padang ilalang di Jambi pada era 90an. Ia memiliki kekasih bernama Rajo Mudo, seorang pemuda yang cerdas dan kaya ilmu pengetahuan. Namun, sayang hubungannya itu tidak direstui oleh ayahnya.

Saat Rajo Mudo pergi merantau untuk menggapai cita-citanya, dengan terpaksa Rainun menerima pinangan seorang lelaki kaya raya pilihan ayahnya. Rajo Mudo yang mendengar kabar tersebut setelah pulang merantau menjadi sangat frustasi. Demikian pula dengan Rainun, ia sangat sedih hingga memutuskan untuk bunuh diri.

Keajaiban pun datang. Dengan bantuan kakek Rubiah, Rainun hidup walau semua ingatannya hilang. Meski demikian pada akhirnya Rainun tetap kembali ke pelukan Rajo Mudo di tengah padang ilalang.

Pembimbing Teater Caneta, Daniel Mangaraja, S.E., mengungkapkan bahwa “Putri Ilalang” ingin menyampaikan pesan kesetiaan pada penikmatnya. “Hidup itu perlu setia. Meskipun banyak hambatan yang menghalangi, kita harus tetap setia pada prinsip hidup yang kita yakini baik,” terangnya dalam rilisnya yang diterima redaksi elshinta.com, Senin (11/6). 

Selanjutnya, Daniel merangkan bahwa cerita “Putri Ilalang” merupakan karya buatan oleh siswa SMAK 5 bernama Jonathan Hartanto. Proses kreatifnya, anak-anak sendiri lah yang menjadi produser, sutradara, pengatur musik, bahkan make up.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 22 Oktober 2018 - 09:26 WIB

PKS Komitmen kawal moral partai dan kader

Ekonomi | 22 Oktober 2018 - 09:18 WIB

Adobsi teknologi dorong peningkatan DPK Bank Pasar

Badminton | 22 Oktober 2018 - 09:07 WIB

Kevin-Marcus `Minions` akhirnya juarai Denmark Terbuka

Event | 22 Oktober 2018 - 08:55 WIB

Indra Sjafri yakin timnas Indonesia bisa bangkit

Aktual Dalam Negeri | 22 Oktober 2018 - 08:43 WIB

Pakar komunikasi ajak netizen deteksi berita hoax

Musibah | 22 Oktober 2018 - 08:34 WIB

Wakil Bupati Pasaman Barat tinjau lokasi banjir

Elshinta.com - Teater siswa-siswi SMAK 5 PENABUR Jakarta, Caneta, melahirkan karya ke sebelas berjudul “Putri Ilalang”. Karya ini berhasil ditampilkan dengan apik di Auditorium Gedung Yustinus Universitas Atmajaya, Jakarta pada Rabu malam, 6 Juni 2018. Sekitar dua ratus penonton dari berbagai kalangan hadir menyaksikan pertunjukan itu.

Pertunjukan “Putri Ilalang” menceritakan tentang seorang gadis bersama Rainun yang gemar bermain di padang ilalang di Jambi pada era 90an. Ia memiliki kekasih bernama Rajo Mudo, seorang pemuda yang cerdas dan kaya ilmu pengetahuan. Namun, sayang hubungannya itu tidak direstui oleh ayahnya.

Saat Rajo Mudo pergi merantau untuk menggapai cita-citanya, dengan terpaksa Rainun menerima pinangan seorang lelaki kaya raya pilihan ayahnya. Rajo Mudo yang mendengar kabar tersebut setelah pulang merantau menjadi sangat frustasi. Demikian pula dengan Rainun, ia sangat sedih hingga memutuskan untuk bunuh diri.

Keajaiban pun datang. Dengan bantuan kakek Rubiah, Rainun hidup walau semua ingatannya hilang. Meski demikian pada akhirnya Rainun tetap kembali ke pelukan Rajo Mudo di tengah padang ilalang.

Pembimbing Teater Caneta, Daniel Mangaraja, S.E., mengungkapkan bahwa “Putri Ilalang” ingin menyampaikan pesan kesetiaan pada penikmatnya. “Hidup itu perlu setia. Meskipun banyak hambatan yang menghalangi, kita harus tetap setia pada prinsip hidup yang kita yakini baik,” terangnya dalam rilisnya yang diterima redaksi elshinta.com, Senin (11/6). 

Selanjutnya, Daniel merangkan bahwa cerita “Putri Ilalang” merupakan karya buatan oleh siswa SMAK 5 bernama Jonathan Hartanto. Proses kreatifnya, anak-anak sendiri lah yang menjadi produser, sutradara, pengatur musik, bahkan make up.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Kamis, 18 Oktober 2018 - 17:58 WIB

Ed dan Lorraine Warren ambil bagian di `Annabelle 3`

Senin, 15 Oktober 2018 - 13:55 WIB

Keira perempuan dengan tujuh kepribadian

Minggu, 14 Oktober 2018 - 12:41 WIB

Penyanyi legendaris Saleem meninggal dunia

Sabtu, 13 Oktober 2018 - 10:27 WIB

Yoseob Highlight akan ikut wajib militer tahun depan

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com