Senin, 18 Juni 2018 | 13:10 WIB

Daftar | Login

Banner Lebaran Banner Lebaran
Top header banner

Gaya Hidup / Belanja

Harga barang di label dan di kasir beda, mana yang harus dibayar?

Senin, 11 Juni 2018 - 10:32 WIB    |    Penulis : Administrator    |    Editor : Administrator
Elshinta.com
Elshinta.com

Elshinta.com - Pada dasarnya setiap pelaku usaha yang memperdagangkan barang secara eceran dan/atau jasa kepada konsumen wajib mencantumkan harga barang atau tarif jasa secara jelas, mudah dibaca dan mudah dilihat (Pasal 2 ayat (1) Permendag 35/2013). Akan tetapi, kewajiban ini tidak berlaku bagi pelaku usaha mikro.

Harga barang tersebut harus dilekatkan/ditempelkan pada barang atau kemasan, disertakan, dan/atau ditempatkan dekat dengan barang serta dilengkapi jumlah satuan atau jumlah tertentu (Pasal 3 ayat (1) Permendag 35/2013). Jika barang yang diperdagangkan dikenakan pajak dan/atau biaya-biaya lainnya, pencantuman harga harus memuat informasi harga barang sudah termasuk atau belum termasuk pajak dan/atau biaya-biaya lainnya.

Harga yang dicantumkan harus dalam rupiah, dengan menggunakan mata uang dan nominal Rupiah yang berlaku. Jika harga barang memuat pecahan nominal rupiah yang tidak beredar, pelaku usaha dapat membulatkan harga barang dengan memperhatikan nominal rupiah yang beredar. Pembulatan diinformasikan kepada konsumen pada saat transaksi pembayaran.

Jika pelaku usaha memperdagangkan barang secara eceran dengan tidak mencantumkan harga barang secara jelas, mudah dibaca dan mudah dilihat atau tidak menetapkan harga barang dengan rupiah, maka pelaku usaha tersebut dapat dikenakan sanksi administratif berupa pencabutan izin usaha di bidang perdagangan oleh pejabat yang berwenang (Pasal 9 ayat (1) Permendag 35/2013). Pencabutan izin usaha di bidang perdagangan tersebut dilakukan setelah diberikan peringatan secara tertulis sebanyak 3 (tiga) kali dalam tenggang waktu masing-masing peringatan paling lama 1 (satu) bulan.

Jadi, jika terdapat perbedaan antara harga barang yang dicantumkan dengan harga atau tarif yang dikenakan pada saat pembayaran, yang berlaku adalah harga atau tarif yang terendah (Pasal 7 ayat (2) Permendag 35/2013), seperti yang kami kutip dari HukumOnline.

Dasar hukumnya adalah Peraturan Menteri Perdagangan Republik Indonesia Nomor 35/M-Dag/Per/7/2013 Tahun 2013 tentang Pencantuman Harga Barang Dan Tarif Jasa Yang Diperdagangkan. 

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 18 Juni 2018 - 12:36 WIB

M Iriawan dilantik sebagai Penjabat Gubernur Jabar

Aktual Dalam Negeri | 18 Juni 2018 - 12:27 WIB

Arus balik mulai terjadi di Garut

Aktual Dalam Negeri | 18 Juni 2018 - 12:15 WIB

Menhub pastikan semua instansi siap hadapi puncak arus balik

Aktual Dalam Negeri | 18 Juni 2018 - 11:49 WIB

Bupati Malang akan beri sanksi ASN yang tambah libur

Megapolitan | 18 Juni 2018 - 11:37 WIB

Antrean kendaraan arah Ciawi capai dua kilometer

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Minggu, 17 Juni 2018 - 18:51 WIB

Puluhan ribu wisatawan padati wisata Gunung Kidul

Minggu, 17 Juni 2018 - 16:46 WIB

Okupansi hotel Bandung capai 90 persen

Minggu, 17 Juni 2018 - 16:35 WIB

Ribuan warga padati Kebun Binatang Kasang Kulim

Minggu, 17 Juni 2018 - 16:14 WIB

Kota Bandung tawarkan destinasi wisata tematik

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com