Minggu, 16 Desember 2018 | 04:53 WIB

Daftar | Login

MacroAd

SDGs / Aktual SDGs

3 hak anak yang perlu diperhatikan saat mudik

Kamis, 07 Juni 2018 - 21:00 WIB    |    Penulis : Administrator    |    Editor : Administrator
Keselamatan anak saat mudik perlu dijamin, Foto ilustrasi: MYS
Keselamatan anak saat mudik perlu dijamin, Foto ilustrasi: MYS

Elshinta.com - Mudik sudah menjadi budaya masyarakat menjelang hari raya keagamaan. Sebagian kalangan merasa kurang pas jika merayakan hari raya tanpa mudik ke kampung halaman. Mudik mungkin saja menjadi pengalaman yang menyenangkan, tapi bisa jadi sebaliknya. Bagi keluarga yang memiliki banyak anak, pulang ke kampung halaman punya banyak makna.

Namun, orang tua mana pun perlu memperhatikan anak-anaknya saat pulang kampung. Jika tidak, bisa jadi perjalanan mudik dan balik tidak memberi kesan menggembirakan bagi anak. Ketua KPAI, Susanto, mengatakan ada 31 hak anak sebagaimana diatur dalam sejumlah ketentuan salah satunya UU No. 35 Tahun 2014 tentang Perubahan Atas UU No.23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

Dari 31 hak anak itu Susanto menghitung sedikitnya ada 3 hak anak yang berkaitan dengan mudik. 

  • Pertama, hak untuk hidup, menurutnya ini terkait keselamatan anak dalam perjalanan mudik dan balik. 
  • Kedua, hak atas kesehatan, KPAI mengingatkan kepada masyarakat yang mudik untuk memperhatikan serius kondisi kesehatan anak. Segala bekal seperti obat-obatan yang dibutuhkan anak harus lengkap dan selama perjalanan perlu dibuat senyaman mungkin bagi anak.
  • Ketiga, hak berekreasi, orang tua layak memfasilitasi anak untuk berekreasi. KPAI mengusulkan kepada pemerintah, dan pemangku kepentingan untuk menyiapkan arena bermain anak di tempat peristirahatan seperti di bandara, stasiun, dan terminal. “Saat kami rapat koordinasi dengan sejumlah lembaga dan pemangku kepentingan pekan lalu, semangatnya sama, hak dasar anak itu harus dipenuhi,” kata Susanto dalam jumpa pers di Jakarta, Kamis (7/6).

Hal tersebut juga tercermin dari salah satu tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs), yaitu Tujuan #3 - Kehidupan sehat dan sejahtera (Good Health and Well-Being for people), yang menggalakkan hidup sehat dan mendukung kesejahteraan untuk semua usia, tentu termasuk anak-anak.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Peristiwa Hari Ini | 15 Desember 2018 - 23:56 WIB

Kabar duka, Rois Syuriah PCNU Malang, KH Buchori Amin meninggal dunia

Kriminalitas | 15 Desember 2018 - 21:59 WIB

Petani mengeluh sayurannya banyak dicuri

Politik | 15 Desember 2018 - 21:39 WIB

PDI Perjuangan sanggah tuduhan pengrusakan bendera Demokrat

Aktual Pemilu | 15 Desember 2018 - 21:07 WIB

KPU soal kotak suara berbahan karton

Elshinta.com - Mudik sudah menjadi budaya masyarakat menjelang hari raya keagamaan. Sebagian kalangan merasa kurang pas jika merayakan hari raya tanpa mudik ke kampung halaman. Mudik mungkin saja menjadi pengalaman yang menyenangkan, tapi bisa jadi sebaliknya. Bagi keluarga yang memiliki banyak anak, pulang ke kampung halaman punya banyak makna.

Namun, orang tua mana pun perlu memperhatikan anak-anaknya saat pulang kampung. Jika tidak, bisa jadi perjalanan mudik dan balik tidak memberi kesan menggembirakan bagi anak. Ketua KPAI, Susanto, mengatakan ada 31 hak anak sebagaimana diatur dalam sejumlah ketentuan salah satunya UU No. 35 Tahun 2014 tentang Perubahan Atas UU No.23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

Dari 31 hak anak itu Susanto menghitung sedikitnya ada 3 hak anak yang berkaitan dengan mudik. 

  • Pertama, hak untuk hidup, menurutnya ini terkait keselamatan anak dalam perjalanan mudik dan balik. 
  • Kedua, hak atas kesehatan, KPAI mengingatkan kepada masyarakat yang mudik untuk memperhatikan serius kondisi kesehatan anak. Segala bekal seperti obat-obatan yang dibutuhkan anak harus lengkap dan selama perjalanan perlu dibuat senyaman mungkin bagi anak.
  • Ketiga, hak berekreasi, orang tua layak memfasilitasi anak untuk berekreasi. KPAI mengusulkan kepada pemerintah, dan pemangku kepentingan untuk menyiapkan arena bermain anak di tempat peristirahatan seperti di bandara, stasiun, dan terminal. “Saat kami rapat koordinasi dengan sejumlah lembaga dan pemangku kepentingan pekan lalu, semangatnya sama, hak dasar anak itu harus dipenuhi,” kata Susanto dalam jumpa pers di Jakarta, Kamis (7/6).

Hal tersebut juga tercermin dari salah satu tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs), yaitu Tujuan #3 - Kehidupan sehat dan sejahtera (Good Health and Well-Being for people), yang menggalakkan hidup sehat dan mendukung kesejahteraan untuk semua usia, tentu termasuk anak-anak.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com