Sabtu, 15 Desember 2018 | 01:27 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Peristiwa / Kriminalitas

Petugas Bandara Hasanuddin temukan paket sabu tujuan Gorontalo

Senin, 11 Juni 2018 - 16:25 WIB    |    Penulis : Fajar Nugraha    |    Editor : Sigit Kurniawan
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2HDp4GM
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2HDp4GM

Elshinta.com - Petugas X-Ray Bandara Internasional Hasanuddin Makassar, Maros, Sulawesi Selatan, menemukan kembali narkotika jenis sabu-sabu dalam paket yang akan dikirim ke Gorontalo.

"Paket kiriman mencurigakan diperiksa di X-Ray. Setelah dibuka, paket tersebut berisi sepasang sepatu. Akan tetapi, di dalamnya ditemukan dua paket saset plastik berukuran sedang yang dicurigai narkoba jenis sabu-sabu," kata anggota Satuan Narkoba Polres Maros, Aiptu Abd Latief, Senin (11/6).

Berdasarkan informasi petugas bandara, telah diamankan paket kiriman dicurigai narkotika jenis sabu-sabu yang akan dikirim ke Gorontalo melalui penerbangan maskapai Lion Air sekitar pukul 02.00 WITA.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Antara, penemuan barang haram tersebut bermula pegawai jasa pengiriman PT JNE bernama Agus memasukkan kargo Lion Air sebanyak 6 coli tujuan Gorontalo dengan SMU 990-9283213 yang rencananya sesuai dengan issued SMU dengan nomor penerbangan JT-0792 pada tanggal 11 juni 2018, dengan keterangan PTI Gabungan, doc paket, pakaian, makanan, mainan, dan accesoris. Setelah kargo itu berada di timbangan, langsung diinput ke dalam Sitec untuk penerbitan bukti timbang barang. Setelah itu, kargo dimasukkan ke dalam mesin X-ray untuk dilakukan pemeriksaan oleh petugas X-ray.

Saat pemeriksaan kargo tersebut petugas petugas X-Ray bernama Achmad Hijrah Ramdhani menemukan barang yang mencurigakan, kemudian menahannya dan memeriksanya secara manual. Petugas PT JNE diminta untuk membongkar paket itu diketahui isi sebenarnya. Setelah dibuka, ternyata berisi sepasang sepatu yang di dalam ditemukan dua buah paket plastik saset berukuran sedang diduga narkoba jenis sabu-sabu. Dari temuan itu, langsung dilaporkan kepada Supervisor Suherman dan diamankan di Ruangan Air Cargo Terminal, untuk pendataan lebih lanjut.

Berdasarkan data serta keterangan bahwa barang tersebut akan dikirim ke Gorontalo melalui expedisi PT JNE melalui penerbangan Lion Air JT 792. Data pengirim telah dikantongi kepolisian berinisal S dengan alamat Makassar dan penerima berinsial T alamat Jalan Raja Talangohoa Gorongtalo bersama dengan nomor ponselnya. Setelah dilakukan pendataan barang tersebut, pihak RA kargo bersama AVSEC AP 1 menyerahkan barang bukti tersebut selanjutnya diserah terimakan ke Polres Kabupaten Maros, Sulsel, untuk penyelidikan lebih lanjut.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 14 Desember 2018 - 22:24 WIB

Program pembangunan infrastruktur pemerintah harus terus didukung

Megapolitan | 14 Desember 2018 - 21:55 WIB

Polisi rekayasa lalin terkait pembongkaran JPO Tosari

Bencana Alam | 14 Desember 2018 - 21:46 WIB

FPRB minta sarana dan prasarana relawan diperhatikan

Aktual Dalam Negeri | 14 Desember 2018 - 21:37 WIB

Warga Banjarnegara diminta waspadai hoaks

Ekonomi | 14 Desember 2018 - 21:11 WIB

Pertamina EP Cepu optimalkan bisnis usaha milik desa

Elshinta.com - Petugas X-Ray Bandara Internasional Hasanuddin Makassar, Maros, Sulawesi Selatan, menemukan kembali narkotika jenis sabu-sabu dalam paket yang akan dikirim ke Gorontalo.

"Paket kiriman mencurigakan diperiksa di X-Ray. Setelah dibuka, paket tersebut berisi sepasang sepatu. Akan tetapi, di dalamnya ditemukan dua paket saset plastik berukuran sedang yang dicurigai narkoba jenis sabu-sabu," kata anggota Satuan Narkoba Polres Maros, Aiptu Abd Latief, Senin (11/6).

Berdasarkan informasi petugas bandara, telah diamankan paket kiriman dicurigai narkotika jenis sabu-sabu yang akan dikirim ke Gorontalo melalui penerbangan maskapai Lion Air sekitar pukul 02.00 WITA.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Antara, penemuan barang haram tersebut bermula pegawai jasa pengiriman PT JNE bernama Agus memasukkan kargo Lion Air sebanyak 6 coli tujuan Gorontalo dengan SMU 990-9283213 yang rencananya sesuai dengan issued SMU dengan nomor penerbangan JT-0792 pada tanggal 11 juni 2018, dengan keterangan PTI Gabungan, doc paket, pakaian, makanan, mainan, dan accesoris. Setelah kargo itu berada di timbangan, langsung diinput ke dalam Sitec untuk penerbitan bukti timbang barang. Setelah itu, kargo dimasukkan ke dalam mesin X-ray untuk dilakukan pemeriksaan oleh petugas X-ray.

Saat pemeriksaan kargo tersebut petugas petugas X-Ray bernama Achmad Hijrah Ramdhani menemukan barang yang mencurigakan, kemudian menahannya dan memeriksanya secara manual. Petugas PT JNE diminta untuk membongkar paket itu diketahui isi sebenarnya. Setelah dibuka, ternyata berisi sepasang sepatu yang di dalam ditemukan dua buah paket plastik saset berukuran sedang diduga narkoba jenis sabu-sabu. Dari temuan itu, langsung dilaporkan kepada Supervisor Suherman dan diamankan di Ruangan Air Cargo Terminal, untuk pendataan lebih lanjut.

Berdasarkan data serta keterangan bahwa barang tersebut akan dikirim ke Gorontalo melalui expedisi PT JNE melalui penerbangan Lion Air JT 792. Data pengirim telah dikantongi kepolisian berinisal S dengan alamat Makassar dan penerima berinsial T alamat Jalan Raja Talangohoa Gorongtalo bersama dengan nomor ponselnya. Setelah dilakukan pendataan barang tersebut, pihak RA kargo bersama AVSEC AP 1 menyerahkan barang bukti tersebut selanjutnya diserah terimakan ke Polres Kabupaten Maros, Sulsel, untuk penyelidikan lebih lanjut.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com