Sabtu, 15 Desember 2018 | 01:23 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Peristiwa / Musibah

Seorang bocah terluka akibat bermain meriam spiritus

Selasa, 12 Juni 2018 - 07:26 WIB    |    Penulis : Fajar Nugraha    |    Editor : Administrator
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2Mickco
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2Mickco

Elshinta.com - Seorang bocah di Kabupaten Ngawi, Jawa Timur mengalami luka bakar di bagian wajah akibat terkena semburan api saat bermain meriam dengan bahan bakar spiritus sehingga sempat menjalani perawatan medis di rumah sakit setempat.

Korban bernama Bagas Nur Fadilah (9), warga Desa Wonokerto, Kecamatan Kedunggalar. Korban sedianya bersama dengan sejumlah temannya bermain meriam-meriaman spiritus saat ngabuburit.

"Permainan meriam-meriaman itu dilakukan saat sore hari sambil menunggu waktu berbuka puasa. Tidak tahunya malah terjadi kecelakaan," ujar Kepala Desa Wonokerto Sudarto di Ngawi, Senin (11/6).

Dihimpun dari Antara, sebelum dibawa ke Rumah Sakit At Tin Husada Ngawi, anak pasangan Supriyono dan Suheni tersebut, sempat dibawa oleh ibunya ke Puskesmas Kedunggalar. Namun oleh petugas puskesmas, siswa kelas II SD tersebut dirujuk ke rumah sakit. Setelah mendapatkan perawatan selama beberapa jam dan kondisinya yang membaik, Bagas lalu direkomendasikan rumah sakit setempat untuk rawat jalan.

Sudarto menjelaskan berdasarkan penjelasan korban dan keluarganya, peristiwa tersebut bermula saat Bagas bermain meriam dari bahan bakar spiritus bersama empat temannya. Salah satu anak memegang meriam, sedangkan lainnya memasukkan spiritus dan menyulutnya dengan korek api.

Apesnya, saat meriam dibunyikan, wajah Bagas berada di dekat moncong meriam mainan tersebut. Tak sempat menghidar, wajah bocah tersebut terkena semburan api dari dalam tabung yang terjadi bersamaan dengan suara ledakan. Akibatnya, bocah tersebut langsung menangis kesakitan dan orang tuanya yang panik, kemudian membawanya ke puskesmas untuk mendapatkan perawatan.

Beruntung luka bakar yang diderita korban tidak serius hingga akhirnya diperbolehkan pulang dan rawat jalan.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Megapolitan | 14 Desember 2018 - 21:55 WIB

Polisi rekayasa lalin terkait pembongkaran JPO Tosari

Bencana Alam | 14 Desember 2018 - 21:46 WIB

FPRB minta sarana dan prasarana relawan diperhatikan

Aktual Dalam Negeri | 14 Desember 2018 - 21:37 WIB

Warga Banjarnegara diminta waspadai hoaks

Ekonomi | 14 Desember 2018 - 21:11 WIB

Pertamina EP Cepu optimalkan bisnis usaha milik desa

Hukum | 14 Desember 2018 - 20:58 WIB

Belum berizin, Mapolres Kudus baru digugat ke pengadilan

Elshinta.com - Seorang bocah di Kabupaten Ngawi, Jawa Timur mengalami luka bakar di bagian wajah akibat terkena semburan api saat bermain meriam dengan bahan bakar spiritus sehingga sempat menjalani perawatan medis di rumah sakit setempat.

Korban bernama Bagas Nur Fadilah (9), warga Desa Wonokerto, Kecamatan Kedunggalar. Korban sedianya bersama dengan sejumlah temannya bermain meriam-meriaman spiritus saat ngabuburit.

"Permainan meriam-meriaman itu dilakukan saat sore hari sambil menunggu waktu berbuka puasa. Tidak tahunya malah terjadi kecelakaan," ujar Kepala Desa Wonokerto Sudarto di Ngawi, Senin (11/6).

Dihimpun dari Antara, sebelum dibawa ke Rumah Sakit At Tin Husada Ngawi, anak pasangan Supriyono dan Suheni tersebut, sempat dibawa oleh ibunya ke Puskesmas Kedunggalar. Namun oleh petugas puskesmas, siswa kelas II SD tersebut dirujuk ke rumah sakit. Setelah mendapatkan perawatan selama beberapa jam dan kondisinya yang membaik, Bagas lalu direkomendasikan rumah sakit setempat untuk rawat jalan.

Sudarto menjelaskan berdasarkan penjelasan korban dan keluarganya, peristiwa tersebut bermula saat Bagas bermain meriam dari bahan bakar spiritus bersama empat temannya. Salah satu anak memegang meriam, sedangkan lainnya memasukkan spiritus dan menyulutnya dengan korek api.

Apesnya, saat meriam dibunyikan, wajah Bagas berada di dekat moncong meriam mainan tersebut. Tak sempat menghidar, wajah bocah tersebut terkena semburan api dari dalam tabung yang terjadi bersamaan dengan suara ledakan. Akibatnya, bocah tersebut langsung menangis kesakitan dan orang tuanya yang panik, kemudian membawanya ke puskesmas untuk mendapatkan perawatan.

Beruntung luka bakar yang diderita korban tidak serius hingga akhirnya diperbolehkan pulang dan rawat jalan.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com