BNN Bali tangkap lima pengedar ganja `online`
Selasa, 12 Juni 2018 - 13:12 WIB | Penulis : Andi Juandi | Editor : Sigit Kurniawan
Ilustrasi. Foto Elshinta.com

Elshinta.com  -  Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bali menangkap lima orang pengedar ganja kering secara "online" (daring) yang merupakan sindikat penyalahgunaan narkotika antarpulau.

"Kelima tersangka itu mengedarkan 12 kilogram lebih ganja dari Kota Medan ke Bali," kata Kepala BNNP Bali, Brigjen (Pol) Putu Gede Suastawa, di Denpasar, Selasa (12/6).

Jenderal bintang satu ini mengatakan, kelima tersangka ditangkap secara terpisah, yakni Sucipto Silalahi (21), Albertus Nova (29), Putra Yasa (21), Ade Romadhon (29) dan Guruh Rakasiwi (26).

Dalam aksinya, komplotan pengedar barang terlarang itu menjual ganja secara online dan melakukan transaksi berpindah-pindah di sejumlah tempat di Denpasar. "Kelima tersangka ini ada juga yang masuk dalam jaringan peredarana narkotika LP Kelas II A Kerobokan yang saat ini masih kami selidiki," ujarnya.

Dihimpun dari Antara, total barang bukti yang disita ini merupakan tangkapan terbesar BNN Bali karena barang bukti masih dalam bentuk paket besar atau belum dipecah menjadi beberapa bagian oleh tersangka. Proses pengiriman barang terlarang itu menggunakan jasa pengiriman barang lewat jalur udara dan tangkapan 12 kilogram ganja ini merupakan hasil penyelidikan BNN Provinsi Bali.

Akibat perbuatanya, tersangka Sucipto Silalahi, Albertus Nova dan Guruh Rakasiwi dijerat dengan Pasal 114 Ayat 2 atau Pasal 111 Ayat 2 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentan narkotika, dengan ancaman hukuman mati atau seumur hidup. Untuk tersangka Putra Yasa dijerat dengan Pasal 111 Ayat 2 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentan narkotika, dengan ancaman hukuman 20 tahun dan tersangka untuk tersangka Ade Romadhon dijerat dengan Pasal 111 Ayat 1 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentan narkotika, dengan ancaman hukuman 12 tahun.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Kamis, 17 Januari 2019 - 17:17 WIB
Elshinta.com - Satuan Narkoba Polres Sukabumi Kota, Jawa Barat menangkap oknum pegawai Lem...
Kamis, 17 Januari 2019 - 14:45 WIB
Elshinta.com - Sebanyak empat orang pelaku komplotan pembobol kartu ATM (Anjungan Tunai Ma...
Kamis, 17 Januari 2019 - 10:17 WIB
Elshinta.com  - Polsek Rasau Jaya, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, menangkap s...
Kamis, 17 Januari 2019 - 07:02 WIB
Elshinta.com - Subdit II Ditres (Direktorat Reskrim) Narkoba Polda Metro Jaya mengamankan ...
Rabu, 16 Januari 2019 - 18:57 WIB
Elshinta.com - Tim Siber Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tenggara menangkap Titin Surya...
Rabu, 16 Januari 2019 - 14:58 WIB
Elshinta.com - Satres Narkoba Polres Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara menangkap sala...
Rabu, 16 Januari 2019 - 14:25 WIB
Elshinta.com - Pelaku penipuan perekrutan sebagai tenaga honorer di salah satu dinas jajar...
Rabu, 16 Januari 2019 - 10:52 WIB
Elshinta.com - Begal sadis yang beraksi di tujuh lokasi berhasil dibekuk jajaran Satu...
Rabu, 16 Januari 2019 - 08:55 WIB
Elshinta.com - Anggota Polsek Kalideres meringkus pria pelaku kekerasan seksual berinisial...
Selasa, 15 Januari 2019 - 20:48 WIB
Elshinta.com - Yono W (37) warga Jalan S Supriadi No 1, Gang Lestari, RT7/RW1, Kelurahan K...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)

A PHP Error was encountered

Severity: Core Warning

Message: PHP Startup: Unable to load dynamic library '/usr/lib/php/20151012/apc.so' - /usr/lib/php/20151012/apc.so: cannot open shared object file: No such file or directory

Filename: Unknown

Line Number: 0

Backtrace: