Pertemuan Trump-Kim berjalan lancar
Selasa, 12 Juni 2018 - 14:39 WIB | Penulis : Andi Juandi | Editor : Administrator
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump bersama Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un. Sumber Foto: https://bit.ly/2HFLCa9

Elshinta.com  - Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyebut pertemuannya dengan Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un, Selasa ini, telah berjalan lebih baik dari pada yang diduga orang sebelumnya, dan menyatakan mereka berdua akan menandatangani sebuah dokumen menyusul pembicaraan mengenai cara mengakhiri kebuntuan nuklir di Semenanjung Korea.

Kim berdiri mematung di samping Trump ketika sang presiden AS berbicara kepada media massa dalam sesi wawancara cegat dengan wartawan usai makan siang bersama di taman Hotel Capella di mana pertemuan itu diadakan.

Kim sendiri sebelumnya telah menyebut pertemuan tersebut sebagai "pendahuluan yang baik menuju perdamaian".

"Banyak kemajuan, sungguh sangat positif. Saya kira lebih baik dibandingkan dari yang diperkirakan orang sebelumnya. Kesimpulannya, sangat baik. Kini kami akan melakukan penandatanganan," kata Trump kepada wartawan tanpa menjelaskan apa yang akan mereka tandatangani.

Dihimpun dari Antara, sendainya mereka sukses melakukan terobosan diplomatik maka itu akan membawa kepada perubahan abadi bagi lanskap keamanan di Asia Timur Laut seperti kunjungan mantan presiden Amerika Serikat Richard Nixon ke Tiongkok pada 1972 yang mengantarkan kepada transformasi di Tiongkok.

Sebelum mereka bertemu empat mata, kedua pemimpin terlihat serius saat keluar dari limusin mereka untuk menggelar pertemuan di Hotel Capella di Hotel Sentosa, Singapura, yang merupakan kawasan wisata yang disesaki hotel-hotel mewah, kasino, pepantaian buatan manusia dan sebuah taman alam Universal Studios. Tetapi setelah kamera para wartawan yang datang dari berbagai penjuru dunia tertuju kepada mereka, kedua pemimpin pun menunjukkan atmosfer sangat bersahabat di beranda Hotel Capella yang dipermak dari bekas mess perwira tentara kolonial Inggris pada Abda 19, demikian Reuters.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Kamis, 17 Januari 2019 - 18:08 WIB
Elshinta.com - Mantan direktur utama salah satu badan usaha milik negara di Provinsi Haina...
Rabu, 16 Januari 2019 - 11:27 WIB
Elshinta.com - Pemerintah China telah meminta perusahaan negara untuk tidak melakukan kunj...
Senin, 07 Januari 2019 - 08:45 WIB
Elshinta.com - Sedikitnya tiga warga sipil tewas dan sembilan lainnya mengalami cedera dal...
Senin, 07 Januari 2019 - 06:22 WIB
Elshinta.com - Raja Kelantan Sultan Muhammad V mengundurkan diri sebagai Raja Malaysia ke-...
Minggu, 06 Januari 2019 - 15:38 WIB
Elshinta.com - Pertempuran memasuki hari keempat antarkelompok gerilyawan yang didukung ol...
Sabtu, 05 Januari 2019 - 14:49 WIB
Elshinta.com - Turki pada Jumat (4/1) membantah pernyataan yang baru-baru ini dikeluarkan ...
Sabtu, 05 Januari 2019 - 12:55 WIB
Elshinta.com - Angkatan bersenjata China harus memperkuat kewaspadaan soal keadaan darurat...
Jumat, 04 Januari 2019 - 18:55 WIB
Elshinta.com - Saham-saham Hong Kong ditutup lebih tinggi pada perdagangan Jumat (4/1), dengan ...
Jumat, 04 Januari 2019 - 09:35 WIB
Elshinta.com - Kejaksaan Arab Saudi pada Kamis menuntut agar lima dari 11 tersangka kasus ...
Selasa, 01 Januari 2019 - 08:53 WIB
Elshinta.com - Wakil Presiden Partai Keadilan Rakyat (PKR) Dr Xavier Jayakumar memuji pern...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)