Rabu, 15 Agustus 2018 | 12:18 WIB

Daftar | Login

banner kuping banner kuping
Macro Ad

Luar Negeri / Asia Pasific

Wapres harap pertemuan Trump-Kim berdampak bagi Asia

Selasa, 12 Juni 2018 - 14:54 WIB    |    Penulis : Andi Juandi    |    Editor : Administrator
Wakil Presiden Jusuf Kalla memberikan pidato dalam The 24th International Conference on The Future of Asia di Hotel Imperial, Tokyo, Selasa (12/6). Sumber Foto:  https://bit.ly/2l5o2L9
Wakil Presiden Jusuf Kalla memberikan pidato dalam The 24th International Conference on The Future of Asia di Hotel Imperial, Tokyo, Selasa (12/6). Sumber Foto: https://bit.ly/2l5o2L9

Elshinta.com -  Wakil Presiden Jusuf Kalla di Tokyo, Selasa (12/6), mengatakan pertemuan antara Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Perdana Menteri Korea Utara Kim Jong-un dapat mengakhiri konflik di Semenanjung Korea dan memberi dampak baik bagi kawasan Asia.

"Hari ini, pertemuan tingkat tinggi di Singapura antara Donald Trump dan Kim Jong-un dilakukan untuk menemukan solusi terhadap konflik di Semenanjung Korea. Tentu kita juga berharap pertemuan itu dapat berakhir dengan menghasilkan kabar baik bagi Asia dan dunia," kata Wapres Kalla dalam pidatonya di acara The 24th International Conference on the Future of Asia di Hotel Imperial Tokyo, seperti dikutip Antara.

Wapres mengatakan Konferensi Internasional tentang Masa Depan Asia tahun ini juga tidak kalah penting dengan pertemuan Trump-Kim di Singapura, mengingat Konferensi tahunan di Jepang tersebut menjadi ajang untuk meningkatkan kerja sama Asia dengan negara lain. "Diskusi kita hari ini tentang bagaimana menjaga keterbukaan Asia, untuk mencapai kesejahteraan dan stabilitas keamanan, dan diskusi kita ini juga tidak kalah penting dengan pertemuan di Singapura," tambahnya.

Keterbukaan suatu negara, lanjutnya, dapat membawa kerja sama lebih luas bagi negara tersebut; selain juga menjaga perdamaian dan stabilitas di kawasan. Oleh karena itu, Wapres mengatakan supaya negara-negara di kawasan Asia dapat saling mendukung perdamaian di negara yang sedang berkonflik supaya stabilitas tetap terjaga di kawasan.

"Stabilitas politik suatu negara adalah syarat untuk pembangunan ekonomi menuju kesejahteran. Sementara kesejahteraan masyarakat itu menyumbang stabilitas sebuah negara," katanya.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Film | 15 Agustus 2018 - 12:10 WIB

`Rompis`, film romantisme remaja dibumbui komedi

Aktual Dalam Negeri | 15 Agustus 2018 - 12:02 WIB

Wayan Jondra terpilih pimpin KPU Bali

Hukum | 15 Agustus 2018 - 11:54 WIB

KPK periksa wakil bendahara DPP PKB

Megapolitan | 15 Agustus 2018 - 11:46 WIB

Anies uji coba lintasan sepeda Jakarta International Velodrome

Aktual Dalam Negeri | 15 Agustus 2018 - 11:37 WIB

Terdeteksi, karhutla di pesisir Riau masih membara

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Rabu, 15 Agustus 2018 - 10:02 WIB

PBB: Kerusuhan di Suriah, lebih 130 orang tewas

Selasa, 14 Agustus 2018 - 06:27 WIB

Negeri Sembilan tolak LGBT

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com