Rabu, 15 Agustus 2018 | 12:17 WIB

Daftar | Login

banner kuping banner kuping
Macro Ad

Luar Negeri / Asia Pasific

Trump dan Kim tandatangani perjanjian tentang denuklirisasi

Selasa, 12 Juni 2018 - 17:12 WIB    |    Penulis : Andi Juandi    |    Editor : Administrator
Presiden Donald Trump dan Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un menandatangani sebuah dokumen
Presiden Donald Trump dan Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un menandatangani sebuah dokumen "komprehensif" menyusul pertemuan bersejarah untuk denuklirisasi Semenanjung Korea. Sumber Foto: https://bit.ly/2l5zciE

Elshinta.com  - Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un berjanji pada Selasa (12/6) akan bekerja untuk merampungkan denuklirisasi Semenanjung Korea sementara Washington berkomitmen menyediakan jaminan keamanan bagi bekas musuh lamanya.

"Presiden Trump berkomitmen menyediakan jaminan keamanan kepada DPRK dan Ketua Kim Jong Un menegaskan kembali komitmen kuat dan teguhnya untuk merampungkan denuklirisasi Semenanjung Korea," demikian sebuah pernyataan bersama yang dikeluarkan setelah pertemuan puncak bersejarah mereka di Singapura.

Dihimpun dari Antara, DPRK merupakan singkatan dari "Democratic People's Republic of Korea" (Republik Demokratik Rakyat Korea), nama resmi Korea Utara.

Trump mengatakan dia mengharapkan proses denuklirisasi akan mulai "sangat, sangat cepat". Menteri Luar Negeri AS Mikie Pompeo dan para pejabat Korut akan mengadakan perundingan lanjutan "pada tanggal yang ditetapkan secepatnya", demikian pernyataan tersebut.

Namun, pernyataan itu tidak memberikan rincian mengenai bagaimana denuklirisasi akan dicapai. Dokumen itu juga tak menyebutkan sanksi-sanksi internasional yang telah melumpuhkan ekonomi Korea Utara, untuk mengejar program senjata nuklirnya. Juga tak ada rujukan kepada akhirnya penandatanganan perjanjian perdamaian. Korea Utara dan Korea Selatan secara teknis masih berperang dalam Perang Korea tahun 1950-53, sementara konflik itu yang merenggut nyawa jutaan orang, selesai dengan hanya gencatan senjata.

Tetapi pernyataan bersama tersebut tidak menyatakan kedua pihak telah sepakat untuk memulihkan sisa-sisa tawanan perang dan mereka yang hilang dalam tugas dan memulangkannya. Jika pernyataan bersama itu mengarah kepada peredaan abadi, secara fundamental hal itu dapat mengubah lanskep keamanan Asia Timurlaut, seperti kunjungan mantan Presiden AS Richard Nixon ke Beijing pada tahun 1972 yang mengarah kepada transformasi China.

Sebelum menandatangani apa yang Trump lukiskan sebuah dokumen "komprehensif", Kim mengatakan kedua pemimpin mengatakan pertemuan bersejarah dan memutuskan untuk meninggalkan masa lalu. Dunia masih ingin melihat perubahan besar.

Trump mengatakan ia telah menjalin "ikatan khusus" dengan Kim dan hubungan dengan Korut akan sangat berbeda. "Orang-orang akan sangat terkesan dan orang-orang akan sangat girang dan kami akan menyelesaikan sebuah masalah yang sangat berbahaya untuk dunia," kata Trump.

Ketika ditanya apakah ia akan mengundang Kim ke Gedung Putih, Trump berkata,"Tentu saja, saya akan (undang)." Ia menyebut Kim "sangat cerdas" dan seorang "perunding yang sangat pantas dan kukuh." "Saya pelajari dia seorang pria yang sangat berbakat. Saya juga perhatikan dia sangat mencintai negaranya."

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Film | 15 Agustus 2018 - 12:10 WIB

`Rompis`, film romantisme remaja dibumbui komedi

Aktual Dalam Negeri | 15 Agustus 2018 - 12:02 WIB

Wayan Jondra terpilih pimpin KPU Bali

Hukum | 15 Agustus 2018 - 11:54 WIB

KPK periksa wakil bendahara DPP PKB

Megapolitan | 15 Agustus 2018 - 11:46 WIB

Anies uji coba lintasan sepeda Jakarta International Velodrome

Aktual Dalam Negeri | 15 Agustus 2018 - 11:37 WIB

Terdeteksi, karhutla di pesisir Riau masih membara

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Rabu, 15 Agustus 2018 - 10:02 WIB

PBB: Kerusuhan di Suriah, lebih 130 orang tewas

Selasa, 14 Agustus 2018 - 06:27 WIB

Negeri Sembilan tolak LGBT

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com