Senin, 22 Oktober 2018 | 11:42 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Peristiwa / Kriminalitas

Polisi Karawang lumpuhkan begal motor karena melawan

Selasa, 12 Juni 2018 - 18:56 WIB    |    Penulis : Andi Juandi    |    Editor : Sigit Kurniawan
Ilustrasi. Foto Elshinta.com
Ilustrasi. Foto Elshinta.com

Elshinta.com - Aparat kepolisian dari Polres Kabupaten Karawang, Jawa Barat, melumpuhkan seorang begal sepeda motor yang mengaku polisi setiap menjalankan aksinya.

"Pelaku berinisial AS (33) terpaksa ditembak kakinya, karena melawan saat akan ditangkap," kata Kapolres setempat AKBP Slamet Waloya, dalam ekspos pengungkapan kasus di Mapolres Karawang, Selasa (12/6).

Ia mengatakan, pelaku berinisial AS yang merupakan warga Perumahan BMI 2, Desa Dawuan Barat, Kecamatan Cikampek, Karawang itu ditangkap di kontrakannya, yakni di Desa Tamelang, Kecamatan Purwasari, Karawang. "Petugas terpaksa melakukan tindakan tegas dan terukur dengan cara menembak kaki kiri AS, karena ia berusaha melawan saat akam ditangkap," ungkapnya, seperti dihimpun Antara.

Dari penangkapan itu, polisi menyita sejumlah barang bukti berupa satu unit sepeda motor, dua buah handphone, serta sebuah golok yang digunakan untuk melawan petugas.

Kapolres mengatakan, pelaku yang sehari-hari bekerja sebagai sopir angkot itu terakhir melancarkan aksinya di depan pusat perbelanjaan elektronik, Karawang Barat pada Rabu (6/6) sekitar pukul 00.30 WIB. Saat itu pelaku AS menghentikan korbannya YS yang menggunakan motornya. Pelaku menghentikan korban dengan mengaku-ngaku sebagai anggota polisi.

Pelaku kemudian menggeledah tubuh korban dan pura-pura menemukan satu bungkus narkoba jenis ganja dari pakaian korban. Pelaku juga meminta korban (YS) memperlihatkan STNK dan kunci motor. Setelah itu, pelaku AS, meminta korbannya YS menghubungi orang tuanya. Namun saat YS menghubungi orang tuanya, AS merebut handphone YS. "Pelaku (AS) kemudian kabur meninggalkan korban (YS)," ucapnya.

Kapolres msngatakan, AS merupakan residivis atas kejahatan yang sama dan divonis dua tahun hukuman bui. AS terakhir menjalani hukuman di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Karawang pada Maret 2018.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Pemilihan Presiden 2019 | 22 Oktober 2018 - 11:37 WIB

Hidayat Nur Wahid minta Presiden berikan contoh politik kebohongan

Aktual Dalam Negeri | 22 Oktober 2018 - 11:28 WIB

Polisi ringkus penganiaya bocah perempuan

Aktual Dalam Negeri | 22 Oktober 2018 - 11:19 WIB

BNN konsisten edukasi bahaya narkoba pada pelajar

Aktual Dalam Negeri | 22 Oktober 2018 - 11:10 WIB

Ribuan siswa peringati Hari Santri di Alun-alun Kebumen

Hukum | 22 Oktober 2018 - 11:01 WIB

KPK panggil lagi Sjamsul Nursalim

Aktual Dalam Negeri | 22 Oktober 2018 - 10:52 WIB

Polisi ringkus juru parkir karena edarkan narkoba

Elshinta.com - Aparat kepolisian dari Polres Kabupaten Karawang, Jawa Barat, melumpuhkan seorang begal sepeda motor yang mengaku polisi setiap menjalankan aksinya.

"Pelaku berinisial AS (33) terpaksa ditembak kakinya, karena melawan saat akan ditangkap," kata Kapolres setempat AKBP Slamet Waloya, dalam ekspos pengungkapan kasus di Mapolres Karawang, Selasa (12/6).

Ia mengatakan, pelaku berinisial AS yang merupakan warga Perumahan BMI 2, Desa Dawuan Barat, Kecamatan Cikampek, Karawang itu ditangkap di kontrakannya, yakni di Desa Tamelang, Kecamatan Purwasari, Karawang. "Petugas terpaksa melakukan tindakan tegas dan terukur dengan cara menembak kaki kiri AS, karena ia berusaha melawan saat akam ditangkap," ungkapnya, seperti dihimpun Antara.

Dari penangkapan itu, polisi menyita sejumlah barang bukti berupa satu unit sepeda motor, dua buah handphone, serta sebuah golok yang digunakan untuk melawan petugas.

Kapolres mengatakan, pelaku yang sehari-hari bekerja sebagai sopir angkot itu terakhir melancarkan aksinya di depan pusat perbelanjaan elektronik, Karawang Barat pada Rabu (6/6) sekitar pukul 00.30 WIB. Saat itu pelaku AS menghentikan korbannya YS yang menggunakan motornya. Pelaku menghentikan korban dengan mengaku-ngaku sebagai anggota polisi.

Pelaku kemudian menggeledah tubuh korban dan pura-pura menemukan satu bungkus narkoba jenis ganja dari pakaian korban. Pelaku juga meminta korban (YS) memperlihatkan STNK dan kunci motor. Setelah itu, pelaku AS, meminta korbannya YS menghubungi orang tuanya. Namun saat YS menghubungi orang tuanya, AS merebut handphone YS. "Pelaku (AS) kemudian kabur meninggalkan korban (YS)," ucapnya.

Kapolres msngatakan, AS merupakan residivis atas kejahatan yang sama dan divonis dua tahun hukuman bui. AS terakhir menjalani hukuman di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Karawang pada Maret 2018.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Senin, 22 Oktober 2018 - 09:47 WIB

KA terguling di Taiwan, belum ada laporan korban WNI

Senin, 22 Oktober 2018 - 08:34 WIB

Wakil Bupati Pasaman Barat tinjau lokasi banjir

Senin, 22 Oktober 2018 - 07:50 WIB

Korban penyanderaan KKB di rawat di RS Bhayangkara

Minggu, 21 Oktober 2018 - 21:12 WIB

Desa Salua Kabupaten Sigi diterjang banjir

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com