Polisi Karawang lumpuhkan begal motor karena melawan
Selasa, 12 Juni 2018 - 18:56 WIB | Penulis : Andi Juandi | Editor : Sigit Kurniawan
Ilustrasi. Foto Elshinta.com

Elshinta.com - Aparat kepolisian dari Polres Kabupaten Karawang, Jawa Barat, melumpuhkan seorang begal sepeda motor yang mengaku polisi setiap menjalankan aksinya.

"Pelaku berinisial AS (33) terpaksa ditembak kakinya, karena melawan saat akan ditangkap," kata Kapolres setempat AKBP Slamet Waloya, dalam ekspos pengungkapan kasus di Mapolres Karawang, Selasa (12/6).

Ia mengatakan, pelaku berinisial AS yang merupakan warga Perumahan BMI 2, Desa Dawuan Barat, Kecamatan Cikampek, Karawang itu ditangkap di kontrakannya, yakni di Desa Tamelang, Kecamatan Purwasari, Karawang. "Petugas terpaksa melakukan tindakan tegas dan terukur dengan cara menembak kaki kiri AS, karena ia berusaha melawan saat akam ditangkap," ungkapnya, seperti dihimpun Antara.

Dari penangkapan itu, polisi menyita sejumlah barang bukti berupa satu unit sepeda motor, dua buah handphone, serta sebuah golok yang digunakan untuk melawan petugas.

Kapolres mengatakan, pelaku yang sehari-hari bekerja sebagai sopir angkot itu terakhir melancarkan aksinya di depan pusat perbelanjaan elektronik, Karawang Barat pada Rabu (6/6) sekitar pukul 00.30 WIB. Saat itu pelaku AS menghentikan korbannya YS yang menggunakan motornya. Pelaku menghentikan korban dengan mengaku-ngaku sebagai anggota polisi.

Pelaku kemudian menggeledah tubuh korban dan pura-pura menemukan satu bungkus narkoba jenis ganja dari pakaian korban. Pelaku juga meminta korban (YS) memperlihatkan STNK dan kunci motor. Setelah itu, pelaku AS, meminta korbannya YS menghubungi orang tuanya. Namun saat YS menghubungi orang tuanya, AS merebut handphone YS. "Pelaku (AS) kemudian kabur meninggalkan korban (YS)," ucapnya.

Kapolres msngatakan, AS merupakan residivis atas kejahatan yang sama dan divonis dua tahun hukuman bui. AS terakhir menjalani hukuman di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Karawang pada Maret 2018.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Kamis, 17 Januari 2019 - 19:34 WIB
Elshinta.com - Aparat Polresta Tangerang, Banten, memburu bandar narkotika jenis sabu-sabu...
Kamis, 17 Januari 2019 - 17:09 WIB
Elshinta.com - Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Retno Listyarti memint...
Kamis, 17 Januari 2019 - 16:43 WIB
Elshinta.com - Polsek Metro Tanah Abang Jakarta Pusat menangkap tiga provokator biang keri...
Kamis, 17 Januari 2019 - 12:12 WIB
Elshinta.com - Warga Gaplek, Pamulang, Tangerang Selatan, digegerkan dengan penemuan mayat...
Kamis, 17 Januari 2019 - 11:37 WIB
Elshinta.com -Seorang remaja di Kabupaten Kediri memiliki ‘hobi’ meremas payudara g...
Kamis, 17 Januari 2019 - 11:28 WIB
Elshinta.com -Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Riau menyita ribuan produk ilegal berupa...
Kamis, 17 Januari 2019 - 11:19 WIB
Elshinta.com - Aksi perampokan dengan modus pecah kaca mobil kembali terjadi di Sukabumi, ...
Kamis, 17 Januari 2019 - 10:34 WIB
Elshinta.com - Sebanyak 41 orang warga Kecamatan Empanang menyerahkan diri ke Polres Kapua...
Rabu, 16 Januari 2019 - 19:15 WIB
Elshinta.com - Kepolisian Daerah Jawa Timur menetapkan artis VA sebagai tersangka kasus pr...
Rabu, 16 Januari 2019 - 18:29 WIB
Elshinta.com - Polres Metro Jakarta Utara menggelar pemusnahan barang bukti berupa sabu se...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)