Senin, 22 Oktober 2018 | 00:47 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Peristiwa / Arestasi

Polisi amankan komplotan begal di Brebes

Selasa, 12 Juni 2018 - 19:39 WIB    |    Penulis : Andi Juandi    |    Editor : Administrator
Ilustrasi. Sumber foto:  https://bit.ly/2sScG1b
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2sScG1b

Elshinta.com - Petugas Polsek Brebes, Jawa Tengah mengamankan empat orang komplotan begal yang satu diantaranya di bawah umur.

Kapolres Brebes, AKBP Sugiarto mengatakan, kawanan begal yang berhasil ditangkap masing-masing Cristoper Eko Prasetyo (21), Warga Tanjungsari RT 7/1 Kecamatan Wanasari, R (17) Desa Pulosari RT 3/2 Kecamatan Brebes, Rangga Aditya (22) Desa Slatri RT 3/2 Kecamatan Larangan dan M Syaefudin (20) Desa Wangandalem RT 6/3 Brebes.

Keempat pelaku ini dibekuk di tempat berbeda. Terakhir adalah M Syaefudin yang dibekuk di rumahnya di Desa Wangandalem Brebes. Mereka terlibat dalam aksi pembegalan di Taman Farmasi Desa Pulosari pada 10 Juni lalu pukul 02.00 WIB. Korban pembegalan adalah Aditya Mualip (17) warga Banjaranyar Brebes. Para pelaku merampas motor korban.

Pembegalan ini diawali dengan masuknya pesan singkat ke ponsel korban. Pesan ajakan untuk bertemu ini berasal dari ponsel seorang gadis yang ternyata pacar salah satu pelaku. “Jadi korban ini dipancing menggunakan pesan WA mengajak pertemuan. Tapi sebenarnya yang kirim adalah pelaku,” ungkap Sugiarto, seperti dikutip NTMCPolri.

Setelah korban berada di lokasi, para pelaku menghampiri korban. Salah seorang dari mereka menodongkan golok ke muka Mualif. Korban pun akhirnya membiarkan motornya dibawa pelaku tersebut. Korban kemudian melaporkan pembegalan ini ke Polsek Brebes.

Motor hasil kejahatan tersrbut kemudian digadai sebesar Rp3 juta. Uang hasil kejahatan ini dihabiskan untuk berfoya-foya. Selain mengamankan pelaku, polisi juga menyita dua unit motor yang dipakai untuk berbuat kejahatan, kunci motor dan sejumlah uang. Akibat perbuatannya, pelaku akan dikenai pasal 365 KUHP dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Ekonomi | 21 Oktober 2018 - 22:22 WIB

Jelang sidang tahunan ICCIA, ISABC dan SAIBC gelar pertemuan

Aktual Dalam Negeri | 21 Oktober 2018 - 21:35 WIB

Menag: Hari Santri Nasional bentuk pengakuan negara

Aktual Dalam Negeri | 21 Oktober 2018 - 21:29 WIB

Soekarwo: Tunggu 27 Oktober kepastian Suramadu gratis

Bencana Alam | 21 Oktober 2018 - 21:12 WIB

Desa Salua Kabupaten Sigi diterjang banjir

Arestasi | 21 Oktober 2018 - 20:35 WIB

10 pelajar pelaku tawuran tewaskan Rizky dibekuk

Elshinta.com - Petugas Polsek Brebes, Jawa Tengah mengamankan empat orang komplotan begal yang satu diantaranya di bawah umur.

Kapolres Brebes, AKBP Sugiarto mengatakan, kawanan begal yang berhasil ditangkap masing-masing Cristoper Eko Prasetyo (21), Warga Tanjungsari RT 7/1 Kecamatan Wanasari, R (17) Desa Pulosari RT 3/2 Kecamatan Brebes, Rangga Aditya (22) Desa Slatri RT 3/2 Kecamatan Larangan dan M Syaefudin (20) Desa Wangandalem RT 6/3 Brebes.

Keempat pelaku ini dibekuk di tempat berbeda. Terakhir adalah M Syaefudin yang dibekuk di rumahnya di Desa Wangandalem Brebes. Mereka terlibat dalam aksi pembegalan di Taman Farmasi Desa Pulosari pada 10 Juni lalu pukul 02.00 WIB. Korban pembegalan adalah Aditya Mualip (17) warga Banjaranyar Brebes. Para pelaku merampas motor korban.

Pembegalan ini diawali dengan masuknya pesan singkat ke ponsel korban. Pesan ajakan untuk bertemu ini berasal dari ponsel seorang gadis yang ternyata pacar salah satu pelaku. “Jadi korban ini dipancing menggunakan pesan WA mengajak pertemuan. Tapi sebenarnya yang kirim adalah pelaku,” ungkap Sugiarto, seperti dikutip NTMCPolri.

Setelah korban berada di lokasi, para pelaku menghampiri korban. Salah seorang dari mereka menodongkan golok ke muka Mualif. Korban pun akhirnya membiarkan motornya dibawa pelaku tersebut. Korban kemudian melaporkan pembegalan ini ke Polsek Brebes.

Motor hasil kejahatan tersrbut kemudian digadai sebesar Rp3 juta. Uang hasil kejahatan ini dihabiskan untuk berfoya-foya. Selain mengamankan pelaku, polisi juga menyita dua unit motor yang dipakai untuk berbuat kejahatan, kunci motor dan sejumlah uang. Akibat perbuatannya, pelaku akan dikenai pasal 365 KUHP dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Minggu, 21 Oktober 2018 - 21:12 WIB

Desa Salua Kabupaten Sigi diterjang banjir

Minggu, 21 Oktober 2018 - 20:35 WIB

10 pelajar pelaku tawuran tewaskan Rizky dibekuk

Minggu, 21 Oktober 2018 - 19:52 WIB

Tawuran, satu pelajar tewas dan tiga terluka

Minggu, 21 Oktober 2018 - 19:34 WIB

Satu keluarga tewas tertabrak KA di Surabaya

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com