Sabtu, 20 Oktober 2018 | 18:48 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Olahraga / Asian Games 2018

Gatot: Bonus Rp1 miliar peraih emas Asian Games

Selasa, 12 Juni 2018 - 21:32 WIB    |    Penulis : Andi Juandi    |    Editor : Administrator
Ketua Umum PB Forki Gatot Nurmantyo. Sumber Foto: https://bit.ly/2l2JakZ
Ketua Umum PB Forki Gatot Nurmantyo. Sumber Foto: https://bit.ly/2l2JakZ

Elshinta.com  - Ketua Umum PB Forki Gatot Nurmantyo menyiapkan bonus Rp1 miliar untuk karateka Indonesia yang mampu merebut medali emas pada Asian Games 2018.

Dalam rilis PB Forki yang diterima, Selasa (12/6), pemberian bonus itu untuk memacu motivasi atlet yang akan bertanding pada ajang multievent Asia empat tahunan tersebut.

Sebelumnya, pemerintah melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) juga berjanji akan memberikan bonus Rp1,5 miliar bagi atlet peraih medali emas di Asian Games 2018. "Kami akan siapkan bonus Rp1 miliar bagi karateka peraih emas. Jadi, kalau ditotal jumlahnya Rp2,5 miliar dengan bonus dari Kemenpora," kata Gatot saat seleksi tahap dua karate Asian Games di Ciloto Puncak, Cianjur, Jawa Barat, Senin (11/6).

Sejauh ini target emas dari Kemenpora untuk cabang karate adalah satu medali emas. Namun, setelah menyaksikan seleksi dan memantau perkembangan pelatnas Asian Games, Gatot optimistis Indonesia bisa mendapatkan emas lebih dari satu. Bahkan, dia memasang target sendiri di ajang multievent Asia tersebut. "Kami targetkan mendapat tiga medali emas pada ajang ini," kata Gatot, seperti dikutip Antara.

Sejauh ini tim pelatnas Forki tinggal 12 orang. Mereka terpilih setelah melewati seleksi ketat tahap kedua di Ciloto, Cianjur, pada Senin (11/6), dengan melibatkan empat pelatih asing asal India, Yordania, Korea Selatan, dan Malaysia. Forki sendiri akan mengevaluasi lagi para karate itu hingga menghasilkan delapan karateka yang nama-namanya akan dimasukkan dalam entry by name pada 30 Juni mendatang.

Jadi, dalam dua pekan ini tim pelatnas akan mengevaluasi dan mengkaji potensi karateka dan peluang emas pada 12 kelas yang akan dipertandingkan di Asian Games 2018 nanti. Untuk lebih mematangkan persiapan, Forki berencana mengirim ke-12 atlet hasil seleksi tahap kedua tersebut ke kejuaraan karate Asia di Yordania, Juli mendatang. Bahkan, khusus delapan atlet yang nanti masuk entry by name pada 30 Juni mendatang, Forki akan memberikan program latihan di Jepang bagi karateka nomor kata serta training camp di Mesir dan Ukraina bagi karateka nomor kumite.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 20 Oktober 2018 - 18:38 WIB

Negara di luar ASEAN sepakati penggunaan `Our Eyes`

Aktual Dalam Negeri | 20 Oktober 2018 - 18:28 WIB

Warga tangkap buaya

Aktual Pemilu | 20 Oktober 2018 - 18:12 WIB

PPP kedepankan kampanye positif pilpres

Pemilihan Presiden 2019 | 20 Oktober 2018 - 17:49 WIB

Sandiaga berbagi tips bagi pengusaha kecil di Tangsel

Aktual Dalam Negeri | 20 Oktober 2018 - 17:37 WIB

Pemeriksaan kesehatan kucing di UB cetak rekor MURI

Elshinta.com  - Ketua Umum PB Forki Gatot Nurmantyo menyiapkan bonus Rp1 miliar untuk karateka Indonesia yang mampu merebut medali emas pada Asian Games 2018.

Dalam rilis PB Forki yang diterima, Selasa (12/6), pemberian bonus itu untuk memacu motivasi atlet yang akan bertanding pada ajang multievent Asia empat tahunan tersebut.

Sebelumnya, pemerintah melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) juga berjanji akan memberikan bonus Rp1,5 miliar bagi atlet peraih medali emas di Asian Games 2018. "Kami akan siapkan bonus Rp1 miliar bagi karateka peraih emas. Jadi, kalau ditotal jumlahnya Rp2,5 miliar dengan bonus dari Kemenpora," kata Gatot saat seleksi tahap dua karate Asian Games di Ciloto Puncak, Cianjur, Jawa Barat, Senin (11/6).

Sejauh ini target emas dari Kemenpora untuk cabang karate adalah satu medali emas. Namun, setelah menyaksikan seleksi dan memantau perkembangan pelatnas Asian Games, Gatot optimistis Indonesia bisa mendapatkan emas lebih dari satu. Bahkan, dia memasang target sendiri di ajang multievent Asia tersebut. "Kami targetkan mendapat tiga medali emas pada ajang ini," kata Gatot, seperti dikutip Antara.

Sejauh ini tim pelatnas Forki tinggal 12 orang. Mereka terpilih setelah melewati seleksi ketat tahap kedua di Ciloto, Cianjur, pada Senin (11/6), dengan melibatkan empat pelatih asing asal India, Yordania, Korea Selatan, dan Malaysia. Forki sendiri akan mengevaluasi lagi para karate itu hingga menghasilkan delapan karateka yang nama-namanya akan dimasukkan dalam entry by name pada 30 Juni mendatang.

Jadi, dalam dua pekan ini tim pelatnas akan mengevaluasi dan mengkaji potensi karateka dan peluang emas pada 12 kelas yang akan dipertandingkan di Asian Games 2018 nanti. Untuk lebih mematangkan persiapan, Forki berencana mengirim ke-12 atlet hasil seleksi tahap kedua tersebut ke kejuaraan karate Asia di Yordania, Juli mendatang. Bahkan, khusus delapan atlet yang nanti masuk entry by name pada 30 Juni mendatang, Forki akan memberikan program latihan di Jepang bagi karateka nomor kata serta training camp di Mesir dan Ukraina bagi karateka nomor kumite.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Sabtu, 20 Oktober 2018 - 16:15 WIB

Empat tim IBL siap perebutkan tempat di final

Sabtu, 20 Oktober 2018 - 11:14 WIB

Minions hadapi seniornya pada semifinal Denmark

Sabtu, 20 Oktober 2018 - 06:31 WIB

Owi/Butet menapaki semifinal Denmark Terbuka 2018

Jumat, 19 Oktober 2018 - 20:24 WIB

Lorenzo batal tampil di GP Jepang

Jumat, 19 Oktober 2018 - 16:25 WIB

Vettel: Seharusnya kami bisa tampil lebih baik

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com