A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: fopen(/var/lib/php/sessions/ci_sessionvm61t75lsj3hqbf4nolg2lia1o69cc7n): failed to open stream: No space left on device

Filename: drivers/Session_files_driver.php

Line Number: 174

Backtrace:

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/index.php
Line: 294
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: session_start(): Failed to read session data: user (path: /var/lib/php/sessions)

Filename: Session/Session.php

Line Number: 143

Backtrace:

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/index.php
Line: 294
Function: require_once

PSI ingatkan Tommy tak lupakan utang orba
PSI ingatkan Tommy tak lupakan utang orba
Rabu, 13 Juni 2018 - 11:06 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Administrator
PSI. Foto: Redaksi/Elshinta.

Elshinta.com - Ketua Umum Partai Berkarya, Hutomo Mandala Putra atau Tommy Soeharto baru saja mengkritik kondisi Indonesia yang saat ini memiliki banyak utang luar negeri. Kritikan ini disampaikan oleh Tommy saat berpidato di konsolidasi pemenangan Partai Berkarya di Memorial Jenderal Besar HM Soeharto, Dusun Kemusuk, Desa Argomulyo, Kecamatan Sedayu, Kabupaten Bantul, Senin (11/6).

Menanggapi kritik tersebut, Juru Bicara Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Bidang Ekonomi, Industri dan Bisnis Rizal Calvary Marimbo mengingatkan, utang zaman Orde Baru (Orba) habis dikorupsi oleh pejabat dan kroni-kroninya. “Tak hanya itu, utang orba membuat masyarakat Indonesia sengsara serta jatuh ke dalam krisis tahun 1998. Mungkin ini yang beliau lupa. Enggak apa-apa kita ingatkan,” ujar Rizal.

Rizal mengatakan rasio utang di masa orba sebesar 57,7% dari PDB (Produk Domestik Bruto), dilanjutkan zaman Pak Habibie menjadi sebesar 85,4% atas PDB. Sedangkan zaman Pak Jokowi hanya 27% dari PDB.”tingginya ketergantungan Orba kepada utang membuat perekonomian nasional rontok serta menimbulkan huru-hara serta gerakan reformasi besar-besaran tahun 1998,” ucap dia dalam rilisnya yang diterima redaksi elshinta.com, Rabu (13/6). 

Rizal mengatakan, dizaman Orba defisit selalu dijaga di kisaran 3% dari PDB setiap tahunnya. Namun, defisit tersebut hanyalah memindahkan sumber pembiayaan dari pencetakan uang baru ke utang luar negeri untuk menjaga inflasi. Sayangnya, inflasi tersebut harus dibayar dengan akumulasi utang yang terus meningkat dan beban pembayaran bunga uang yang semakin memberatkan.

Tingginya rasio utang atas PDB Orba tersebut meninggalkan bom waktu. “Ketika guncangan ekonomi global datang, nilai tukar Rupiah terhadap Dollar melonjak dan nilai utang dan beban bunga pemerintah meningkat tajam pula. Saat itu utang luar negeri mencapai 5,2% dari PDB. Nilai itu belum termasuk utang diundur pembayarannya,” ucap dia.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Minggu, 19 Mei 2019 - 12:53 WIB
Elshinta.com - Peneliti Center for Indonesian Policy Studies (CIPS) Assyifa Szami Ilman me...
Minggu, 19 Mei 2019 - 12:40 WIB
Elshinta.com - Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Yogyakarta memastikan akan menjal...
Sabtu, 18 Mei 2019 - 16:15 WIB
Elshinta.com - Gubernur Provinsi Kepri Nurdin Basirun akan mempelajari keputusan pemerinta...
Sabtu, 18 Mei 2019 - 14:48 WIB
Elshinta.com - Pengamat ekonomi dari International Fund for Agricultural Development (IFAD...
Sabtu, 18 Mei 2019 - 11:57 WIB
Elshinta.com - Nilai total ekspor Provinsi Lampung pada April 2019 mencapai 196,49 juta dolar A...
Jumat, 17 Mei 2019 - 20:06 WIB
Elshinta.com - Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada akhir pe...
Jumat, 17 Mei 2019 - 16:51 WIB
Elshinta.com - Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Bank Tabungan Negara Tbk (Bank...
Jumat, 17 Mei 2019 - 09:56 WIB
Elshinta.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Singkawang melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Ko...
Jumat, 17 Mei 2019 - 07:45 WIB
Elshinta.com - Bank Indonesia menurunkan proyeksi pertumbuhan ekonomi pada 2019 menjadi di...
Kamis, 16 Mei 2019 - 20:36 WIB
Elshinta.com - Bank Indonesia (BI) menaikkan sasaran defisit transaksi berjalan ke rentang...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)