Lapas Madiun ajukan remisi khusus 461 napi dalam rangka Idul Fitri
Rabu, 13 Juni 2018 - 16:11 WIB | Penulis : Fajar Nugraha | Editor : Sigit Kurniawan
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2sTIeUh

Elshinta.com - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Madiun, Jawa Timur mengajukan remisi atau pengurangan masa tahanan khusus dalam rangka Idul Fitri 2018 bagi 461 narapidana muslim yang menjadi warga binaannya.

"Remisi diajukan dan diberikan karena narapidana yang bersangkutan sudah memenuhi persyaratan untuk menerimanya sesuai peraturan negara," ujar Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Madiun Suharman, di Madiun, Rabu (13/6).

Menurut dia, dari total 461 napi yang disulkan mendapat remisi itu, sebanyak 85 napi di antaranya merupakan napi terkait PP Nomor 99 Tahun 2012 tentang kriminalitas khusus. Sedangkan 376 napi lainnya merupakan kasus kriminalitas umum.

Dihimpun Antara, dia merincikan, dari 85 napi yang terkena kriminalitas khusus, sebanyak 80 orang di antaranya mendapat remisi khusus (RK) 1 dari kasus narkotika, empat orang lainnya mendapat RK 1 dari kasus illegal logging, dan satu orang lainnya mendapat RK 1 dari kasus korupsi. Sedangkan, dari 376 napi kasus kriminalitas umum yang diajukan, sebanyak 372 napi mendapat RK 1, sedangkan empat napi lainnya mendapat RK II atau langsung bebas saat Idul Fitri mendatang.

Suharman menjelaskan, remisi yang diajukan terebut tidak termasuk untuk lima napi kasus terorisme yang ada di lapas setempat.

Sesuai aturan, terdapat sejumlah persayaratan yang harus dipenuhi agar seorang napi mendapat remisi, di antaranya adalah berkelakuan baik selama menjalani tahanan di lapas, melaksanakan semua materi pembinaan yang telah diprogramkan oleh lapas, serta telah menjalani sekurang-kurangnya enam bulan masa tahanan. Adapun, pengurangan masa tahanan tersebut bervariasi, mulai dari 15 hari, satu bulan, dan bahkan dua bulan.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Sabtu, 25 Mei 2019 - 17:18 WIB
Elshinta.com - Dinas Perhubungan Kabupaten Kudus menyiapkan dua tempat untuk mengandangkan truk...
Sabtu, 25 Mei 2019 - 16:51 WIB
Elshinta.com - Pimpinan dan civitas akademika Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati ...
Sabtu, 25 Mei 2019 - 16:34 WIB
Elshinta.com - Airnav Indonesia mengimbau kepada masyarakat agar tidak menerbangkan balon udara...
Sabtu, 25 Mei 2019 - 16:23 WIB
Elshinta.com - Kepolisian Daerah (Polda) Jambi akan mengawasi aksi pelaku kejahatan yang akan m...
Sabtu, 25 Mei 2019 - 15:54 WIB
Elshinta.com - Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia bidang Hak Sipil dan Partisipasi A...
Sabtu, 25 Mei 2019 - 15:32 WIB
Elshinta.com - Masa depan Indonesia sangat ditentukan oleh generasi muda yang memiliki integrit...
Sabtu, 25 Mei 2019 - 15:17 WIB
Elshinta.com - Matahari akan melintas tepat di atas Ka`bah pada 27-28 Mei 2019 dan menjadi...
Sabtu, 25 Mei 2019 - 14:54 WIB
Elshinta.com - Mendekati Hari Raya Idul Fitri 1440 H, Tim Manajemen Pertamina Marketing Operati...
Sabtu, 25 Mei 2019 - 14:26 WIB
Elshinta.com - Sejumlah tokoh agama (Tiga) dan tokoh masyarakat (Tomas) di Cirebon mengecam ker...
Sabtu, 25 Mei 2019 - 13:52 WIB
Elshinta.com - Terminal Giwangan akan menjadi tujuan akhir bagi peserta program mudik grat...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)
ElshintaBandung