Rabu, 24 Oktober 2018 | 10:56 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Dalam Negeri / Aktual Dalam Negeri

Jalur Nagreg tersendat sejak pagi pada H-2 Lebaran

Rabu, 13 Juni 2018 - 18:50 WIB    |    Penulis : Fajar Nugraha    |    Editor : Administrator
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2JHdoF3
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2JHdoF3

Elshinta.com - Meningkatnya volume kendaraan pada dua hari jelang lebaran di jalur selatan tepatnya di Nagreg, Kabupaten Bandung, Jawa Barat mengakibatkan arus lalu lintas tersendat sejak Rabu (13/6) pagi hingga siang.

Kepala Penanggung Jawab Posko Induk Nagreg, Isnuri, mengatakan, lonjakan pemudik dari arah Bandung menuju Tasikmalaya maupun Garut selalu terjadi pada dua hari jelang lebaran.

"Di Nagreg karakteristik dari tahun ke tahun selalu H-2 puncak arus mudiknya," ujar Isnuri.

Lonjakan pemudik pada hari ini, kata dia, disinyalir karena baru liburnya para pegawai di pabrik-pabrik.

Dihimpun dari Antara, berdasarkan data dari pos pencatatan Nagreg, volume kendaraan sejak pukul 00.00 hingga 12.00 WIB mencapai 87.674 unit. Jumlah tersebut sudah melebihi jumlah kendaraan yang melintas seperti pada tujuh hari sebelum lebaran sebanyak 35.092, enam hari sebelum lebaran sekitar 55.800, lima hari sebelum lebaran sekitar 70.915, dan empat hari sebelum lebaran sekitar 80.849 kendaraan.

"Kenaikan volume kendaraan sudah terjadi pada hari Selasa sebanyak 102,250 kendaraan. Sekarang 87 ribuan baru sampai pukul 12.00 WIB, bakal terus bertambah hingga malam," kata dia.

Kemacetan yang terjadi di Nagreg selain faktor meningkatnya volume kendaraan, juga adanya gangguan-gangguan lain seperti banyaknya persimpangan di sepanjang Cicalengka-Nagreg, aktifitas di sekitar pabrik Kahatex, serta perlintasan kereta api.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Pertunjukan | 24 Oktober 2018 - 10:53 WIB

Susi Pudjiastuti kembali tampil di show Anne Avantie

Manajemen | 24 Oktober 2018 - 10:34 WIB

Ketahui bagaimana memisahkan uang pribadi dengan uang usaha

Liga Champions | 24 Oktober 2018 - 10:25 WIB

Dzeko aktor kemenangan 3-0 Roma atas CSKA

Kriminalitas | 24 Oktober 2018 - 10:15 WIB

JPU tuntut dua terdakwa pengeroyokan suporter Persija

Aktual Dalam Negeri | 24 Oktober 2018 - 10:09 WIB

DPRD Kalsel inginkan pelayanan kesehatan lebih baik

Elshinta.com - Meningkatnya volume kendaraan pada dua hari jelang lebaran di jalur selatan tepatnya di Nagreg, Kabupaten Bandung, Jawa Barat mengakibatkan arus lalu lintas tersendat sejak Rabu (13/6) pagi hingga siang.

Kepala Penanggung Jawab Posko Induk Nagreg, Isnuri, mengatakan, lonjakan pemudik dari arah Bandung menuju Tasikmalaya maupun Garut selalu terjadi pada dua hari jelang lebaran.

"Di Nagreg karakteristik dari tahun ke tahun selalu H-2 puncak arus mudiknya," ujar Isnuri.

Lonjakan pemudik pada hari ini, kata dia, disinyalir karena baru liburnya para pegawai di pabrik-pabrik.

Dihimpun dari Antara, berdasarkan data dari pos pencatatan Nagreg, volume kendaraan sejak pukul 00.00 hingga 12.00 WIB mencapai 87.674 unit. Jumlah tersebut sudah melebihi jumlah kendaraan yang melintas seperti pada tujuh hari sebelum lebaran sebanyak 35.092, enam hari sebelum lebaran sekitar 55.800, lima hari sebelum lebaran sekitar 70.915, dan empat hari sebelum lebaran sekitar 80.849 kendaraan.

"Kenaikan volume kendaraan sudah terjadi pada hari Selasa sebanyak 102,250 kendaraan. Sekarang 87 ribuan baru sampai pukul 12.00 WIB, bakal terus bertambah hingga malam," kata dia.

Kemacetan yang terjadi di Nagreg selain faktor meningkatnya volume kendaraan, juga adanya gangguan-gangguan lain seperti banyaknya persimpangan di sepanjang Cicalengka-Nagreg, aktifitas di sekitar pabrik Kahatex, serta perlintasan kereta api.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Rabu, 24 Oktober 2018 - 10:09 WIB

DPRD Kalsel inginkan pelayanan kesehatan lebih baik

Rabu, 24 Oktober 2018 - 09:55 WIB

Lima kecamatan di Gunung Kidul alami kelangkaan air

Rabu, 24 Oktober 2018 - 09:44 WIB
4 Tahun Pemerintahan Jokowi-JK

Menko Perekonomian sebut pemerintah kerjakan `supply side` dan `demand side`

Rabu, 24 Oktober 2018 - 09:36 WIB

Pemprov gandeng korem bangun rumah layak huni

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com