Jumat, 17 Agustus 2018 | 12:12 WIB

Daftar | Login

banner kuping banner kuping
Macro Ad

Dalam Negeri / Aktual Dalam Negeri

Polisi berlakukan sistem satu arah di Nagreg

Rabu, 13 Juni 2018 - 20:10 WIB    |    Penulis : Fajar Nugraha    |    Editor : Administrator
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2t5Rhkk
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2t5Rhkk

Elshinta.com - Polisi beberapa kali memberlakukan sistem satu arah di kawasan Cikaledong, Kecamatan Nagreg, Kabupaten Bandung menuju arah Limbangan, Kabupaten Garut, Jawa Barat, untuk mengurai kepadatan arus kendaraan di jalur selatan Jabar, Rabu (13/6).

Kepala Unit Lantas Polsek Nagreg, AKP Chevy mengatakan, sistem satu arah atau 'one way' itu sudah diberlakukan sejak Selasa (12/6) malam ketika terjadi lonjakan arus kendaraan.

"Sistem 'one way' sudah kami berlakukan sejak semalam, ini untuk mengantisipasi kepadatan arus kendaraan," katanya, dikutip Antara.

Ia menuturkan, kepadatan arus kendaraan di jalur mudik Nagreg dari arah Bandung menuju Garut sudah cukup panjang di titik Jalan Cagak. Menurut dia, sistem satu arah akan terus diberlakukan jika kondisi arus kendaraan di Nagreg sangat padat. Pihak kepolisian juga akan terus bersiaga melakukan pengamanan di jalur mudik untuk mengantisipasi kemacetan pada musim arus mudik tersebut.

"Instruksi Kapolres, kami harus selalu siaga dan ambil keputusan cepat untuk mengurai kemacetan," katanya.

Arus kendaraan di jalur Nagreg cukup padat, bahkan jarak kendaraan satu dengan lainnya cukup dekat, namun kondisi tersebut tidak sampai berhenti lama.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual IPTEK | 17 Agustus 2018 - 12:07 WIB

Lindungi mata dari bahaya cahaya biru ponsel, ini tujuh caranya

Aktual Dalam Negeri | 17 Agustus 2018 - 11:54 WIB

Novel: 17 Agustus harus jadi bahan introspeksi

Asian Games 2018 | 17 Agustus 2018 - 11:40 WIB

Kasum TNI: Asian Games strategis promosikan Indonesia

Aktual Dalam Negeri | 17 Agustus 2018 - 11:13 WIB

Mataram rayakan HUT RI tanpa pengibaran bendera

Aktual Dalam Negeri | 17 Agustus 2018 - 10:45 WIB

YLKI imbau konsumen waspada obat tradisional pasaran

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com