Rabu, 12 Desember 2018 | 15:44 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Peristiwa / Arestasi

Polisi tangkap sipir Nusakambangan sebagai kurir narkoba

Rabu, 13 Juni 2018 - 21:12 WIB    |    Penulis : Fajar Nugraha    |    Editor : Administrator
Barang bukti yang diamankan Polres Cilacap saat pers rilis penangkapan sipir Nusakambangan sebagai kurir narkoba, Rabu (13/6). Sumber foto: https://bit.ly/2JzGGJK
Barang bukti yang diamankan Polres Cilacap saat pers rilis penangkapan sipir Nusakambangan sebagai kurir narkoba, Rabu (13/6). Sumber foto: https://bit.ly/2JzGGJK

Elshinta.com - Petugas Satuan Reserse Narkoba Kepolisian Resor Cilacap, Jawa Tengah, menangkap seorang sipir atau pegawai salah satu lembaga pemasyarakatan di Pulau Nusakambangan karena menjadi kurir narkoba, kata Kepala Polres Cilacap AKBP Djoko Julianto.

"Selain oknum ASN (Aparatur Sipil Negara) berinisial S (55) yang bekerja di salah satu lapas Nusakambangan, kami juga menangkap seorang napi berinisial R (38), dan seorang warga Kelurahan Gumilir, Kecamatan Cilacap Utara, berinisial D (41)," katanya di Markas Polres Cilacap, Rabu (13/6).

Lebih lanjut, Kapolres mengatakan kasus tersebut terungkap berkat informasi dari masyarakat yang curiga terhadap paket yang sering datang ke rumah pelaku berinisial S. Menurut dia, informasi tersebut segera dikembangkan oleh petugas Satresnarkoba dengan melakukan penyelidikan dan penggeledahan di rumah S hingga akhirnya menemukan barang bukti berupa narkotika jenis sabu-sabu yang tersimpan di dalam kamar.

"Dari hasil pemeriksaan terhadap S diketahui bahwa sabu-sabu itu pesanan salah seorang napi Lapas Narkotika, Nusakambangan, berinisial R. Dalam hal ini, S akan membawa sabu-sabu dari Jakarta itu ke dalam lapas dengan upah sebesar Rp5 juta," ungkapnya.

Dengan berbekal pengakuan S, kata dia, petugas Satresnarkoba segera mendatangi Lapas Narkotika guna mengamankan napi berinisial R dan melakukan penggeledahan hingga akhirnya menemukan barang bukti berupa sabu-sabu. Setelah mengamankan R, lanjut dia, petugas Satresnarkoba mengembangkan kasus tersebut dengan menangkap seorang warga berinisial D dan mendapatkan barang bukti berupa pil ekstasi.

"Secara keseluruhan berat sabu-sabu yang kami sita sebagai barang bukti mencapai 75 gram, sedangkan jumlah pil ekstasi sebanyak 1.050 butir," tuturnya.

Koordinator Lapas Se-Pulau Nusakambangan dan Cilacap Hendra Eka Putra menjelaskan pihaknya juga telah berupaya untuk melakukan penyekatan-penyekatan terhadap upaya penyelundupan narkoba ke dalam lapas dengan menyediakan peralayan sinar x (x-ray) maupun pemindai tubuh (body scanner). Disinggung mengenai nasib ASN berinisial S, Hendra mengatakan oknum pegawai lapas tersebut akan diberhentikan dengan tidak hormat dan selanjutnya menjalani proses hukum sesuai dengan ketentuan yang berlaku, meskipun yang bersangkutan akan pensiun sekitar dua tahun lagi, demikian Antara.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 12 Desember 2018 - 15:34 WIB

Langkat raih penghargaan kabupaten peduli HAM

Aktual Dalam Negeri | 12 Desember 2018 - 15:26 WIB

Jokowi resmikan pembukaan Rakernas Asosiasi Pengelola Pasar Indonesia 2018

Kriminalitas | 12 Desember 2018 - 15:09 WIB

Polisi jadi korban aksi penyerangan di Polsek Ciracas

Megapolitan | 12 Desember 2018 - 14:57 WIB

Polri bentuk tim cari perusak Mapolsek Ciracas Jaktim

Hukum | 12 Desember 2018 - 14:45 WIB

KPK panggil Ketua Pengadilan Negeri Semarang

Elshinta.com - Petugas Satuan Reserse Narkoba Kepolisian Resor Cilacap, Jawa Tengah, menangkap seorang sipir atau pegawai salah satu lembaga pemasyarakatan di Pulau Nusakambangan karena menjadi kurir narkoba, kata Kepala Polres Cilacap AKBP Djoko Julianto.

"Selain oknum ASN (Aparatur Sipil Negara) berinisial S (55) yang bekerja di salah satu lapas Nusakambangan, kami juga menangkap seorang napi berinisial R (38), dan seorang warga Kelurahan Gumilir, Kecamatan Cilacap Utara, berinisial D (41)," katanya di Markas Polres Cilacap, Rabu (13/6).

Lebih lanjut, Kapolres mengatakan kasus tersebut terungkap berkat informasi dari masyarakat yang curiga terhadap paket yang sering datang ke rumah pelaku berinisial S. Menurut dia, informasi tersebut segera dikembangkan oleh petugas Satresnarkoba dengan melakukan penyelidikan dan penggeledahan di rumah S hingga akhirnya menemukan barang bukti berupa narkotika jenis sabu-sabu yang tersimpan di dalam kamar.

"Dari hasil pemeriksaan terhadap S diketahui bahwa sabu-sabu itu pesanan salah seorang napi Lapas Narkotika, Nusakambangan, berinisial R. Dalam hal ini, S akan membawa sabu-sabu dari Jakarta itu ke dalam lapas dengan upah sebesar Rp5 juta," ungkapnya.

Dengan berbekal pengakuan S, kata dia, petugas Satresnarkoba segera mendatangi Lapas Narkotika guna mengamankan napi berinisial R dan melakukan penggeledahan hingga akhirnya menemukan barang bukti berupa sabu-sabu. Setelah mengamankan R, lanjut dia, petugas Satresnarkoba mengembangkan kasus tersebut dengan menangkap seorang warga berinisial D dan mendapatkan barang bukti berupa pil ekstasi.

"Secara keseluruhan berat sabu-sabu yang kami sita sebagai barang bukti mencapai 75 gram, sedangkan jumlah pil ekstasi sebanyak 1.050 butir," tuturnya.

Koordinator Lapas Se-Pulau Nusakambangan dan Cilacap Hendra Eka Putra menjelaskan pihaknya juga telah berupaya untuk melakukan penyekatan-penyekatan terhadap upaya penyelundupan narkoba ke dalam lapas dengan menyediakan peralayan sinar x (x-ray) maupun pemindai tubuh (body scanner). Disinggung mengenai nasib ASN berinisial S, Hendra mengatakan oknum pegawai lapas tersebut akan diberhentikan dengan tidak hormat dan selanjutnya menjalani proses hukum sesuai dengan ketentuan yang berlaku, meskipun yang bersangkutan akan pensiun sekitar dua tahun lagi, demikian Antara.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com