Sabtu, 23 Juni 2018 | 17:20 WIB

Daftar | Login

Dalam Negeri / Hukum

Kejagung Lidik jual-beli saham Repo antara PT M Tel dengan BUMN Tel

Selasa, 12 Juni 2018 - 14:01 WIB    |    Penulis : Angga Kusuma    |    Editor : Administrator
Sumber foto: https://bit.ly/2Mprr3V
Sumber foto: https://bit.ly/2Mprr3V

Elshinta.com - ​​​ ​​​Kejaksaan Agung tengah menyelidiki (Lidik) dugaan pembelian saham Repo antara PT M Tel dengam salah satu BUMN dibidang Telekomunikasi (Tel).

Praktik pembelian saham Repo yang diduga melanggar ketentuan undang-undang 2015 diduga berpotensi merugikan negara sekitar Rp26 triliun.

Direktur Penyidikan pada Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus) Warih Sadono yang dikonfirmasi oleh wartawan menyatakan dirinya akan mengecek terlebih dahulu. “Namun, sepengetahuan saya tidak ada perkara tersebut di Gedung Pidsus (Bundar),” kata Warih menjawab soal nasib penyelidikan perkara tersebut, Selasa (12/6).

Sebelumnya saat berbuka puasa dengan jajarannya, Jaksa Agung Muda Intelijen (Jamontrl) Jan Maringka mengemukakan seingat dirinya penyelidikan kasus itu sudah diserahkan ke Pidsus (Pidana Khusus). “Saya lupa. Seingat saya kasus itu sudah diserahkan ke Pidsus. Coba cek kesana,” sarannya.

Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Boyamin Saiman menyatakan praktik jual-beli saham salah satu BUMN Telekomunikasi itu menyalahi ketentuan perundangan. “Jadi, Kejaksaan Agung diminta atau tidak diminta harus selidiki kasus itu secara tuntas. Semua sama di depan hukum,” tegasnya,  seperti rilis yang diterima redaksi elshinta.com.

Kasus berawal, pembelian saham salah satu BUMN (Badan Usaha Milik Negara) di bidang Telekomunikasi seharga Rp4 ribu. Tak lama kemudian, saham tersebut dibeli kembali oleh BUMN Telekomunikasi, tapi dengam harga Rp9 ribu per saham. Akibatya, negara berpotensi mengalami kerugian sekitar Rp26 triliun

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Event | 23 Juni 2018 - 17:11 WIB

Shaqiri pastikan kemenangan Swiss 2-1 atas Serbia

Arestasi | 23 Juni 2018 - 16:35 WIB

Densus 88 tembak mati dua terduga teroris

Aktual Dalam Negeri | 23 Juni 2018 - 16:22 WIB

Pemerintah bentuk ad hoc selidiki KM Sinar Bangun

Ekonomi | 23 Juni 2018 - 16:10 WIB

Permintaan uang kartal libur Lebaran capai Rp2 triliun

Musibah | 23 Juni 2018 - 15:50 WIB

Menhub: KM Ramos Risma Marisi lepas kendali

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com