Kamis, 21 Juni 2018 | 00:19 WIB

Daftar | Login

Top header banner

Peristiwa / Kriminalitas

Jasa Raharja bantah karyawannya lakukan pungli

Kamis, 14 Juni 2018 - 13:38 WIB    |    Penulis : Fajar Nugraha    |    Editor : Sigit Kurniawan
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2sYl0MQ
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2sYl0MQ

Elshinta.com - PT Jasa Raharja (Persero) Cabang Riau, menyatakan Heriyansyah, (33) dan Sapri Matendra (26) yang diduga melakukan tindak pidana Pungutan Liar (Pungli) di Pelabuhan Kuala Enok Jalan Yos Sudarso Kota Tembilahan, Riau, Rabu (13/6), bukan petugas perusahaan itu.

"Mereka agen yang menjual Kupon Iuran Wajib Kapal Laut ke penumpang. Harga kupon itu Rp2.000/lembar dan penjual mendapatkan biaya keperantaraan sebesar 10 persen-12,5 persen," kata Kasubag Humas PT Jasa Raharja (Persero) cabang Riau, Yuniar Ahmadani di Pekanbaru, Kamis (14/6).

Tanggapan tersebut disampaikannya terkait Polres Kabupaten Indragiri Hilir, Riau, membekuk Heriyansyah dan Sapri Matendra yang diduga melakukan tindak pidana Pungli di pelabuhan Tembilahan. Mereka diduga melakukan kecurangan dengan menjual kupon tersebut seharga Rp3.000/lembar ke penumpang kapal laut yang seharusnya Rp2.000/lembar.

Jadi, tegasnya informasi masyarakat tentang dua pelaku pungli itu adalah oknum lapangan PT Jasa Raharja itu salah, yang benarnya mereka mitra yang dikoordinir untuk penjualan Kupon Iuran Wajib Kapal Laut ke penumpang. Menurut Dani, kedua pelaku adalah oknum pelabuhan bukan oknum petugas Jasa Raharja, jadi kedua oknum tersebut bersalah telah mengatasnamakan Jasa Raharja. Dani menekankan bahwa pihaknya sudah mengirim petugas dari cabang Jasa Raharja ke Tembilahan untuk melakukan klarifikasi ke Polres Inhil.

"Mencermati kasus pencemaran nama baik Jasa Raharja ini, maka ke depan kami akan mengevaluasi lagi setiap mitra yang sudah ada yang akan bekerjasama agar kasus ini tidak terulang lagi, karena yang dirugikan adalah Jasa Raharja," katanya, dikutip Antara.

Sementara itu terkait kasus dilakukan oknum warga itu, Polres Inhil telah mengamankan sejumlah barang bukti yakni tiket Jasa Raharja sebanyak 1 Blok berisi 50 Lembar dan uang sebanyak Rp 237.000.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Event | 20 Juni 2018 - 21:59 WIB

Messi akan tebus kesalahan saat lawan Kroasia

Event | 20 Juni 2018 - 21:47 WIB

Panama nilai Belgia lebih berbahaya daripada Inggris

Aktual Dalam Negeri | 20 Juni 2018 - 21:37 WIB

Simpang Gadog mulai lancar

Aktual Dalam Negeri | 20 Juni 2018 - 21:28 WIB

Dishub awasi kapal cepat lebihi kapasitas

Aktual Dalam Negeri | 20 Juni 2018 - 21:16 WIB

Kemenhub imbau maskapai dalam negeri akses penerbangan perintis

Aktual Dalam Negeri | 20 Juni 2018 - 21:05 WIB

Kemenhub sambut positif pencabutan `EU Flight Ban`

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com