Senin, 15 Oktober 2018 | 16:42 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Dalam Negeri / Aktual Dalam Negeri

Puncak mudik di Pelabuhan Merak terjadi pada H-3

Kamis, 14 Juni 2018 - 13:48 WIB    |    Penulis : Fajar Nugraha    |    Editor : Sigit Kurniawan
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2l6jWCa
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2l6jWCa

Elshinta.com - Puncak arus mudik Lebaran 2018 di Pelabuhan Merak, Banten, terjadi pada H-3 atau Selasa (12/6) malam hingga Rabu (13/6) dini hari.

Kepala Balai Pengelolaan Transportasi Darat (BPTD) Wilayah Kerja VIII Banten Johny Siagian di Merak, Kamis (14/6) mengatakan, pada H-3 Idul Fitri 1439 H tercatat lebih dari 175 ribu orang menyeberang dari Pulau Jawa ke Pulau Sumatera melalui Pelabuhan Merak.

Dihimpun dari Antara, berdasarkan data dari PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Merak, jumlah pemudik yang menyeberang melalui Pelabuhan Merak ke Pulau Sumatera dari Selasa (12/6) pukul 08.00 WIB hingga Rabu (13/6) pukul 08.00 WIB sebanyak 175.803 orang yang terdiri dari pejalan kaki sebanyak 32.763 orang dan di atas kendaraan sebanyak 143.040 orang.

Sedangkan kendaraan yang menyeberang sebanyak 42.058 unit dengan rincian roda dua sebanyak 25.697 unit, roda empat 15.317 unit, bus 640 unit, dan truk 404 unit.

Menurutnya Johny, pada H-3 tersebut volume kendaraan meningkat sangat cepat. Secara bersamaan gelombang pemudik menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat atau lebih terjadi mulai Selasa sekitar pukul 23.00 WIB. Khusus kendaraan roda dua, kurang dari satu jam jumlahnya sudah mencapai seribu unit yang masuk ke Dermaga VI. Untuk mengatur alur lalu lintas pemudik menggunakan sepeda motor, kata dia, BPTD dan PT ASDP Indonesia Ferry membagi para pemudik ke lima kanal, satu kanal bisa memuat ratusan sepeda motor.

"Secara bergantian, kanal akan dibuka untuk mendistribusikan pemudik ke kapal," kata dia.

Dijelaskan Johny, H-3 menjadi puncak arus mudik karena banyak perusahaan swasta yang baru memberikan waktu libur pada hari itu, sehingga malam harinya, para karyawan atau buruh baru bisa melakukan perjalanan mudik.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Konsultasi | 15 Oktober 2018 - 16:40 WIB

Bagaimana caranya menambah pelanggan baru? 

Aktual Dalam Negeri | 15 Oktober 2018 - 16:38 WIB

PMI bangun Klinik Lapangan di lokasi gempa dan tsunami Sulteng

Elshinta.com - Puncak arus mudik Lebaran 2018 di Pelabuhan Merak, Banten, terjadi pada H-3 atau Selasa (12/6) malam hingga Rabu (13/6) dini hari.

Kepala Balai Pengelolaan Transportasi Darat (BPTD) Wilayah Kerja VIII Banten Johny Siagian di Merak, Kamis (14/6) mengatakan, pada H-3 Idul Fitri 1439 H tercatat lebih dari 175 ribu orang menyeberang dari Pulau Jawa ke Pulau Sumatera melalui Pelabuhan Merak.

Dihimpun dari Antara, berdasarkan data dari PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Merak, jumlah pemudik yang menyeberang melalui Pelabuhan Merak ke Pulau Sumatera dari Selasa (12/6) pukul 08.00 WIB hingga Rabu (13/6) pukul 08.00 WIB sebanyak 175.803 orang yang terdiri dari pejalan kaki sebanyak 32.763 orang dan di atas kendaraan sebanyak 143.040 orang.

Sedangkan kendaraan yang menyeberang sebanyak 42.058 unit dengan rincian roda dua sebanyak 25.697 unit, roda empat 15.317 unit, bus 640 unit, dan truk 404 unit.

Menurutnya Johny, pada H-3 tersebut volume kendaraan meningkat sangat cepat. Secara bersamaan gelombang pemudik menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat atau lebih terjadi mulai Selasa sekitar pukul 23.00 WIB. Khusus kendaraan roda dua, kurang dari satu jam jumlahnya sudah mencapai seribu unit yang masuk ke Dermaga VI. Untuk mengatur alur lalu lintas pemudik menggunakan sepeda motor, kata dia, BPTD dan PT ASDP Indonesia Ferry membagi para pemudik ke lima kanal, satu kanal bisa memuat ratusan sepeda motor.

"Secara bergantian, kanal akan dibuka untuk mendistribusikan pemudik ke kapal," kata dia.

Dijelaskan Johny, H-3 menjadi puncak arus mudik karena banyak perusahaan swasta yang baru memberikan waktu libur pada hari itu, sehingga malam harinya, para karyawan atau buruh baru bisa melakukan perjalanan mudik.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com