Senin, 20 Agustus 2018 | 19:59 WIB

Daftar | Login

Macro Ad

Dalam Negeri / Hukum

KPK fasilitasi 52 tahanan laksanakan Salat Idul Fitri

Kamis, 14 Juni 2018 - 15:11 WIB    |    Penulis : Fajar Nugraha    |    Editor : Sigit Kurniawan
Juru Bicara KPK, Febri Diansyah. Foto: Dody Handoko/Elshinta.com
Juru Bicara KPK, Febri Diansyah. Foto: Dody Handoko/Elshinta.com

Elshinta.com - KPK akan memfasilitasi 52 orang tahanan yang berada di tiga rumah tahanan (rutan) untuk melaksanakan Salat Idul Fitri 1439 Hijriah.

"KPK akan memfasilitasi pelaksanaan shalat Idulfitri untuk 52 orang tahanan KPK. Pelaksanaan salat akan dilakukan besok atau pada waktu yang ditetapkan pemerintah tentang Idul Fitri," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Jakarta, Kamis (14/6).

Para tahanan tersebut berasal dari Rutan klas 1 Jakarta Timur cabang KPK yang berada di Gedung Merah Putih, Gedung KPK Jalan HR Rasuna Said kavling C-1 dan rutan POM Jaya Guntur. Mereka, lanjut Febri, akan dibawa ke lokasi salat di rutan Guntur sekitar pukul 05.30 WIB untuk pelaksanaan ibadah. Sedangkan jadwal kunjungan keluarga, dapat dilakukan mulai pukul 08.30-11.30 WIB di rutan masing-masing.

Namun advokat yang merupakan mantan pengacara Setya Novanto yaitu Fredrich Yunadi tidak termasuk dalam 52 orang yang difasilitasi KPK untuk melaksanakan Salat Id. Fredrich diketahui pindah ke rutan Cipinang dari rutan KPK pada 2 Mei 2018 lalu karena keinginannya sendiri.

"FY (Fredrich Yunadi) tidak masuk dalam daftar karena penahanannya bukan di rutan cabang KPK lagi sehingga pengelolaannya dilakukan oleh rutan masing-masing," tambah Febri.

Dihimpun dari Antara, ke-52 orang tahanan yang akan menjalankan Salat Id tersebut antara lain adalah dokter RS Medika Permata Hijau Bimanesh Sutarjo sebagai terdakwa kasus menghalang-halangi penyidikan dalam perkara korupsi KTP-Elektronik (KTP-E); keponakan Setya Novanto Irvanto Hendra Pambudi Cahyo sebagai tersangka kasus KTP-E; anggota Komisi I DPR dari Partai Golkar Fayakhun Andriadi sebagai tersangka kasus dugaan korupsi suap pengadaan satelit monitoring di Badan Keamanan Laut (Bakamla); Gubernur Jambi Zumi Zola yang menjadi tersangka kasus dugaan suap pengesahan APBD Jambi 2018; Gubernur nonaktif Sulawesi Tenggara Nur Alam yang sudah divonis 12 tahun penjara dalam kasus korupsi penerbitan izin usaha pertambangan; Bupati Kutai Kartanegara Rita Widyasari yang menjadi tersangka kasus dugaan suap dan gratifikasi; mantan ketua Bandan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN) Syafruddin Arsyad Temenggung yang menjadi terdakwa kasus dugaan korupsi penerbitan Surat Ketetapan Lunas (SKL) untuk obligor BLBI.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Arestasi | 20 Agustus 2018 - 19:57 WIB

Satpam pakai ganja dibekuk  BNN Kediri

Bencana Alam | 20 Agustus 2018 - 19:48 WIB

Kudus kirim relawan keahlian khusus dan bantuan ke Lombok

Aktual Sepakbola | 20 Agustus 2018 - 19:34 WIB

Anies apresiasi prestasi tim U-14 DKI Jakarta

Aktual Dalam Negeri | 20 Agustus 2018 - 19:22 WIB

Pertamina bangun ruang kelas PAUD Bunda Pertiwi

Ekonomi | 20 Agustus 2018 - 19:06 WIB

IHSG Senin ditutup menguat 108,39 poin

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Senin, 20 Agustus 2018 - 19:22 WIB

Pertamina bangun ruang kelas PAUD Bunda Pertiwi

Senin, 20 Agustus 2018 - 19:06 WIB

IHSG Senin ditutup menguat 108,39 poin

Senin, 20 Agustus 2018 - 18:57 WIB

Musim kemarau keterserapan pupuk kujang menurun

Senin, 20 Agustus 2018 - 18:46 WIB

Kapolri: Persoalan Papua adalah pembangunan ekonomi

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com