Selasa, 16 Oktober 2018 | 18:12 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Peristiwa / Bencana Alam

Kemensos berikan bantuan logistik korban gempa Sumenep

Kamis, 14 Juni 2018 - 16:23 WIB    |    Penulis : Fajar Nugraha    |    Editor : Sigit Kurniawan
Menteri Sosial Idrus Marham. Sumber Foto: https://bit.ly/2C1ml7y
Menteri Sosial Idrus Marham. Sumber Foto: https://bit.ly/2C1ml7y

Elshinta.com - Kementerian Sosial mengerahkan personil Taruna Siaga Bencana (Tagana) dan bantuan logistik serta makanan untuk korban gempa bumi di Kabupaten Sumenep, Provinsi Jawa Timur.

"Untuk korban bencana gempa bumi di Sumenep, saat ini bantuan sudah mulai disalurkan bertahap baik berupa tenda maupun permakanan. Intinya layanan dasar korban terdampak sudah dilakukan," kata Mensos Idrus Marham dalam keterangannya, Kamis (14/6).

Sebanyak 57 personel Tagana telah berada di lokasi, terdiri dari 37 personel Tagana Sumenep dan 20 personel Tagana Jawa Timur. Saat ini Tagana tersebar di dua titik kecamatan terdampak yakni Kecamatan Banyuputih dan Kecamatan Dasuk. Untuk tahap awal, mereka membantu warga yang rumahnya terdampak gempa, melakukan evakuasi, pendataan rumah rusak, dan pendataan korban luka.

"Tidak ada istilah libur dalam memberikan layanan perlindungan sosial untuk korban bencana. Meski sekarang sudah memasuki libur menjelang lebaran, namun koordinasi internal Kemensos dengan seluruh stakeholder terus berlangsung untuk memastikan seluruh korban tertangani," ujar Idrus, dikutip Antara.

Bantuan yang dikirimkan oleh Kemensos yakni berupa satu unit tenda serbaguna, 100 lembar matras, 100 tenda gulung, 30 lembar kasur, 100 lembar selimut, 100 paket sandang, 100 paket lauk pauk, dan satu unit tenda keluarga, serta barang bantuan bahan untuk dapur umum. Total bantuan untuk tahap pertama sebesar Rp154.645.200.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 16 Oktober 2018 - 18:08 WIB

Polisi amankan wanita bawa sabu di Bandara

Kesehatan | 16 Oktober 2018 - 17:58 WIB

Jenis kanker pada anak selain leukemia

Kecelakaan | 16 Oktober 2018 - 17:48 WIB

Mobil pick up tabrak truk TNI, satu tewas dan dua orang terluka

Startup | 16 Oktober 2018 - 17:30 WIB

Bareksa, marketplace reksadana dorong penetrasi investasi

Aktual Dalam Negeri | 16 Oktober 2018 - 17:18 WIB

Belasan ribu pohon cabai terendam banjir

Aktual Dalam Negeri | 16 Oktober 2018 - 17:08 WIB

Pemkot Magelang siapkan tenaga administrasi SD-TK

Elshinta.com - Kementerian Sosial mengerahkan personil Taruna Siaga Bencana (Tagana) dan bantuan logistik serta makanan untuk korban gempa bumi di Kabupaten Sumenep, Provinsi Jawa Timur.

"Untuk korban bencana gempa bumi di Sumenep, saat ini bantuan sudah mulai disalurkan bertahap baik berupa tenda maupun permakanan. Intinya layanan dasar korban terdampak sudah dilakukan," kata Mensos Idrus Marham dalam keterangannya, Kamis (14/6).

Sebanyak 57 personel Tagana telah berada di lokasi, terdiri dari 37 personel Tagana Sumenep dan 20 personel Tagana Jawa Timur. Saat ini Tagana tersebar di dua titik kecamatan terdampak yakni Kecamatan Banyuputih dan Kecamatan Dasuk. Untuk tahap awal, mereka membantu warga yang rumahnya terdampak gempa, melakukan evakuasi, pendataan rumah rusak, dan pendataan korban luka.

"Tidak ada istilah libur dalam memberikan layanan perlindungan sosial untuk korban bencana. Meski sekarang sudah memasuki libur menjelang lebaran, namun koordinasi internal Kemensos dengan seluruh stakeholder terus berlangsung untuk memastikan seluruh korban tertangani," ujar Idrus, dikutip Antara.

Bantuan yang dikirimkan oleh Kemensos yakni berupa satu unit tenda serbaguna, 100 lembar matras, 100 tenda gulung, 30 lembar kasur, 100 lembar selimut, 100 paket sandang, 100 paket lauk pauk, dan satu unit tenda keluarga, serta barang bantuan bahan untuk dapur umum. Total bantuan untuk tahap pertama sebesar Rp154.645.200.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com