Jumat, 19 Oktober 2018 | 15:04 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Dalam Negeri / Hukum

Transportasi helikopter butuh dukungan regulasi Kemenhub

Kamis, 14 Juni 2018 - 18:47 WIB    |    Penulis : Fajar Nugraha    |    Editor : Administrator
PT Whitesky Aviation meluncurkan Helicity di Pancoran, Jakarta Selatn, Senin (4/12). Sumber foto: https://bit.ly/2JNs2xE
PT Whitesky Aviation meluncurkan Helicity di Pancoran, Jakarta Selatn, Senin (4/12). Sumber foto: https://bit.ly/2JNs2xE

Elshinta.com - Bisnis transportasi helikopter butuh dukungan regulasi yang dikeluarkan Kementerian Perhubungan agar kelangsungan usaha itu bisa terus berjalan disamping mengantisipasi kebutuhan dunia usaha dan masyarakat yang terus bertambah.

"Saat ini Kementerian Perhubungan sangat mendukung bisnis transportasi helikopter dan tentu kami berharap akan bisa mengeluarkan sejumlah regulasi untuk mendukung bisnis tersebut," kata CEO PT Whitesky Aviation, Denon Prawiraatmadja di Jakarta, Kamis (14/6) dikutip Antara.

Dia mengatakan, salah satu regulasi yang telah dikeluarkan Kementerian Perhubungan dan Airnav (Perum Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia) adalah dibukanya sejumlah rute penerbangan helikopter antarkota dan dalam kota di Jakarta sehingga memungkinkan penerbangan bisa diatur dan tidak terjadi kesimpangsiuran rute. Selain itu, kata dia, Kementerian Perhubungan juga telah mengeluarkan sertifikasi kelaikan penerbangan kepada perusahaan transportasi helikopter, juga kepada area tempat mendarat helikopter di beberapa titik.

Denon mengatakan sesuai survei yang dilakukan oleh Asian Sky Group, konsultan bisnis penerbangan Asia Pasifik, Indonesia adalah salah satu negara di Asia yang propek pertumbuhan transportasi helikopter akan tumbuh pesat, selain negara-negara Asia lain seperti Jepang, India, dan China. Dikatakannya, Indonesia dengan letak geografis yang terdiri dari kepulauan dan banyak daerah pertambangan dan perkebunan, memungkinkan kebutuhan helikopter sebagai alat transportasi akan terus berkembang di tahun-tahun mendatang.

"Untuk itu kami membutuhkan dukungan pemerintah dalam memajukan bisnis ini yang sampai sekarang memang belum terlalu berkembang karena memang segmennya terbatas dan bukan merupakan transportasi massal," katanya.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 19 Oktober 2018 - 14:55 WIB

Pemerintah negosiasi ulang soal pesawat tempur KFX/IFX

Bencana Alam | 19 Oktober 2018 - 14:44 WIB

Uni Eropa salurkan 22 juta dolar AS untuk korban bencana Sulteng

Megapolitan | 19 Oktober 2018 - 14:33 WIB

Ketua MPR minta lapangan tembak Senayan dibuat tertutup

Aktual Dalam Negeri | 19 Oktober 2018 - 14:22 WIB

ASEAN berkomitmen jaga stabilitas kawasan

Kriminalitas | 19 Oktober 2018 - 14:10 WIB

Terungkap, pencurian modus debt collector di Tangerang

Elshinta.com - Bisnis transportasi helikopter butuh dukungan regulasi yang dikeluarkan Kementerian Perhubungan agar kelangsungan usaha itu bisa terus berjalan disamping mengantisipasi kebutuhan dunia usaha dan masyarakat yang terus bertambah.

"Saat ini Kementerian Perhubungan sangat mendukung bisnis transportasi helikopter dan tentu kami berharap akan bisa mengeluarkan sejumlah regulasi untuk mendukung bisnis tersebut," kata CEO PT Whitesky Aviation, Denon Prawiraatmadja di Jakarta, Kamis (14/6) dikutip Antara.

Dia mengatakan, salah satu regulasi yang telah dikeluarkan Kementerian Perhubungan dan Airnav (Perum Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia) adalah dibukanya sejumlah rute penerbangan helikopter antarkota dan dalam kota di Jakarta sehingga memungkinkan penerbangan bisa diatur dan tidak terjadi kesimpangsiuran rute. Selain itu, kata dia, Kementerian Perhubungan juga telah mengeluarkan sertifikasi kelaikan penerbangan kepada perusahaan transportasi helikopter, juga kepada area tempat mendarat helikopter di beberapa titik.

Denon mengatakan sesuai survei yang dilakukan oleh Asian Sky Group, konsultan bisnis penerbangan Asia Pasifik, Indonesia adalah salah satu negara di Asia yang propek pertumbuhan transportasi helikopter akan tumbuh pesat, selain negara-negara Asia lain seperti Jepang, India, dan China. Dikatakannya, Indonesia dengan letak geografis yang terdiri dari kepulauan dan banyak daerah pertambangan dan perkebunan, memungkinkan kebutuhan helikopter sebagai alat transportasi akan terus berkembang di tahun-tahun mendatang.

"Untuk itu kami membutuhkan dukungan pemerintah dalam memajukan bisnis ini yang sampai sekarang memang belum terlalu berkembang karena memang segmennya terbatas dan bukan merupakan transportasi massal," katanya.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com