Selasa, 11 Desember 2018 | 10:37 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Gaya Hidup / Travel

Menpar dorong Banyuwangi jadi bandara internasional wisata

Senin, 18 Juni 2018 - 17:41 WIB    |    Penulis : Andi Juandi    |    Editor : Administrator
Menpar Arief Yahya saat memeriksa persiapan Bandara Banyuwangi sambut pertemuan Bank Dunia di Bali. Sumber Foto: https://bit.ly/2JMMuQc
Menpar Arief Yahya saat memeriksa persiapan Bandara Banyuwangi sambut pertemuan Bank Dunia di Bali. Sumber Foto: https://bit.ly/2JMMuQc

Elshinta.com - Menteri Pariwisata RI Arief Yahya mendorong Bandara Banyuwangi menjadi bandara internasional yang pengembangannya digabungkan dengan konsep pariwisata.

"Hal ini sejalan dengan pengembangan sektor pariwisata Banyuwangi, selain bandaranya sendiri memiliki bangunan yang unik," katanya di Banyuwangi, Jawa Timur, Senin (18/6), seperti dihimpun dari Antara.

Arief Yahya sangat mendukung Bandara Banyuwangi menjadi bandara internasional dan pariwisata. "Waktu pertemuan dengan PT Angkasa Pura II sebagai pengelola Bandara Banyuwangi, Dirut perusahaan itu Awaluddin menceritakan bandara Koh Samui di Thailand yang sukses menjadi tourism international airport. Saya ingin Bandara Banyuwangi bisa mencontohnya," kata Arief, yang menghadiri serangkaian acara wisata di Banyuwangi saat Lebaran.

Kebetulan, katanya, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas sejak semula juga menjadikan Koh Samui sebagai "benchmark".

Sebelumnya, Menpar melakukan pertemuan dengan Dirut PT Angkasa Pura II M. Awaluddin dan Bupati Azwar Anas di Banyuwangi pada 13 Juni 2018. Dalam kesempatan itu, Awaluddin menjelaskan konsep yang diusung Bandara Koh Samui di Thailand. Samui berhasil menjadikan bandaranya sebagai hub dengan menggandeng operator maskapai sebagai mitra strategis. "Samui menggandeng Bangkok Airways untuk pengembangan bandaranya. Maskapai itulah yang membawa traffic penumpang ke bandara. Bangkok Airways lalu menjadikan Samui sebagai hub. Hal itulah yang menjadikan bandara, dan bahkan pariwisata di Samui hidup," ujar Awaluddin.

"Hub dari Bangkok Airways khusus untuk tourism. Ini sepertinya akan kami lakukan, apalagi turis yang pernah ke Samui, pernah juga ke Bali. Konsep itu yang akan kita tiru agar Bandara Banyuwangi semakin hidup," kata Awaluddin.

Menpar lalu menegaskan pihaknya akan segera melakukan pendekatan kepada sejumlah maskapai untuk bersinergi dengan Bandara Banyuwangi. "Strateginya, kita menawarkan ke airlines yang kuat di domestik untuk rute internasional. Saya dan AP 2 akan bantu mencari mitra airlines," kata Arief yang juga mantan Dirut PT Telkom itu.

Menpar optimistis langkah seperti ini bisa terealisasi mengingat kinerja Bandara Banyuwangi yang menuju tren positif. Mengutip data dari AP II, disebutkan bahwa di Banyuwangi lebih didominasi kedatangan (161 persen) dibanding keberangkatan (146 persen). "Ini artinya ada ketertarikan orang datang ke Banyuwangi. Ini juga berarti Banyuwangi punya potensi destinasi yang luar biasa untuk dikembangkan," kata Menpar.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Kriminalitas | 11 Desember 2018 - 10:35 WIB

Granat Sumut: Pelajar diselamatkan dari pengaruh narkoba

Asia Pasific | 11 Desember 2018 - 10:26 WIB

Pendatang ilegal Yahudi serbu kompleks Masjid Al-Aqsha

Aktual Dalam Negeri | 11 Desember 2018 - 10:17 WIB

Jadi prioritas, perbaikan jalan Padang-Pekanbaru yang putus

Musibah | 11 Desember 2018 - 10:08 WIB

Lokasi longsor di Jalan Jati Padang dipasang cerucuk

Musibah | 11 Desember 2018 - 09:59 WIB

Banjir genangi ruas jalan di Padang

Elshinta.com - Menteri Pariwisata RI Arief Yahya mendorong Bandara Banyuwangi menjadi bandara internasional yang pengembangannya digabungkan dengan konsep pariwisata.

"Hal ini sejalan dengan pengembangan sektor pariwisata Banyuwangi, selain bandaranya sendiri memiliki bangunan yang unik," katanya di Banyuwangi, Jawa Timur, Senin (18/6), seperti dihimpun dari Antara.

Arief Yahya sangat mendukung Bandara Banyuwangi menjadi bandara internasional dan pariwisata. "Waktu pertemuan dengan PT Angkasa Pura II sebagai pengelola Bandara Banyuwangi, Dirut perusahaan itu Awaluddin menceritakan bandara Koh Samui di Thailand yang sukses menjadi tourism international airport. Saya ingin Bandara Banyuwangi bisa mencontohnya," kata Arief, yang menghadiri serangkaian acara wisata di Banyuwangi saat Lebaran.

Kebetulan, katanya, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas sejak semula juga menjadikan Koh Samui sebagai "benchmark".

Sebelumnya, Menpar melakukan pertemuan dengan Dirut PT Angkasa Pura II M. Awaluddin dan Bupati Azwar Anas di Banyuwangi pada 13 Juni 2018. Dalam kesempatan itu, Awaluddin menjelaskan konsep yang diusung Bandara Koh Samui di Thailand. Samui berhasil menjadikan bandaranya sebagai hub dengan menggandeng operator maskapai sebagai mitra strategis. "Samui menggandeng Bangkok Airways untuk pengembangan bandaranya. Maskapai itulah yang membawa traffic penumpang ke bandara. Bangkok Airways lalu menjadikan Samui sebagai hub. Hal itulah yang menjadikan bandara, dan bahkan pariwisata di Samui hidup," ujar Awaluddin.

"Hub dari Bangkok Airways khusus untuk tourism. Ini sepertinya akan kami lakukan, apalagi turis yang pernah ke Samui, pernah juga ke Bali. Konsep itu yang akan kita tiru agar Bandara Banyuwangi semakin hidup," kata Awaluddin.

Menpar lalu menegaskan pihaknya akan segera melakukan pendekatan kepada sejumlah maskapai untuk bersinergi dengan Bandara Banyuwangi. "Strateginya, kita menawarkan ke airlines yang kuat di domestik untuk rute internasional. Saya dan AP 2 akan bantu mencari mitra airlines," kata Arief yang juga mantan Dirut PT Telkom itu.

Menpar optimistis langkah seperti ini bisa terealisasi mengingat kinerja Bandara Banyuwangi yang menuju tren positif. Mengutip data dari AP II, disebutkan bahwa di Banyuwangi lebih didominasi kedatangan (161 persen) dibanding keberangkatan (146 persen). "Ini artinya ada ketertarikan orang datang ke Banyuwangi. Ini juga berarti Banyuwangi punya potensi destinasi yang luar biasa untuk dikembangkan," kata Menpar.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Minggu, 09 Desember 2018 - 15:28 WIB

Cegah diabetes sejak dini dengan aktivitas fisik

Minggu, 09 Desember 2018 - 12:50 WIB

Penderita diabetes rentan alami infeksi TB

Sabtu, 08 Desember 2018 - 01:19 WIB

Pentingnya rutin memantau berat badan

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com