Minggu, 23 September 2018 | 20:15 WIB

Daftar | Login

kuping kiri paragames kuping kanan paragames
emajels

Luar Negeri / Eropa

Islam berkembang di Rusia peluang kerja sama

Senin, 18 Juni 2018 - 19:29 WIB    |    Penulis : Andi Juandi    |    Editor : Administrator
Duta Besar RI untuk Federasi Rusia merangkap Republik Belarus, M. Wahid Supriyadi menghadiri peresmian Masjid Nurullah di Solnechnogorsk. Sumber Foto: https://bit.ly/2tiYIVt
Duta Besar RI untuk Federasi Rusia merangkap Republik Belarus, M. Wahid Supriyadi menghadiri peresmian Masjid Nurullah di Solnechnogorsk. Sumber Foto: https://bit.ly/2tiYIVt

Elshinta.com  - Islam berkembang pesat di Rusia yang merupakan peluang bagi Indonesia untuk menjalin kerja sama, kata Duta Besar RI untuk Federasi Rusia merangkap Republik Belarus, M. Wahid Supriyadi.

Salah satu bukti berkembang pesatnya Islam di Rusia itu adalah dengan peresmian masjid "Nurullah" di Solnechnogorsk, salah satu kota satelit, wilayah Moskow Region, Rusia, sekitar 75 km dari pusat Kota Moskow.

"Dalam peresmian masjid itu, kemarin, saya diberikan kesempatan untuk memberikan sambutan," kata Wahid di Moskow, Senin (18/6).

Dubes Wahid mengaku telah mengunjungi 20 provinsi atau wilayah bagian selama lebih dari dua tahun bertugas di Rusia dan selalu menyempatkan diri mengunjungi masjid setempat.

Dihimpun dari Antara, Masjid Nurullah memiliki luas sekitar 400 meter persegi dan dapat menampung 450 jamaah. Pada saat perayaan hari besar keagamaan, seperti Idul Fitri dan juga shalat Jumat, masjid Nurullah dihadiri ribuan jamaah. Masjid berdiri kokoh dan indah tidak jauh dari jalan protokol yang melintasi jalur Moskow-St. Petersburg. Di samping bangunan utama masjid ini terdapat bangunan terpisah yang tidak begitu besar yang digunakan tempat shalat wanita dan madrasah.

Ia menambahkan bahwa Indonesia dan Rusia memiliki kesamaan sebagai negara multietnis, multibudaya dan multiagama, dan kedua negara sama-sama mempromosikan nilai-nilai toleransi. Di Rusia terdapat sekitar 180 suku bangsa dan di Indonesia sekitar 700-an. "Sejak kunjungan Presiden Joko Widodo ke Rusia pada Mei 2016, hubungan kedua negara semakin berkembang, namun perlu terus ditingkatkan lebih jauh lagi, khususnya kerja sama antarmasyarakat Muslim, termasuk di kalangan pengusaha Muslim," kata Dubes Wahid.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Pemilihan Presiden 2019 | 23 September 2018 - 20:15 WIB

Prabowo tegaskan pendukungnya tak langgar kampanye damai

Aktual Olahraga | 23 September 2018 - 19:49 WIB

NBA setujui perubahan aturan `shot clock`

Badminton | 23 September 2018 - 19:37 WIB

Rinov-Mentari sabet gelar juara Indonesia Masters 2018

Asia Pasific | 23 September 2018 - 18:48 WIB

Komnas HAM Malaysia tolak perkawinan sejenis

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Minggu, 23 September 2018 - 18:48 WIB

Komnas HAM Malaysia tolak perkawinan sejenis

Minggu, 23 September 2018 - 16:38 WIB

Ratusan ribu orang terjebak tanpa listrik di Ottawa

Sabtu, 22 September 2018 - 14:38 WIB

Permainkan harga, 34 manajer toko Venezuela dipenjara

Sabtu, 22 September 2018 - 13:13 WIB

Presiden Vietnam meninggal akibat `sakit parah`

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com