Rabu, 21 November 2018 | 01:42 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Peristiwa / Musibah

37 korban KM Sinar Bangun berhasil dievakuasi

Selasa, 19 Juni 2018 - 08:40 WIB    |    Penulis : Fajar Nugraha    |    Editor : Administrator
Proses evakuasi korban KM Sinar Bangun. Sumber foto: https://bit.ly/2K2d0UJ
Proses evakuasi korban KM Sinar Bangun. Sumber foto: https://bit.ly/2K2d0UJ

Elshinta.com - 37 korban tenggelam KM Sinar Bangun telah berhasil dievakuasi oleh sejumlah kapal di sekitar lokasi terdekat perairan Danau Toba, Sumatera Utara.

Berdasarkan data yang dihimpun oleh Redaksi Elshinta, di Jakarta, Selasa (19/6), hingga berita ini diturunkan hanya ada satu korban meninggal berjenis kelamin perempuan yang disebut Mrs Y akibat hilangnya identitas korban. Mrs Y berhasil diselamatkan oleh KMP Sumut 1 bersama satu orang lainnya. Kemudian KMP Sumut 2 juga berhasil menyelamatkan 3 orang dengan kondisi selamat. Seluruh korban yang dievakuasi oleh KMP Sumut 1 dan 2 telah dibawa ke Puskesmas Simalungun.

Sebuah kapal ferry yang melintasi sekitar lokasi kejadian menyelamatkan tiga korban yang dibawa ke Puskesmas Sipintuangin namun korban lainnya belum ditemukan karena jarak tempat kapal tenggelam jauh dari perlintasan ferry.

Selanjutnya, kapal kayu Sinta Damai menyelamatkan 14 orang yang belum dapat diketahui lebih lanjut kondisinya. Berdasarkan data juga diketahui di Simanindo terdapat 15 orang yang berhasil selamat.

Situs resmi BNPB itu mengungkapkan KM Sinar Bangun hendak menyeberang dari Pelabuhan Simanindo, Kabupaten Samosir menuju Pelabuhan Tigaras Parapat pada Senin (18/6). Sekitar pukul 17.30 WIB, kapal motor yang diperkirakan mengangkut 80 orang itu tenggelam di perairan Danau Toba atau sekitar satu mil dari Pelabuhan Tigaras diduga akibat cuaca buruk.

Berikut data korban yang diketahui hingga saat ini:

  1. Muhammad Fitri (21), beralamat di Indra Pura,
  2. Heri Nainggolan (23), beralamat di Panitongah,
  3. Jamuda (17), beralamat di Parbungabunga, dan
  4. Juita, warga Serbelawan.
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
| 20 November 2018 - 21:31 WIB

157 CPNS Situbondo lulus SKD

Aktual Dalam Negeri | 20 November 2018 - 21:09 WIB

Serikat petani nilai serapan beras Bulog belum maksimal

Aktual Dalam Negeri | 20 November 2018 - 20:48 WIB

Besok, pihak UNPRI dipanggil Polrestabes Medan

Elshinta.com - 37 korban tenggelam KM Sinar Bangun telah berhasil dievakuasi oleh sejumlah kapal di sekitar lokasi terdekat perairan Danau Toba, Sumatera Utara.

Berdasarkan data yang dihimpun oleh Redaksi Elshinta, di Jakarta, Selasa (19/6), hingga berita ini diturunkan hanya ada satu korban meninggal berjenis kelamin perempuan yang disebut Mrs Y akibat hilangnya identitas korban. Mrs Y berhasil diselamatkan oleh KMP Sumut 1 bersama satu orang lainnya. Kemudian KMP Sumut 2 juga berhasil menyelamatkan 3 orang dengan kondisi selamat. Seluruh korban yang dievakuasi oleh KMP Sumut 1 dan 2 telah dibawa ke Puskesmas Simalungun.

Sebuah kapal ferry yang melintasi sekitar lokasi kejadian menyelamatkan tiga korban yang dibawa ke Puskesmas Sipintuangin namun korban lainnya belum ditemukan karena jarak tempat kapal tenggelam jauh dari perlintasan ferry.

Selanjutnya, kapal kayu Sinta Damai menyelamatkan 14 orang yang belum dapat diketahui lebih lanjut kondisinya. Berdasarkan data juga diketahui di Simanindo terdapat 15 orang yang berhasil selamat.

Situs resmi BNPB itu mengungkapkan KM Sinar Bangun hendak menyeberang dari Pelabuhan Simanindo, Kabupaten Samosir menuju Pelabuhan Tigaras Parapat pada Senin (18/6). Sekitar pukul 17.30 WIB, kapal motor yang diperkirakan mengangkut 80 orang itu tenggelam di perairan Danau Toba atau sekitar satu mil dari Pelabuhan Tigaras diduga akibat cuaca buruk.

Berikut data korban yang diketahui hingga saat ini:

  1. Muhammad Fitri (21), beralamat di Indra Pura,
  2. Heri Nainggolan (23), beralamat di Panitongah,
  3. Jamuda (17), beralamat di Parbungabunga, dan
  4. Juita, warga Serbelawan.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Selasa, 20 November 2018 - 19:35 WIB

Pria tanpa identitas ditemukan hanyut di Sungai Brantas

Selasa, 20 November 2018 - 19:19 WIB

Duda dua anak ditemukan tewas membusuk

Selasa, 20 November 2018 - 18:40 WIB

SAR selamatkan nelayan tenggelam saat mencari lobster

Selasa, 20 November 2018 - 18:32 WIB

Bawa empat bal ganja seorang pelajar diamankan

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com