Plov dan mors diburu wisatawan selama gelaran Piala Dunia 2018
Elshinta
Rabu, 20 Juni 2018 - 20:38 WIB | Penulis : Fajar Nugraha | Editor : Administrator
Plov dan mors diburu wisatawan selama gelaran Piala Dunia 2018
Makanan khas Rusia plov dan mors. Sumber foto: https://bit.ly/2K8KjWu

Elshinta.com - Kuliner tentu menjadi salah satu objek buruan ketika seseorang baru mengunjungi sebuah negara, demikian juga para suporter yang menyaksikan langsung Piala Dunia 2018 di Rusia.

Plov dan mors adalah dua menu populer yang menjadi buruan suporter Piala Dunia 2018 di Rusia.

Plov adalah makanan sejenis nasi goreng terbuat ditambahkan wortel, daging domba, dan beberapa campuran rempah-rempah khas Uzbekistan. Teknik memasaknya, kalau di Indonesia nasi goreng dibuat dari nasi terus digoreng, sementara plov dibuat dari beras hingga menjadi nasi dalam proses pencampuran dalam pemasakan.

Dilansir dari Antara, rasa plov tak jauh beda dengan nasi goreng kambing di Tanah Air, hanya saja ada tambahan beberapa bumbu dan rasa daging domba ditambah dengan lemak domba yang dipotong seperti dadu, serta beberapa butir telur puyuh, dan wortel. Minyak yang berasal dari lemak daging domba dalam plov itu sangat terasa.

Sedangkan mors, merupakan minuman populer di Rusia. Pada musim panas minuman ini lebih istimewa karena dapat dibuat dengan beri-berian segar. Ketika dinikmati, minuman ini rasanya bercampur antara asam, manis khas buah beri-berian.

Giri Maulana, warga Indonesia yang sudah beberapa tahun tinggal di Moskow, Rabu mengatakan banyak restoran di kota tua nan indah itu yang menyajikan makanan dan minuman khas.

"Saya ajak tamu dari Indonesia ke restoran bernama Chaihona di bilangan Baumanskaya, Kota Rusia, menyediakan dua menu tersebut dan yang penting mereka menjamin masakan dan minumannya halal," kata dia.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Dua lopis raksasa 1,6 ton siap meriahkan syawalan Kota Pekalongan
Selasa, 11 Juni 2019 - 14:56 WIB
Elshinta.com - Dua lopis raksasa dengan berat 1.6 ton  siap memeriahkan tradisi Syawalan d...
Libur Lebaran, wisatawan dimanjakan 10 kuliner khas Kabupaten Solok
Jumat, 07 Juni 2019 - 20:26 WIB
Elshinta.com - Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Solok, Provinsi Sumatera Barat menyata...
Perpaduan soto dan ayam bakar khas Kediri digandrungi pemudik sejak 1969
Selasa, 04 Juni 2019 - 11:56 WIB
Elshinta.com - Di penghujung akhir Ramadan hingga Lebaran, wisata kuliner Soto Bok Ijob di Kelu...
Roti bolu khas Magetan `diburu` sebagai oleh-oleh
Minggu, 19 Mei 2019 - 16:35 WIB
Elshinta.com - Penjualan roti bolu yang merupakan jajanan khas Kabupaten Magetan, Jawa Tim...
Ikan asap jadi kuliner favorit di jalur pantura Probolinggo
Senin, 13 Mei 2019 - 16:33 WIB
Elshinta.com - Ikan asap menjadi salah satu kuliner favorit yang diburu masyarakat yang melalui...
Inspirasi hidangan sup lentil untuk sahur pertama
Minggu, 05 Mei 2019 - 11:34 WIB
Elshinta.com - Bagi sebagian Anda yang masih bingung menyiapkan menu sahur di awal Ramadan nant...
Menemukan potensi kuliner lestari unggulan khas Sintang
Sabtu, 13 April 2019 - 15:29 WIB
Elshinta.com - Indonesia dengan keragamannya menjadi nilai tambah bagi dunia nasional dan ...
Bakso bakal jadi makanan kuliner khas Nusantara?
Senin, 04 Maret 2019 - 06:34 WIB
Elshinta.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) sepakat dengan keinginan para pedagang untuk ...
Tangkal sate babi, Pemkot Padang gelar festival sate
Selasa, 12 Februari 2019 - 17:58 WIB
Elshinta.com -Kesatuan Pedagang Jalan Permindo (KPJP) bersama Pemerintah Kota Padang akan mengg...
Produk makanan khas daerah harus lebih kreatif
Senin, 28 Januari 2019 - 16:44 WIB
Elshinta.com - Penganan oleh-oleh khas suatu daerah di masa kini tidak terhindar dari keharusan...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: widget/infodarianda.php

Line Number: 24

Backtrace:

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/widget/infodarianda.php
Line: 24
Function: _error_handler

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/view_berita_detail.php
Line: 187
Function: include

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/libraries/Template.php
Line: 16
Function: view

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/controllers/Berita.php
Line: 137
Function: load

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/index.php
Line: 294
Function: require_once