Sabtu, 15 Desember 2018 | 01:28 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Peristiwa / Kecelakaan

Data sementara 206 penumpang KM Sinar Bangun

Kamis, 21 Juni 2018 - 20:31 WIB    |    Penulis : Angga Kusuma    |    Editor : Administrator
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2M9Us2j
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2M9Us2j

Elshinta.com - Sampai saat ini belum pasti benar jumlah sesungguhnya orang yang turut dalam pelayaran maut KM Sinar Bangun. Akan tetapi, untuk sementara, tim gabungan mencatat jumlah penumpang KM Sinar Bangun yang tenggelam di perairan Danau Toba sebanyak 206 orang.

Ketidakpastian jumlah sesungguhnya pengikut KM Sinar Bangun itu karena tiada manifes atau catatan apapun tentang jumlah dan identitas para pengikut, termasuk jumlah dan jenis muatan yang dilayarkan kapal penyeberangan itu. Padahal, manifes adalah salah satu hal pokok yang disyaratkan dalam aturan keselamatan dan keamanan pelayaran, dengan pemerintah sebagai pihak yang diberikan kewenangan untuk mengawasi pelaksanaan hal ini. 

Kepala Kantor SAR Medan, Budiawan, di posko terpadu di Pelabuhan Tigaras, Kabupaten Simalungun, Kamis (21/6), mengatakan pihaknya berupaya mengecek data yang disampaikan, termasuk ke Polres Simalungun. Dari cek silang, diperkirakan jumlah penumpang KM Sinar Bangun yang belum ditemukan sebanyak 184 orang. Sedangkan penumpang yang berhasil ditemukan berjumlah 22 orang yang terdiri dari 19 penumpang selamat dan tiga orang meninggal dunia. "Jadi, jumlahnya diperkirakan 206 orang," katanya, seperti dilansir dari Antara.

Sejak Kamis pagi, pihaknya telah mengerahkan personel untuk melakukan pencarian, termasuk mengerahkan tim yang melakukan penyelaman.

Kepala Polres Simalungun, AKBP M Liberty Panjaitan, mengatakan, jumlah penumpang KM Sinar Bangun bersifat fluktuatif. Berdasarkan investigasi, banyak penumpang yang naik KM Sinar Bangun secara serabutan sehingga tidak terdata.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 14 Desember 2018 - 22:24 WIB

Program pembangunan infrastruktur pemerintah harus terus didukung

Megapolitan | 14 Desember 2018 - 21:55 WIB

Polisi rekayasa lalin terkait pembongkaran JPO Tosari

Bencana Alam | 14 Desember 2018 - 21:46 WIB

FPRB minta sarana dan prasarana relawan diperhatikan

Aktual Dalam Negeri | 14 Desember 2018 - 21:37 WIB

Warga Banjarnegara diminta waspadai hoaks

Ekonomi | 14 Desember 2018 - 21:11 WIB

Pertamina EP Cepu optimalkan bisnis usaha milik desa

Elshinta.com - Sampai saat ini belum pasti benar jumlah sesungguhnya orang yang turut dalam pelayaran maut KM Sinar Bangun. Akan tetapi, untuk sementara, tim gabungan mencatat jumlah penumpang KM Sinar Bangun yang tenggelam di perairan Danau Toba sebanyak 206 orang.

Ketidakpastian jumlah sesungguhnya pengikut KM Sinar Bangun itu karena tiada manifes atau catatan apapun tentang jumlah dan identitas para pengikut, termasuk jumlah dan jenis muatan yang dilayarkan kapal penyeberangan itu. Padahal, manifes adalah salah satu hal pokok yang disyaratkan dalam aturan keselamatan dan keamanan pelayaran, dengan pemerintah sebagai pihak yang diberikan kewenangan untuk mengawasi pelaksanaan hal ini. 

Kepala Kantor SAR Medan, Budiawan, di posko terpadu di Pelabuhan Tigaras, Kabupaten Simalungun, Kamis (21/6), mengatakan pihaknya berupaya mengecek data yang disampaikan, termasuk ke Polres Simalungun. Dari cek silang, diperkirakan jumlah penumpang KM Sinar Bangun yang belum ditemukan sebanyak 184 orang. Sedangkan penumpang yang berhasil ditemukan berjumlah 22 orang yang terdiri dari 19 penumpang selamat dan tiga orang meninggal dunia. "Jadi, jumlahnya diperkirakan 206 orang," katanya, seperti dilansir dari Antara.

Sejak Kamis pagi, pihaknya telah mengerahkan personel untuk melakukan pencarian, termasuk mengerahkan tim yang melakukan penyelaman.

Kepala Polres Simalungun, AKBP M Liberty Panjaitan, mengatakan, jumlah penumpang KM Sinar Bangun bersifat fluktuatif. Berdasarkan investigasi, banyak penumpang yang naik KM Sinar Bangun secara serabutan sehingga tidak terdata.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com