Rabu, 21 November 2018 | 15:09 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Pemilu / Aktual Pemilu

Bawaslu tengarai 99 persen TPS rawan kecurangan

Minggu, 24 Juni 2018 - 18:48 WIB    |    Penulis : Fajar Nugraha    |    Editor : Administrator
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2Mk2yWl
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2Mk2yWl

Elshinta.com - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Kalimantan Timur menengarai terdapat 99 persen dari 7.287 tempat pemungutan suara (TPS) yang berpotensi rawan kecurangan.

"Sebanyak 7.194 TPS yang berpotensi rawan," kata Ketua Bawaslu Provinsi Kaltim Saipul di Samarinda, Minggu (24/6).

Dilansir dari laman resmi Antara, ia menyebutkan ada 15 indikator TPS rawan, yakni pertama terdapat pemilih yang memenuhi syarat tetapi tidak terdaftar dalam daftar pemilih tetap (DPT), kedua, ada pemilih tidak memenuhi syarat tetapi terdaftar di DPT. Selain itu, adanya pemilih disabilitas, jumlah pemilih DPTb di atas 20 orang dalam satu TPS, adanya pemilih di wilayah khusus, terdapat aktor politik uang atau broker di kawasan TPS, praktik pemberian uang atau barang saat kampanye.

Selanjutnya, terdapat sukarelawan bayaran pasangan calon di wilayah TPS, petugas KPPS mendukung pasangan tertentu, C6 tidak didistribusikan kepada pemilih di TPS, adanya TPS dekat Posko atau rumah salah satu pasangan, ketua, dan anggota KPPS tidak mengikuti bimbingan teknis.

Potensi kerawanan lainnya adalah logistik yang kurang, praktik memengaruhi pemilih untuk tidak memilih pasangan tertentu dengan alasan agama, suku, ras, dan golongan, dan praktik menghasut pemilih terkait dengan isu SARA di sekitar TPS.

Ia menyebutkan perincian potensi kerawanan yang jumlahnya mencapai 7.194 TPS itu adalah yang tertinggi berada di Kota Samarinda yang mencapai 3.273 TPS potensi rawan, disusul Kabupaten Kutai Timur terdapat 889 TPS. Kemudian, di Kabupaten Kutai Kartanegara ada 754 TPS, Kota Balikpapan ada 739 TPS, Kabupaten Kutai Barat ada 338 TPS, Kabupaten Penajam Paser Utara terdapat 316 TPS, Kota Bontang ditengarai ada 297 TPS yang rawan. Selanjutnya, di Kabupaten Mahakam Ulu terdapat 225 TPS yang berpotensi rawan kecurangan, Kabupaten Paser terdapat 221 TPS, dan Kabupaten Berau terdapat 142 TPS yang rawan.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 21 November 2018 - 14:57 WIB

BKSDA Sultra: Dua ikan paus terdampar selama 2018

Politik | 21 November 2018 - 14:25 WIB

Fahri nilai Amien Rais bercanda dengan Haedar Nashir

Ekonomi | 21 November 2018 - 14:18 WIB

Pemerintah dorong UMKM berbisnis melalui digital

Elshinta.com - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Kalimantan Timur menengarai terdapat 99 persen dari 7.287 tempat pemungutan suara (TPS) yang berpotensi rawan kecurangan.

"Sebanyak 7.194 TPS yang berpotensi rawan," kata Ketua Bawaslu Provinsi Kaltim Saipul di Samarinda, Minggu (24/6).

Dilansir dari laman resmi Antara, ia menyebutkan ada 15 indikator TPS rawan, yakni pertama terdapat pemilih yang memenuhi syarat tetapi tidak terdaftar dalam daftar pemilih tetap (DPT), kedua, ada pemilih tidak memenuhi syarat tetapi terdaftar di DPT. Selain itu, adanya pemilih disabilitas, jumlah pemilih DPTb di atas 20 orang dalam satu TPS, adanya pemilih di wilayah khusus, terdapat aktor politik uang atau broker di kawasan TPS, praktik pemberian uang atau barang saat kampanye.

Selanjutnya, terdapat sukarelawan bayaran pasangan calon di wilayah TPS, petugas KPPS mendukung pasangan tertentu, C6 tidak didistribusikan kepada pemilih di TPS, adanya TPS dekat Posko atau rumah salah satu pasangan, ketua, dan anggota KPPS tidak mengikuti bimbingan teknis.

Potensi kerawanan lainnya adalah logistik yang kurang, praktik memengaruhi pemilih untuk tidak memilih pasangan tertentu dengan alasan agama, suku, ras, dan golongan, dan praktik menghasut pemilih terkait dengan isu SARA di sekitar TPS.

Ia menyebutkan perincian potensi kerawanan yang jumlahnya mencapai 7.194 TPS itu adalah yang tertinggi berada di Kota Samarinda yang mencapai 3.273 TPS potensi rawan, disusul Kabupaten Kutai Timur terdapat 889 TPS. Kemudian, di Kabupaten Kutai Kartanegara ada 754 TPS, Kota Balikpapan ada 739 TPS, Kabupaten Kutai Barat ada 338 TPS, Kabupaten Penajam Paser Utara terdapat 316 TPS, Kota Bontang ditengarai ada 297 TPS yang rawan. Selanjutnya, di Kabupaten Mahakam Ulu terdapat 225 TPS yang berpotensi rawan kecurangan, Kabupaten Paser terdapat 221 TPS, dan Kabupaten Berau terdapat 142 TPS yang rawan.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Selasa, 20 November 2018 - 20:27 WIB

Ma`ruf Amin ingatkan masyarakat untuk bersikap toleran

Selasa, 20 November 2018 - 08:11 WIB

Ketua KPU: Komisioner harus tahan fisik-mental

Selasa, 20 November 2018 - 06:55 WIB

Sandiaga: Ekonomi Indonesia harus mandiri

Senin, 19 November 2018 - 17:08 WIB

Ma`ruf Amin bantah jadi alat untuk digantikan Ahok

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com