Selasa, 11 Desember 2018 | 10:38 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Luar Negeri / Eropa

Pangeran William kunjungi Yordania

Senin, 25 Juni 2018 - 16:27 WIB    |    Penulis : Angga Kusuma    |    Editor : Sigit Kurniawan
Pangeran William. Sumber foto: https://bit.ly/2Kfj7VV
Pangeran William. Sumber foto: https://bit.ly/2Kfj7VV

Elshinta.com - Pangeran William terbang ke Yordania pada Minggu (24/06) untuk memulai tur Timur Tengah yang akan menjadi seorang bangsawan Inggris pertama yang melakukan kunjungan resmi ke Israel dan wilayah Palestina.

Dia disambut di bandara militer Marka Amman oleh Putra Mahkota Hussein bin Abdullah, yang menjamu William untuk kunjungan selama dua hari di Yordania. Pesawat Royal Air Force Duke of Cambridge yang membawa pangeran berusia 36 tahun tersebut mendarat di bandara kecil di Amman timur, tempat dia diberi sambutan karpet merah oleh pewaris tahta Yordania itu.

Para penjaga kerajaan membawa senapan yang dilengkapi dengan bayonet dan mengenakan syal kotak-kotak tradisional berwarna merah-dan-putih Yordania berdiri untuk bersiaga saat pangeran, dalam setelan berwarna gelap, turun dari pesawat. Kunjungan Pangeran William telah dianggap sebagai kesempatan untuk menjalin hubungan dengan Pangeran Hussein (23), seorang lulusan Akademi Militer Kerajaan Sandhurst di Inggris.

Pada Minggu malam, William menghadiri sebuah pesta ulang tahun untuk menghormati neneknya, Ratu Elizabeth II, berulang tahun ke-92 yang resminya dirayakan pada 9 Juni, di kediaman duta besar Inggris. "Saya sangat mengagumi ketangguhan Anda di Yordania dalam menghadapi banyak tantangan keamanan dan kemanusiaan yang mengonfrontasi Anda sebagai akibat dari konflik di wilayah ini," kata William di pesta itu, seperti dikutip Antara dari AFP.

"Cara Anda membuka pintu bagi ratusan ribu pengungsi dari Suriah, belum lagi komitmen jangka panjang Anda untuk para pengungsi Palestina, luar biasa," katanya.

Pada Senin, William akan mengunjungi reruntuhan Romawi kuno Jerash, sebelah utara ibu kota, serta sekolah pelatihan kejuruan bagi pemuda Yordania dan pengungsi Suriah.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Kriminalitas | 11 Desember 2018 - 10:35 WIB

Granat Sumut: Pelajar diselamatkan dari pengaruh narkoba

Asia Pasific | 11 Desember 2018 - 10:26 WIB

Pendatang ilegal Yahudi serbu kompleks Masjid Al-Aqsha

Aktual Dalam Negeri | 11 Desember 2018 - 10:17 WIB

Jadi prioritas, perbaikan jalan Padang-Pekanbaru yang putus

Musibah | 11 Desember 2018 - 10:08 WIB

Lokasi longsor di Jalan Jati Padang dipasang cerucuk

Musibah | 11 Desember 2018 - 09:59 WIB

Banjir genangi ruas jalan di Padang

Elshinta.com - Pangeran William terbang ke Yordania pada Minggu (24/06) untuk memulai tur Timur Tengah yang akan menjadi seorang bangsawan Inggris pertama yang melakukan kunjungan resmi ke Israel dan wilayah Palestina.

Dia disambut di bandara militer Marka Amman oleh Putra Mahkota Hussein bin Abdullah, yang menjamu William untuk kunjungan selama dua hari di Yordania. Pesawat Royal Air Force Duke of Cambridge yang membawa pangeran berusia 36 tahun tersebut mendarat di bandara kecil di Amman timur, tempat dia diberi sambutan karpet merah oleh pewaris tahta Yordania itu.

Para penjaga kerajaan membawa senapan yang dilengkapi dengan bayonet dan mengenakan syal kotak-kotak tradisional berwarna merah-dan-putih Yordania berdiri untuk bersiaga saat pangeran, dalam setelan berwarna gelap, turun dari pesawat. Kunjungan Pangeran William telah dianggap sebagai kesempatan untuk menjalin hubungan dengan Pangeran Hussein (23), seorang lulusan Akademi Militer Kerajaan Sandhurst di Inggris.

Pada Minggu malam, William menghadiri sebuah pesta ulang tahun untuk menghormati neneknya, Ratu Elizabeth II, berulang tahun ke-92 yang resminya dirayakan pada 9 Juni, di kediaman duta besar Inggris. "Saya sangat mengagumi ketangguhan Anda di Yordania dalam menghadapi banyak tantangan keamanan dan kemanusiaan yang mengonfrontasi Anda sebagai akibat dari konflik di wilayah ini," kata William di pesta itu, seperti dikutip Antara dari AFP.

"Cara Anda membuka pintu bagi ratusan ribu pengungsi dari Suriah, belum lagi komitmen jangka panjang Anda untuk para pengungsi Palestina, luar biasa," katanya.

Pada Senin, William akan mengunjungi reruntuhan Romawi kuno Jerash, sebelah utara ibu kota, serta sekolah pelatihan kejuruan bagi pemuda Yordania dan pengungsi Suriah.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Selasa, 11 Desember 2018 - 10:26 WIB

Pendatang ilegal Yahudi serbu kompleks Masjid Al-Aqsha

Selasa, 11 Desember 2018 - 07:57 WIB

Harga minyak kembali jatuh

Selasa, 11 Desember 2018 - 07:17 WIB

Dolar AS menguat di tengah ketidakpastian Brexit

Senin, 10 Desember 2018 - 16:55 WIB

Pemerintah siapkan strategi baru bela Siti Aisyah

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com