Selasa, 25 September 2018 | 17:08 WIB

Daftar | Login

kuping kiri paragames kuping kanan paragames
emajels

Dalam Negeri / Sosbud

Fahri sebut pembiayaan politik di Indonesia tidak sehat

Senin, 25 Juni 2018 - 16:57 WIB    |    Penulis : Sigit Kurniawan    |    Editor : Administrator
Wa kil Ketua DPR. Foto: Dody Handoko/Elshinta.
Wa kil Ketua DPR. Foto: Dody Handoko/Elshinta.

Elshinta.com - Wakil Ketua DPR  Fahri Hamzah mengatakan political financing atau pembiayaan politik di Indonesia tidak sehat dam sering menjadi akar korupsi. Saat ini belum ada regulasi yang memproteksi penyumbang dana politik. 

"Mau fundrising masyarakat kita nggak berani. Kalau kelas menengah nyumbang kan nggak berani. Dia Hamba Allah dia nyumbangnya, kenapa? Ketahuan sama pemerintah dia bisa digencet bisnisnya," katanya di gedung DPR, Senayan, Jakarta Selatan, Senin (25/6) seperti dilaporkan Reporter Dody Handoko.

"Nggak ada UU yang memproteksi penyumbang. Akhirnya apa? Orang nyumbang lewat belakang aja, berkoper koper tuh. Dan itu yang terjadi kepada penguasa terutama incumbent," bebernya.

Menurutnya, karena tidak sehatnya political financing di Indonesia tersebut, seharusnya pemerintah mengambil alih pembiayaan. Sehingga nantinya tidak akan ada ketimpangan dalam pembiayaan politik antar incumbent dan lawan politiknya. 

"Ini yang mulai kita reduksi aturannya itu. Tapi harus juga ada di dalam Pilpres. Capres nggak perlu keluar uang pribadi dan nggak perlu keluar uang. Negara akan menyiapkan seluruh perjalanan capres, negara akan menyiapkan seluruh panggung bagi capres, negara akan menyiapkan seluruh online, TV, media-media untuk capres. Kalian hanya cukup ngomong kepada masyarakat bahwa kalian itu bisa, kan mantap," jelasnya.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 25 September 2018 - 17:02 WIB

Sebanyak 51 orang terima Anugerah Kebudayaan dari Kemendikbud

Aktual Dalam Negeri | 25 September 2018 - 16:48 WIB

Tim Jokowi - Ma'ruf persiapkan jadwal kampanye

Aktual Dalam Negeri | 25 September 2018 - 16:45 WIB

60 anak di Kota Kupang, NTT ikut sunatan massal

Aktual Dalam Negeri | 25 September 2018 - 16:33 WIB

DPRD sesalkan sikap Pemko Medan atas nasib ratusan pedagang eks Pasar Aksara

Aktual Dalam Negeri | 25 September 2018 - 16:26 WIB

Aksi, penarik bentor tuntut legalitas operasi

Konsultasi | 25 September 2018 - 16:23 WIB

Inilah beberapa aplikasi teknologi yang bermanfaat bagi para petani

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Selasa, 25 September 2018 - 16:48 WIB

Tim Jokowi - Ma'ruf persiapkan jadwal kampanye

Selasa, 25 September 2018 - 16:45 WIB

60 anak di Kota Kupang, NTT ikut sunatan massal

Selasa, 25 September 2018 - 16:26 WIB

Aksi, penarik bentor tuntut legalitas operasi

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com