Minggu, 22 Juli 2018 | 21:41 WIB

Daftar | Login

banner kuping banner kuping
Macro Ad

Dalam Negeri / Sosbud

Alami lumpuh layu, 5 warga Kudus dapat bantuan kursi roda

Senin, 25 Juni 2018 - 21:06 WIB    |    Penulis : Fajar Nugraha    |    Editor : Administrator
Davit Setiawan (12) salah satu penerima bantuan kursi roda dari Dinas Sosial P3AP2KB Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, Senin (25/6). Foto: Sutini/Elshinta.com
Davit Setiawan (12) salah satu penerima bantuan kursi roda dari Dinas Sosial P3AP2KB Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, Senin (25/6). Foto: Sutini/Elshinta.com

Elshinta.com - Dinas Sosial P3AP2KB Kabupaten Kudus, Jawa Tengah memberikan bantuan kursi roda dan nutrisi kepada warga penderita lumpuh layu serta warga kurang mampu.

Salah satu yang mendapatkan bantuan kursi roda yakni Davit Setiawan (12) seorang anak warga desa Getas Pejaten RT4/RW2 Kecamatan Jati. Davit mengalami kelumpuhan sejak usia 8 bulan. Putra dari Umi Rukati (48) yang merupakan seorang janda tersebut sehari-hari hanya terbaring di tempat tidur, karena pihak keluarga tidak mampu untuk membelikan kursi roda ataupun pengobatan.

Menurut Kepala Dinsos P3AP2KB Kabupaten Kudus Ludful Hakim, ada lima warga yang mendapatkan bantuan kursi roda, karena disabilitas di antara yang paling membutuhkan adalah Davit Setiawan seorang anak dari keluarga kurang mampu. Ia mengatakan, pihaknya bersama sejumlah pemerhati sosial lainnya terus berupaya menyelesaikan persoalan sosial, salah satunya adalah lumpuh layu.

"Kita ke sini memberikan bantuan kepada warga yang menderita lumpuh layu dan warga ini memang layak mendapatkannya karena salah satu warga prasejahtera," ujar Ludful, di Kudus, Senin (25/6) sebagaimana dilaporkan Kontributor Elshinta Sutini.

Ludful menyatakan, agar para penderita lumpuh layu ini dapat ter-cover bantuan, pihaknya menggandeng perusahaan-perusahaan untuk ikut membantu mengatasi persoalan sosial tersebut. Hal itu karena dirinya menilai sudah tanggung jawab pemerintah namun sebagai makhluk sosial sehingga pihaknya bekerjasama untuk meringankan beban para penderita penyakit itu.

"Davit ini ternyata tidak disekolahkan, kegiatan sehari-hari hanya ditempat tidur. Apalagi kalau ibunya yang buruh rokok berangkat bekerja. Kami akan upayakan koordinasi agar Davit bisa sekolah seperti penderita lumpuh layu warga Kaliputu," imbuh Kadinsos tersebut.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Arestasi | 22 Juli 2018 - 21:27 WIB

Polsek Metro Tanah Abang ungkap kasus penculikan anak

Aktual Dalam Negeri | 22 Juli 2018 - 21:14 WIB

Pemerintah serius perluas penggunaan Biodiesel 20

Aktual Luar Negeri | 22 Juli 2018 - 20:37 WIB

Tips bagi jamaah Haji yang tersesat dan pingsan

Pemilihan Presiden 2019 | 22 Juli 2018 - 20:28 WIB

KPU Langkat skors rapat pleno DPSHP Pemilu 2019 selama sembilan jam

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com