Rival utama Erdogan terima hasil pemilihan presiden Turki
Elshinta
Selasa, 26 Juni 2018 - 09:54 WIB |
Rival utama Erdogan terima hasil pemilihan presiden Turki
Muharrem Ince, calon presiden dari oposisi utama Partai Rakyat Republik (CHP). Sumber foto: https://bit.ly/2N1ATKK

Elshinta.com - Rival utama Presiden Recep Tayyip Erdogan dalam pemilihan presiden pada akhir pekan menyatakan bahwa dia menerima hasil yang memberikan kemenangan bagi Erdogan pada putaran pertama pemilihan.

"Saya menerima hasil pemilihan umum ini," kata Muharrem Ince dari Partai Rakyat Republik (CHP), yang meraih suara kedua terbanyak setelah Erdogan dalam pemilihan umum.

Dia meminta Erdogan menjadi pemimpin bagi seluruh rakyat Turki, menambahkan bahwa Erdogan harus "mewakili 80 juta" warga dan mengatakan kepadanya: "Anda presiden bagi kami semua." Namun, Ince, yang menghadapi pembatasan waktu tampil di TV, mengatakan penyelenggaraan pemilihan umum berlangsung tidak adil. "Pemilihan ini tidak adil sampai hasilnya diumumkan," katanya dalam konferensi pers di kantor pusat CHP.

Dia berterima kasih kepada para pengamat partai yang telah menyaksikan penghitungan suara yang menegangkan untuk memastikan tidak ada kecurangan. "Ada suara yang direkayasa, teman-teman kami yang melihatnya berjuang melawan ini... Atas nama saya dan atas nama Turki, saya berterima kasih kepada mereka," katanya sebagaimana dikutip AFP.

"Kami akan melanjutkan perjuangan kami sampai Turki menjadi Turki untuk semua orang."

Dengan perolehan suara 52,6 persen berbanding 30,6 persen, Ince mengakui bahwa Erdogan unggul lebih dari 10 juta suara atas dia. Ince membela keputusannya, yang membuat banyak anggota CHP kecewa, tidak merespons langsung ketika hasil pemilihan diumumkan pertama pada Minggu malam. "Saya ingin hasilnya pasti dulu, itu lah mengapa saya tidak langsung menanggapi," katanya, mengakui bahwa dia menyasar suara 35 persen untuk mendorong Erdogan ke putaran kedua pemilihan umum, dikutip dari Antara.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Inggris akhirnya tinggalkan Uni Eropa menuju masa depan tak menentu
Sabtu, 01 Februari 2020 - 09:59 WIB
Inggris Raya akhirnya angkat kaki dari Uni Eropa pada Jumat menuju masa depan Brexit yang tak menent...
Pangeran Harry dijadwalkan bertemu Ratu Elizabeth besok
Minggu, 12 Januari 2020 - 20:29 WIB
Pangeran Harry dilaporkan akan melakukan pertemuan langsung dengan Ratu Elizabeth II di Estate Sandr...
Presiden Ukraina: Pelaku peristiwa pesawat jatuh Ukraina harus tanggung jawab
Minggu, 12 Januari 2020 - 16:16 WIB
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy pada Sabtu (11/1) menyebutkan pengakuan Iran bahwa pihaknya men...
PM Ukraina: Negara dan maskapai akan beri santunan korban pesawat
Minggu, 12 Januari 2020 - 14:38 WIB
Perdana Menteri Ukraina Oleksiy Honcharuk mengatakan pada Sabtu bahwa pemerintah Ukraina akan member...
Rayakan malam tahun baru, lonceng Big Ben akan kembali berdentang
Minggu, 29 Desember 2019 - 13:41 WIB
Lonceng menara Big Ben dengan tampilan baru akan berdentang saat perayaan malam tahun baru.
Bosnia tunda kepulangan mantan anggota ISIS dari Suriah
Sabtu, 07 Desember 2019 - 14:40 WIB
Bosnia mengatakan pada Jumat bahwa pemulangan sembilan mantan petempur ISIS, bersama istri dan anak-...
Polisi sebut penyerang di London pernah dihukum kasus terorisme
Sabtu, 30 November 2019 - 17:10 WIB
Polisi Inggris menyebut nama orang yang menikam dua orang hingga tewas di London pada Jumat (29/11) ...
Gedung Putih kecam serangan London Bridge
Sabtu, 30 November 2019 - 11:28 WIB
Gedung Putih mengecam serangan yang berlangsung di area London Bridge pada Jumat dan berjanji `mendu...
Rakyat Jerman rayakan 30 tahun runtuhnya Tembok Berlin
Minggu, 10 November 2019 - 11:53 WIB
Rakyat Jerman merayakan 30 tahun jatuhnya Tembok Berlin yang sempat memisahkan negara menjadi Jerman...
Serangan siber serbu perusahaan Spanyol
Selasa, 05 November 2019 - 10:25 WIB
Serangan siber menyerbu perusahaan Spanyol termasuk radio Cadena SER, demikian Departemen Keamanan N...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)