Rabu, 21 November 2018 | 01:37 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Luar Negeri / Amerika

Trump kecam restoran yang tolak juru bicaranya

Selasa, 26 Juni 2018 - 15:02 WIB    |    Penulis : Fajar Nugraha    |    Editor : Sigit Kurniawan
Cuitan Presiden Amerika Serikat Donald Trump saat mengecam Red Hen. Sumber foto: https://bit.ly/2K7LxCc
Cuitan Presiden Amerika Serikat Donald Trump saat mengecam Red Hen. Sumber foto: https://bit.ly/2K7LxCc

Elshinta.com - Presiden AS Donald Trump pada Senin (25/6) mengecam satu restoran yang bernama Red Hen, yang meminta Sekretaris Pers Gedung Putih Sarah Huckabee Sanders untuk pergi sebab wanita itu bekerja dan berbicara buat Trump.

"Restoran Red Hen mesti memusatkan perhatian pada pembersihan kanopi kotornya, pintu dan jendela (yang sangat perlu dicat) dan bukan menolak untuk melayani orang baik seperti Sarah Huckabee Sanders. Saya sejak dulu memiliki aturan, jika satu restoran kotor di luar, restoran itu kotor di dalamnya!" tulis presiden AS itu di akun Twitternya.

Pada 6 Februari, para pemeriksa yang mendatangi Red Hen memeriksa unit temperatur/makanan yang bagus, staf dengan celemek/seragam bersih, dan pekerjaan sangat bagus dalam pemberian tanda tanggal dan tempat pengepakan produk tertentu. "Dalam beberapa tahun belakangan, Red Hen telah lolos pemeriksaannya dengan pelanggaran kecil atau tak ada pelanggaran," kata Pemeriksa Restoran Departemen Kesehatan Virginia, yang catatan terbukanya tersedia daring.

Pemilik restoran itu, Stephanie Wilkinson, belakangan mengatakan ia diberitahu mengenai kunjungan Sanders oleh beberapa staf "gaynya", yang merasa tidak nyaman untuk melayani seorang anggota pemerintah yang diduga tidak bersahabat dengan kaum gay.

"Mereka juga tidak senang dengan cara Gedung Putih menangani imigran gelap dalam beberapa bulan belakangan, terutama setelah petugas patroli perbatasan mulai memisahkan imigran dewasa dari anak-anak mereka," tambah wanita pemilik Red Hen tersebut.

Wilkinson mengatakan stafnya menarik Sanders ke tepi dan memintanya pergi, yang kemudian dipatuhi oleh staf Gedung Putih itu. Rombongan Sanders tidak dikenakan biaya untuk makanan yang telah disajikan sebelum kepergian mereka, demikian Antara.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
| 20 November 2018 - 21:31 WIB

157 CPNS Situbondo lulus SKD

Aktual Dalam Negeri | 20 November 2018 - 21:09 WIB

Serikat petani nilai serapan beras Bulog belum maksimal

Aktual Dalam Negeri | 20 November 2018 - 20:48 WIB

Besok, pihak UNPRI dipanggil Polrestabes Medan

Elshinta.com - Presiden AS Donald Trump pada Senin (25/6) mengecam satu restoran yang bernama Red Hen, yang meminta Sekretaris Pers Gedung Putih Sarah Huckabee Sanders untuk pergi sebab wanita itu bekerja dan berbicara buat Trump.

"Restoran Red Hen mesti memusatkan perhatian pada pembersihan kanopi kotornya, pintu dan jendela (yang sangat perlu dicat) dan bukan menolak untuk melayani orang baik seperti Sarah Huckabee Sanders. Saya sejak dulu memiliki aturan, jika satu restoran kotor di luar, restoran itu kotor di dalamnya!" tulis presiden AS itu di akun Twitternya.

Pada 6 Februari, para pemeriksa yang mendatangi Red Hen memeriksa unit temperatur/makanan yang bagus, staf dengan celemek/seragam bersih, dan pekerjaan sangat bagus dalam pemberian tanda tanggal dan tempat pengepakan produk tertentu. "Dalam beberapa tahun belakangan, Red Hen telah lolos pemeriksaannya dengan pelanggaran kecil atau tak ada pelanggaran," kata Pemeriksa Restoran Departemen Kesehatan Virginia, yang catatan terbukanya tersedia daring.

Pemilik restoran itu, Stephanie Wilkinson, belakangan mengatakan ia diberitahu mengenai kunjungan Sanders oleh beberapa staf "gaynya", yang merasa tidak nyaman untuk melayani seorang anggota pemerintah yang diduga tidak bersahabat dengan kaum gay.

"Mereka juga tidak senang dengan cara Gedung Putih menangani imigran gelap dalam beberapa bulan belakangan, terutama setelah petugas patroli perbatasan mulai memisahkan imigran dewasa dari anak-anak mereka," tambah wanita pemilik Red Hen tersebut.

Wilkinson mengatakan stafnya menarik Sanders ke tepi dan memintanya pergi, yang kemudian dipatuhi oleh staf Gedung Putih itu. Rombongan Sanders tidak dikenakan biaya untuk makanan yang telah disajikan sebelum kepergian mereka, demikian Antara.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com