Sabtu, 15 Desember 2018 | 01:22 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Dalam Negeri / Hankam

Jokowi ingin kemanan delegasi IMF-WB terjamin

Selasa, 26 Juni 2018 - 17:36 WIB    |    Penulis : Fajar Nugraha    |    Editor : Sigit Kurniawan
Presiden Indonesia Joko Widodo saat meninjau Kawasan Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (25/6). Sumber foto: https://bit.ly/2N1fxNF
Presiden Indonesia Joko Widodo saat meninjau Kawasan Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (25/6). Sumber foto: https://bit.ly/2N1fxNF

Elshinta.com - Presiden Joko Widodo ingin memastikan pengamanan terhadap 15.000 delegasi peserta pertemuan tahunan International Monetary Fund-World Bank (IMF-WB) 2018 dari 189 negara di Bali pada Oktober 2018 terjamin.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menggelar Rapat Terbatas dengan topik Perkembangan Persiapan Pertemuan Tahunan International Monetary Fund-World Bank Tahun 2018 di Kantor Presiden Jakarta, Selasa (26/6) karena pelaksanaan acara yang semakin dekat.

"Untuk itu pada rapat terbatas kali ini saya ingin memastikan kesiapan dimulai dari urusan airport/bandara, urusan tempat pertemuan, akomodasi termasuk acara dan fasilitas-fasilitas pendukungnya yang berhubungan dalam rangka menyukseskan acara ini," kata Presiden.

Pada rapat tersebut, Presiden juga menekankan pentingnya kesiapan pengamanan acara besar tersebut. "Dan juga sampai pada kesiapan pengamanan, ini juga sangat penting terhadap 15.000 delegasi dari 189 negara peserta pertemuan IMF-World Bank yang saya kira perlu dipersiapkan mulai dari sekarang," katanya.

Presiden Jokowi sekaligus menginginkan agar jika ada hambatan dan kendala di lapangan terkait persiapan acara tersebut diharapkan akan dapat diselesaikan sesegera mungkin.

"Tetapi untuk persoalan fisik saya sudah (cek) ke gubernur sudah pada posisi nanti pada akhir Juli sudah siap semuanya. Sehingga tinggal persiapan ke arah Oktobernya," katanya, dikutip Antara.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Megapolitan | 14 Desember 2018 - 21:55 WIB

Polisi rekayasa lalin terkait pembongkaran JPO Tosari

Bencana Alam | 14 Desember 2018 - 21:46 WIB

FPRB minta sarana dan prasarana relawan diperhatikan

Aktual Dalam Negeri | 14 Desember 2018 - 21:37 WIB

Warga Banjarnegara diminta waspadai hoaks

Ekonomi | 14 Desember 2018 - 21:11 WIB

Pertamina EP Cepu optimalkan bisnis usaha milik desa

Hukum | 14 Desember 2018 - 20:58 WIB

Belum berizin, Mapolres Kudus baru digugat ke pengadilan

Elshinta.com - Presiden Joko Widodo ingin memastikan pengamanan terhadap 15.000 delegasi peserta pertemuan tahunan International Monetary Fund-World Bank (IMF-WB) 2018 dari 189 negara di Bali pada Oktober 2018 terjamin.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menggelar Rapat Terbatas dengan topik Perkembangan Persiapan Pertemuan Tahunan International Monetary Fund-World Bank Tahun 2018 di Kantor Presiden Jakarta, Selasa (26/6) karena pelaksanaan acara yang semakin dekat.

"Untuk itu pada rapat terbatas kali ini saya ingin memastikan kesiapan dimulai dari urusan airport/bandara, urusan tempat pertemuan, akomodasi termasuk acara dan fasilitas-fasilitas pendukungnya yang berhubungan dalam rangka menyukseskan acara ini," kata Presiden.

Pada rapat tersebut, Presiden juga menekankan pentingnya kesiapan pengamanan acara besar tersebut. "Dan juga sampai pada kesiapan pengamanan, ini juga sangat penting terhadap 15.000 delegasi dari 189 negara peserta pertemuan IMF-World Bank yang saya kira perlu dipersiapkan mulai dari sekarang," katanya.

Presiden Jokowi sekaligus menginginkan agar jika ada hambatan dan kendala di lapangan terkait persiapan acara tersebut diharapkan akan dapat diselesaikan sesegera mungkin.

"Tetapi untuk persoalan fisik saya sudah (cek) ke gubernur sudah pada posisi nanti pada akhir Juli sudah siap semuanya. Sehingga tinggal persiapan ke arah Oktobernya," katanya, dikutip Antara.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Jumat, 14 Desember 2018 - 21:55 WIB

Polisi rekayasa lalin terkait pembongkaran JPO Tosari

Jumat, 14 Desember 2018 - 21:37 WIB

Warga Banjarnegara diminta waspadai hoaks

Jumat, 14 Desember 2018 - 21:11 WIB

Pertamina EP Cepu optimalkan bisnis usaha milik desa

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com