Italia akan terima ratusan imigran di kapal penyelamat Lifeline
Rabu, 27 Juni 2018 - 17:48 WIB | Penulis : Angga Kusuma | Editor : Administrator
Ilustrasi: Kapal Imigran. Sumber foto: https://bit.ly/2Kkqewc

Elshinta.com - Perdana Menteri Italia Giuseppe Conte mengatakan, Selasa, bahwa kapal penyelamat Lifeline, yang terombang-ambing selama berhari-hari di Mediterania, akan menuju ke Malta, sementara Italia akan menerima ratusan imigran yang ada di kapal itu.

“Saya baru saja berbicara di telepon dengan Perdana Menteri (Joseph) Muscat, kapal LSM Lifeline akan berlabuh di Malta,” kata Conte dalam sebuah pernyataan.

Namun, Conte tidak menjelaskan secara rinci kapan kapal akan diizinkan berlabuh di Malta. Kapal amal Jerman Lifeline menyelamatkan lebih dari 200 imigran, termasuk anak-anak dan perempuan hamil pada Kamis lalu, tetapi sejak itu kapal ditambatkan di Mediterania setelah Italia dan Malta awalnya menolak untuk menerimanya.

Menggemakan garis keras Menteri Dalam Negeri Matteo Salvini, Conte mengatakan
kewarganegaraan Lifeline dan kepatuhan awaknya terhadap aturan hukum internasional akan diselidiki, setelah muncul pertanyaan mengenai status hukum kapal tersebut.

Keputusan Italia dan Malta untuk berhenti mengizinkan kapal penyelamat imigran berlabuh memicu krisis politik di Eropa tentang bagaimana cara menangani ribuan orang yang melarikan diri dari perang dan penderitaan di Afrika, Timur Tengah dan Asia. “Sesuai dengan dengan prinsip utama proposal imigrasi kami, bahwa mereka yang mendarat di pantai Italia, Spanyol, Yunani atau Malta mendarat di Eropa, Italia akan melakukan kewajibannya dan menerima imigran yang berada di kapal Lifeline,” kata Conte.

Dia tidak mengungkapkan berapa banyak imigran yang akan diambil Italia, tetapi menyatakan harapannya bahwa negara-negara Eropa lainnya akan melakukan hal serupa. Demikian dilansir Antara dari Kantor Berita AFP.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Kamis, 21 Maret 2019 - 09:34 WIB
Elshinta.com - Seorang sopir yang membakar busnya yang berisi penuh anak-anak sekolah di p...
Rabu, 20 Maret 2019 - 10:35 WIB
Elshinta.com - Presiden Kazakhstan Nursultan Nazarbayev pada Selasa (19/3) mengumumkan pen...
Rabu, 20 Maret 2019 - 09:55 WIB
Elshinta.com - Jaksa Belanda pada Selasa (19/3) waktu setempat mengatakan pihaknya sedang ...
Jumat, 15 Maret 2019 - 19:27 WIB
Elshinta.com - Kementerian Luar Negeri Turki pada Kamis (14/3) mengecam laporan hak asasi ...
Jumat, 15 Maret 2019 - 10:25 WIB
Elshinta.com -- Mungkin kita jarang memikirkan pertanyaan semacam ini, tetapi kebanyakan n...
Rabu, 13 Maret 2019 - 06:49 WIB
Elshinta.com - Badan Keamanan Penerbangan Uni Eropa (EASA) pada Selasa (12/3), menangguhkan ope...
Jumat, 15 Februari 2019 - 08:08 WIB
Elshinta.com - Presiden Microsft Brad Smith menggelar pertemuan dengan Paus Fransiskus, Ra...
Jumat, 08 Februari 2019 - 06:34 WIB
Elshinta.com - Sebuah pesawat maskapai Norwegia, Air Shuttle, dengan 169 penumpang di dala...
Minggu, 03 Februari 2019 - 13:50 WIB
Elshinta.com - Sebuah surat kabar melaporkan para pejabat Inggris telah mengaktifkan kemba...
Jumat, 25 Januari 2019 - 19:44 WIB
Elshinta.com -Hari ketiga kunjungan di Davos, Kamis (24/1), Menko Maritim Luhut Pandjaitan meng...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)