Ahli: Malapraktik tanpa kecacatan-kematian bukan pidana
Kamis, 28 Juni 2018 - 13:09 WIB | Penulis : Angga Kusuma | Editor : Dewi Rusiana
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2N6AQh9

Elshinta.com - Ahli hukum kesehatan Profesor Wila Chandrawila Supriadi mengatakan malapraktik yang dilakukan oleh dokter tanpa menimbulkan kecacatan atau kematian pada pasien bukan termasuk dalam perkara pidana.

"Kalau ada kematian atau cacat, baru itu pidana. Tidak ada kematian, tidak ada cacat, tidak ada pidananya," kata Wila dalam diskusi tentang hukum kedokteran di Jakarta, Kamis (28/6).

Dia menegaskan apabila tindakan malapraktik menyebabkan hanya kerugian maka kasus tersebut masuk dalam hukum perdata. Wila mengatakan tindakan malpraktik medik hingga saat ini tidak pernah diatur dalam peraturan khusus. Oleh karena itu setiap kasus tersebut diatur dalam peraturan umum. "Jika ada praturan khusus, peraturan umum tidak dipakai," kata dia.

Namun Wila mengkritik institusi kepolisian yang dinilai masih memroses perkara pidana pada kasus malpraktik yang tidak menimbulkan kecacatan dan kematian. Lebih lanjut dia juga menerangkan bahwa malapraktik terjadi apabila ada kelalaian atau ketidakhati-hatian dari seorang dokter dalam menjalankan tugasnya.

Wila menegaskan bahwa kelalaian berbeda dengan risiko medik dari sebuah tindakan medis. "Risiko medik pasti ada di buku, ada bukunya. Risiko medik itu bencana medik, bencana dalam hukum tidak bisa dihukum," kata Wila.

Ia juga menekankan penilaian sebuah kelalaian yang dilakukan dokter ialah melalui saksi ahli yang sejawat atau dalam tingkatan yang sama dengan dokter bersangkutan, demikian Antara.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Minggu, 14 April 2019 - 13:13 WIB
Elshinta.com - Seorang spesialis penyakit retina dan direktur Ophthalmic Research at the L...
Jumat, 12 April 2019 - 16:14 WIB
Elshinta.com - Perbaikan gizi adalah salah satu upaya nyata untuk mengakhiri kemiskinan di Indo...
Kamis, 11 April 2019 - 19:58 WIB
Elshinta.com - Pemerintah kabupaten Kudus Jawa Tengah meluncurkan layanan kegawatdaruratan dan ...
Selasa, 09 April 2019 - 14:16 WIB
Elshinta.com - Indonesia perlu meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap ancaman penyak...
Senin, 08 April 2019 - 13:49 WIB
Elshinta.com - Sebuah studi para peneliti Jepang menyatakan jika Anda sering buang air kec...
Sabtu, 06 April 2019 - 17:16 WIB
Elshinta.com - Dokter spesialis anak Dr Setia Budi Salekede Sp.A(K) mengatakan penyakit in...
Sabtu, 30 Maret 2019 - 20:16 WIB
Elshinta.com -Pasien kanker punya risiko merasakan sakit fisik lebih tinggi karena menanggung b...
Sabtu, 30 Maret 2019 - 15:19 WIB
Elshinta.com -Sebanyak 150 anak Sekolah Dasar dibersihkan telinganya di Rumah Sakit Umum Daerah...
Rabu, 27 Maret 2019 - 17:18 WIB
Elshinta.com -Ahli dermatologi dari Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin (PERDOSKI) J...
Kamis, 21 Maret 2019 - 16:38 WIB
Elshinta.com - Kantor Wilayah Kemenkumham Sumatra Utara melalui Kantor Imigrasi Kelas I Khusus ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)