Selasa, 11 Desember 2018 | 10:42 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Gaya Hidup / Kesehatan

Ahli: Malapraktik tanpa kecacatan-kematian bukan pidana

Kamis, 28 Juni 2018 - 13:09 WIB    |    Penulis : Angga Kusuma    |    Editor : Dewi Rusiana
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2N6AQh9
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2N6AQh9

Elshinta.com - Ahli hukum kesehatan Profesor Wila Chandrawila Supriadi mengatakan malapraktik yang dilakukan oleh dokter tanpa menimbulkan kecacatan atau kematian pada pasien bukan termasuk dalam perkara pidana.

"Kalau ada kematian atau cacat, baru itu pidana. Tidak ada kematian, tidak ada cacat, tidak ada pidananya," kata Wila dalam diskusi tentang hukum kedokteran di Jakarta, Kamis (28/6).

Dia menegaskan apabila tindakan malapraktik menyebabkan hanya kerugian maka kasus tersebut masuk dalam hukum perdata. Wila mengatakan tindakan malpraktik medik hingga saat ini tidak pernah diatur dalam peraturan khusus. Oleh karena itu setiap kasus tersebut diatur dalam peraturan umum. "Jika ada praturan khusus, peraturan umum tidak dipakai," kata dia.

Namun Wila mengkritik institusi kepolisian yang dinilai masih memroses perkara pidana pada kasus malpraktik yang tidak menimbulkan kecacatan dan kematian. Lebih lanjut dia juga menerangkan bahwa malapraktik terjadi apabila ada kelalaian atau ketidakhati-hatian dari seorang dokter dalam menjalankan tugasnya.

Wila menegaskan bahwa kelalaian berbeda dengan risiko medik dari sebuah tindakan medis. "Risiko medik pasti ada di buku, ada bukunya. Risiko medik itu bencana medik, bencana dalam hukum tidak bisa dihukum," kata Wila.

Ia juga menekankan penilaian sebuah kelalaian yang dilakukan dokter ialah melalui saksi ahli yang sejawat atau dalam tingkatan yang sama dengan dokter bersangkutan, demikian Antara.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Kriminalitas | 11 Desember 2018 - 10:35 WIB

Granat Sumut: Pelajar diselamatkan dari pengaruh narkoba

Asia Pasific | 11 Desember 2018 - 10:26 WIB

Pendatang ilegal Yahudi serbu kompleks Masjid Al-Aqsha

Aktual Dalam Negeri | 11 Desember 2018 - 10:17 WIB

Jadi prioritas, perbaikan jalan Padang-Pekanbaru yang putus

Musibah | 11 Desember 2018 - 10:08 WIB

Lokasi longsor di Jalan Jati Padang dipasang cerucuk

Musibah | 11 Desember 2018 - 09:59 WIB

Banjir genangi ruas jalan di Padang

Elshinta.com - Ahli hukum kesehatan Profesor Wila Chandrawila Supriadi mengatakan malapraktik yang dilakukan oleh dokter tanpa menimbulkan kecacatan atau kematian pada pasien bukan termasuk dalam perkara pidana.

"Kalau ada kematian atau cacat, baru itu pidana. Tidak ada kematian, tidak ada cacat, tidak ada pidananya," kata Wila dalam diskusi tentang hukum kedokteran di Jakarta, Kamis (28/6).

Dia menegaskan apabila tindakan malapraktik menyebabkan hanya kerugian maka kasus tersebut masuk dalam hukum perdata. Wila mengatakan tindakan malpraktik medik hingga saat ini tidak pernah diatur dalam peraturan khusus. Oleh karena itu setiap kasus tersebut diatur dalam peraturan umum. "Jika ada praturan khusus, peraturan umum tidak dipakai," kata dia.

Namun Wila mengkritik institusi kepolisian yang dinilai masih memroses perkara pidana pada kasus malpraktik yang tidak menimbulkan kecacatan dan kematian. Lebih lanjut dia juga menerangkan bahwa malapraktik terjadi apabila ada kelalaian atau ketidakhati-hatian dari seorang dokter dalam menjalankan tugasnya.

Wila menegaskan bahwa kelalaian berbeda dengan risiko medik dari sebuah tindakan medis. "Risiko medik pasti ada di buku, ada bukunya. Risiko medik itu bencana medik, bencana dalam hukum tidak bisa dihukum," kata Wila.

Ia juga menekankan penilaian sebuah kelalaian yang dilakukan dokter ialah melalui saksi ahli yang sejawat atau dalam tingkatan yang sama dengan dokter bersangkutan, demikian Antara.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Minggu, 09 Desember 2018 - 15:28 WIB

Cegah diabetes sejak dini dengan aktivitas fisik

Minggu, 09 Desember 2018 - 12:50 WIB

Penderita diabetes rentan alami infeksi TB

Sabtu, 08 Desember 2018 - 01:19 WIB

Pentingnya rutin memantau berat badan

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com