Rabu, 21 November 2018 | 01:39 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Luar Negeri / Amerika

Presiden Venezuela sebut Wapres AS ular berbisa

Kamis, 28 Juni 2018 - 16:34 WIB    |    Penulis : Angga Kusuma    |    Editor : Sigit Kurniawan
Presiden Venezuela Nicolas Maduro. Sumber foto: https://bit.ly/2lBjw7c
Presiden Venezuela Nicolas Maduro. Sumber foto: https://bit.ly/2lBjw7c

Elshinta.com - Presiden Venezuela Nicolas Maduro pada Rabu menyebut Wakil Presiden Amerika Serikat Mike Pence ular berbisa saat menuding Washington berupaya menggulingkannya.

Pence, yang tiba di Ekuador pada Rabu (27/6) sebagai bagian dari kunjungan ke sejumlah negara Amerika Selatan, mengumpulkan dukungan dari kawasan itu untuk semakin menekan Venezuela menyusul kemenangan Maduro dalam pemilihan umum, yang dinilai Amerika Serikat penuh kecurangan.

"Setiap kali ular berbisa bernama Mike Pence itu membuka mulut, saya justru merasa semakin kuat," kata pemimpin sosialis itu dalam pidato disiarkan langsung televisi negara.

"Kami telah mengalahkan Anda dan kami akan mengalahkan Anda di mana pun Anda berada," 

Maduro masih terus mengulang tudingannya bahwa Amerika Serikat ingin menggulingkan pemerintahannya untuk menguasai kekayaan minyak dan kandungan alam Venezuela. Ia juga mengatakan bahwa Washington memimpin perang ekonomi untuk menghancurkan negara anggota OPEC itu.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump memberlakukan sejumlah sanksi ekonomi kepada Maduro dan sejumlah anggota kabinet Venezuela, yang dituding merusak demokrasi dan melanggar hak asasi manusia, demikian Antara yang mengutip dari Reuters.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
| 20 November 2018 - 21:31 WIB

157 CPNS Situbondo lulus SKD

Aktual Dalam Negeri | 20 November 2018 - 21:09 WIB

Serikat petani nilai serapan beras Bulog belum maksimal

Aktual Dalam Negeri | 20 November 2018 - 20:48 WIB

Besok, pihak UNPRI dipanggil Polrestabes Medan

Elshinta.com - Presiden Venezuela Nicolas Maduro pada Rabu menyebut Wakil Presiden Amerika Serikat Mike Pence ular berbisa saat menuding Washington berupaya menggulingkannya.

Pence, yang tiba di Ekuador pada Rabu (27/6) sebagai bagian dari kunjungan ke sejumlah negara Amerika Selatan, mengumpulkan dukungan dari kawasan itu untuk semakin menekan Venezuela menyusul kemenangan Maduro dalam pemilihan umum, yang dinilai Amerika Serikat penuh kecurangan.

"Setiap kali ular berbisa bernama Mike Pence itu membuka mulut, saya justru merasa semakin kuat," kata pemimpin sosialis itu dalam pidato disiarkan langsung televisi negara.

"Kami telah mengalahkan Anda dan kami akan mengalahkan Anda di mana pun Anda berada," 

Maduro masih terus mengulang tudingannya bahwa Amerika Serikat ingin menggulingkan pemerintahannya untuk menguasai kekayaan minyak dan kandungan alam Venezuela. Ia juga mengatakan bahwa Washington memimpin perang ekonomi untuk menghancurkan negara anggota OPEC itu.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump memberlakukan sejumlah sanksi ekonomi kepada Maduro dan sejumlah anggota kabinet Venezuela, yang dituding merusak demokrasi dan melanggar hak asasi manusia, demikian Antara yang mengutip dari Reuters.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com