Selasa, 17 Juli 2018 | 13:10 WIB

Daftar | Login

Macro Ad

Luar Negeri / Amerika

Dolar AS terus menguat di tengah laporan data PDB

Jumat, 29 Juni 2018 - 08:25 WIB    |    Penulis : Sigit Kurniawan    |    Editor : Administrator
Dollar AS. Foto: https://bit.ly/2K2y2j8/Elshinta.
Dollar AS. Foto: https://bit.ly/2K2y2j8/Elshinta.

Elshinta.com - Kurs dolar AS terus menguat terhadap sebagian besar mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB), karena para investor mencerna data pertumbuhan ekonomi yang baru dirilis di negara tersebut. Produk domestik bruto (PDB) riil AS meningkat pada tingkat tahunan 2,0 persen di kuartal pertama 2018, menurut perkiraan ketiga yang dirilis oleh Departemen Perdagangan pada Kamis (28/6). Pada kuartal keempat, PDB riil meningkat 2,9 persen.

Persen perubahan dalam PDB riil direvisi turun 0,2 persentase poin dari estimasi kedua, yang mencerminkan revisi turun untuk persediaan investasi swasta, pengeluaran konsumsi pribadi, dan ekspor yang sebagian diimbangi oleh revisi naik untuk investasi tetap non residential, kata departemen itu.

Sementara itu, dalam pekan yang berakhir 23 Juni, angka pendahuluan untuk klaim awal pengangguran yang disesuaikan secara musiman mencapai 227.000, meningkat 9.000 dari tingkat yang tidak direvisi pekan sebelumnya 218.000, kata Departemen Tenaga Kerja AS pada Kamis (28/6) seperti dikutip Antara.

Rata-rata pergerakan 4-minggu adalah 222.000, meningkat 1.000 dari rata-rata tidak direvisi pekan sebelumnya yaitu 221.000.

Indeks dolar AS, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, naik 0,09 persen menjadi 95,380 pada akhir perdagangan.

Pada akhir perdagangan New York, euro jatuh ke 1,1555 dolar AS dari 1,1557 dolar AS di sesi sebelumnya, dan pound Inggris turun menjadi 1,3071 dolar AS dari 1,3129 dolar AS di sesi sebelumnya. Dolar Australia turun menjadi 0,7347 dolar AS dari 0,7353 dolar AS.

Dolar AS dibeli 110,62 yen Jepang, lebih tinggi dari 110,20 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Dolar AS naik menjadi 0,9986 franc Swiss dari 0,9969 franc Swiss, dan merosot ke 1,3272 dolar Kanada dari 1,3311 dolar Kanada.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 17 Juli 2018 - 13:07 WIB

Wapres: KPK banyak pasien, BPKP tidak efektif

Politik | 17 Juli 2018 - 12:58 WIB

PWNU Jambi dukung Said Aqil jadi cawapres Jokowi

Politik | 17 Juli 2018 - 12:36 WIB

Gerindra-PKS-PAN susun rancangan kabinet sejak dini

Aktual Dalam Negeri | 17 Juli 2018 - 12:12 WIB

Menhub: Kendaraan bermuatan lebih akibatkan ekonomi biaya tinggi

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com