Dua uskup Chile mundur akibat pelecehan seksual
Jumat, 29 Juni 2018 - 11:02 WIB | Penulis : Fajar Nugraha | Editor : Administrator
Paus Fransiskus. Sumber foto: https://bit.ly/2yTvXEN

Elshinta.com - Paus Fransiskus pada Kamis menerima pengunduran diri dua lagi uskup Chile, yang terlibat dalam skandal pelecehan seksual di negara itu, kata Vatikan.

Uskup Alejandro Goic Karmelic dari kota Rancagua serta Horacio del Carmen Valenzuela Abarca dari kota Talca akan diganti para komisaris, yang dikenal sebagai pengurus kepausan, menurut suatu pernyataan.

Paus Fransiskus sebelumnya menerima pengunduran diri tiga uskup pada 11 Juni. Bulan lalu, seluruh 34 uskup Chile mengajukan permohonan mundur secara massal setelah melakukan pertemuan dengan Paus soal dugaan menutup-nutupi kasus pelecehan seksual.

Uskup Goic (78) dikenal di Chile karena mengutuk pelanggaran hak asasi manusia selama rezim militer Augusto Pinochet. Goic memimpin panel penasehat pertemuan uskup soal pelecehan seksual namun ia mengundurkan diri dari panel pada Mei. Dalam pernyataan, ia juga menyampaikan permohonan maaf karena tidak bertindak dengan cepat ketika tuduhan pelecehan seksual pastor-pastor di wilayah keuskupannya pertama kali menjadi perhatiannya.

Uskup Valenzuela (64) adalah salah satu uskup yang dilatih untuk keimaman beberapa dasawarsa yang lalu Pastor Fernando Karadima, peleceh yang paling dikenal di Chile. Berdasarkan hasil penyelidikan Vatikan pada 2011, Karadima dinyatakan bersalah melecehkan sejumlah bocah laki-laki di Santiago pada tahun 1970-an dan 1980-an.

Ia telah memberhentikan 14 pastor dan pekan lalu kantornya didatangi para jaksa yang menyelidiki kasus tersebut. Dengan demikian, secara keseluruhan sudah lima pengunduran diri yang disetujui Paus sejauh ini, demikian Reuters yang dilansir Antara.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Senin, 22 April 2019 - 15:36 WIB
Elshinta.com - Badan penanggulangan bencana Kolombia mengatakan sedikitnya 17 orang tewas ...
Jumat, 19 April 2019 - 15:16 WIB
Elshinta.com - Juru bicara Departemen Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Morgan Ortagus meng...
Selasa, 16 April 2019 - 09:26 WIB
Elshinta.com - Kebakaran yang meluluhlantakkan Katedral Notre-Dame di Paris pada Senin mem...
Sabtu, 13 April 2019 - 13:28 WIB
Elshinta.com - Kepala Kepolisian Bloomington, Jeff Potts mengungkapkan pihaknya berhasil m...
Senin, 08 April 2019 - 15:47 WIB
Elshinta.com - Menteri Keamanan Dalam Negeri Amerika Serikat (AS) Kirstjen Nielsen, yang d...
Senin, 08 April 2019 - 14:54 WIB
Elshinta.com - American Airlines mengatakan akan memperpanjang pembatalan 90 penerbangan s...
Sabtu, 06 April 2019 - 08:13 WIB
Elshinta.com -Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa Federal Reserve (Fed) harus menurunkan ...
Kamis, 04 April 2019 - 10:48 WIB
Elshinta.com - Pemimpin oposisi Brazil di Senat, Rondolfo Rodriguez, telah menolak kunjung...
Kamis, 28 Maret 2019 - 16:16 WIB
Elshinta.com - Dua orang tewas dan dua lagi mengalami luka serius akibat seorang pria mela...
Rabu, 27 Maret 2019 - 13:36 WIB
Elshinta.com - Mantan juara Ultimate Fighting Championship (UFC) Conor McGregor sedang dal...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)