Senin, 17 Desember 2018 | 15:44 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Luar Negeri / Amerika

Dua uskup Chile mundur akibat pelecehan seksual

Jumat, 29 Juni 2018 - 11:02 WIB    |    Penulis : Fajar Nugraha    |    Editor : Administrator
Paus Fransiskus. Sumber foto: https://bit.ly/2yTvXEN
Paus Fransiskus. Sumber foto: https://bit.ly/2yTvXEN

Elshinta.com - Paus Fransiskus pada Kamis menerima pengunduran diri dua lagi uskup Chile, yang terlibat dalam skandal pelecehan seksual di negara itu, kata Vatikan.

Uskup Alejandro Goic Karmelic dari kota Rancagua serta Horacio del Carmen Valenzuela Abarca dari kota Talca akan diganti para komisaris, yang dikenal sebagai pengurus kepausan, menurut suatu pernyataan.

Paus Fransiskus sebelumnya menerima pengunduran diri tiga uskup pada 11 Juni. Bulan lalu, seluruh 34 uskup Chile mengajukan permohonan mundur secara massal setelah melakukan pertemuan dengan Paus soal dugaan menutup-nutupi kasus pelecehan seksual.

Uskup Goic (78) dikenal di Chile karena mengutuk pelanggaran hak asasi manusia selama rezim militer Augusto Pinochet. Goic memimpin panel penasehat pertemuan uskup soal pelecehan seksual namun ia mengundurkan diri dari panel pada Mei. Dalam pernyataan, ia juga menyampaikan permohonan maaf karena tidak bertindak dengan cepat ketika tuduhan pelecehan seksual pastor-pastor di wilayah keuskupannya pertama kali menjadi perhatiannya.

Uskup Valenzuela (64) adalah salah satu uskup yang dilatih untuk keimaman beberapa dasawarsa yang lalu Pastor Fernando Karadima, peleceh yang paling dikenal di Chile. Berdasarkan hasil penyelidikan Vatikan pada 2011, Karadima dinyatakan bersalah melecehkan sejumlah bocah laki-laki di Santiago pada tahun 1970-an dan 1980-an.

Ia telah memberhentikan 14 pastor dan pekan lalu kantornya didatangi para jaksa yang menyelidiki kasus tersebut. Dengan demikian, secara keseluruhan sudah lima pengunduran diri yang disetujui Paus sejauh ini, demikian Reuters yang dilansir Antara.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual IPTEK | 17 Desember 2018 - 15:24 WIB

Polri lebih aktif pantau pergerakan pengguna internet

Aktual IPTEK | 17 Desember 2018 - 15:14 WIB

Tito: Polri harus beradaptasi dengan perkembangan zaman

Hankam | 17 Desember 2018 - 15:06 WIB

Polri kerahkan 84 ribu personel amankan Natal dan Tahun Baru

Aktual SDGs | 17 Desember 2018 - 14:57 WIB

Wapres: Pengurangan kesenjangan belum tercapai

Bencana Alam | 17 Desember 2018 - 14:45 WIB

Kementerian ESDM laporkan capaian tim siaga bencana Sulteng

Elshinta.com - Paus Fransiskus pada Kamis menerima pengunduran diri dua lagi uskup Chile, yang terlibat dalam skandal pelecehan seksual di negara itu, kata Vatikan.

Uskup Alejandro Goic Karmelic dari kota Rancagua serta Horacio del Carmen Valenzuela Abarca dari kota Talca akan diganti para komisaris, yang dikenal sebagai pengurus kepausan, menurut suatu pernyataan.

Paus Fransiskus sebelumnya menerima pengunduran diri tiga uskup pada 11 Juni. Bulan lalu, seluruh 34 uskup Chile mengajukan permohonan mundur secara massal setelah melakukan pertemuan dengan Paus soal dugaan menutup-nutupi kasus pelecehan seksual.

Uskup Goic (78) dikenal di Chile karena mengutuk pelanggaran hak asasi manusia selama rezim militer Augusto Pinochet. Goic memimpin panel penasehat pertemuan uskup soal pelecehan seksual namun ia mengundurkan diri dari panel pada Mei. Dalam pernyataan, ia juga menyampaikan permohonan maaf karena tidak bertindak dengan cepat ketika tuduhan pelecehan seksual pastor-pastor di wilayah keuskupannya pertama kali menjadi perhatiannya.

Uskup Valenzuela (64) adalah salah satu uskup yang dilatih untuk keimaman beberapa dasawarsa yang lalu Pastor Fernando Karadima, peleceh yang paling dikenal di Chile. Berdasarkan hasil penyelidikan Vatikan pada 2011, Karadima dinyatakan bersalah melecehkan sejumlah bocah laki-laki di Santiago pada tahun 1970-an dan 1980-an.

Ia telah memberhentikan 14 pastor dan pekan lalu kantornya didatangi para jaksa yang menyelidiki kasus tersebut. Dengan demikian, secara keseluruhan sudah lima pengunduran diri yang disetujui Paus sejauh ini, demikian Reuters yang dilansir Antara.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com