Selasa, 25 September 2018 | 17:10 WIB

Daftar | Login

kuping kiri paragames kuping kanan paragames
emajels

Gaya Hidup / Kesehatan

Berdarah saat menyikat gigi? Ini yang harus diwaspadai

Jumat, 29 Juni 2018 - 17:09 WIB    |    Penulis : Dewi Rusiana    |    Editor : Administrator
lustrasi - Siswa SD menyikat gigi secara massal di Markas TNI Angkatan Laut Lantamal VI Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu (9/5). Sumber foto: https://bit.ly/2MwyLtu
lustrasi - Siswa SD menyikat gigi secara massal di Markas TNI Angkatan Laut Lantamal VI Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu (9/5). Sumber foto: https://bit.ly/2MwyLtu

Elshinta.com - Apakah ada darah yang keluar dari mulut ketika menyikat gigi? Hati-hati, bisa jadi itu pertanda terjadinya radang gusi. 

Gusi adalah bagian dari penyangga gigi yang berfungsi  melindungi gigi, namun fungsi itu takkan tercapai bila gusi tidak sehat. Gusi yang sehat punya ciri-ciri berwarna pink, ketika dipegang tetap stabil dan permukaannya punya tekstur berbintik-bintik halus, serta tidak nyeri dan berdarah ketika disentuh.

Munculnya darah akibat gerakan halus adalah tanda bahaya ada yang tidak beres dengan gusi.

"Ketika gusi berdarah karena gerakan menyikat gigi yang ringan, bukan karena tertusuk benda tajam seperti tusuk gigi, itu bisa jadi tanda radang gusi," kata dokter gigi spesialis periodonsia, Dedy Yudha Rismanto di media gathering Rumah Sakit Pondok Indah Group, Jakarta, Kamis (28/6), dikutip Antara.

Dijelaskan, ketika kuman-kuman di dalam mulut menghasilkan toksin dan enzim, terjadi inflamasi alias peradangan di dalam mulut, itulah yang membuat gusi menjadi berdarah ketika menyikat gigi. 

Pada radang gusi lebih parah, biasanya ketika banyak karang gigi, pendarahan bisa terjadi sewaktu-waktu tanpa penyebab. Selain itu, bau mulut juga terasa tidak sedap akibat campuran toksin dari kuman, sisa makanan dan darah dari radang.

Ketika radang gusi sudah terlalu parah, gigi akan bergoyang karena penyangga rusak. Selain gusi bengkak dan terasa sakit, penderita juga punya bau mulut yang parah. "Penangannya harus cabut gigi agar infeksi tidak menyebar," ujar Yudha. 

Nyaris semua radang gusi tahap awal terjadi akibat akumulasi plak yang tidak dibersihkan. Pada tahap ini, kata Yudha, radang gusi bisa diobati dengan rajin membersihkan gigi dua kali sehari, setelah sarapan dan sebelum tidur.
 

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 25 September 2018 - 17:02 WIB

Sebanyak 51 orang terima Anugerah Kebudayaan dari Kemendikbud

Aktual Dalam Negeri | 25 September 2018 - 16:48 WIB

Tim Jokowi - Ma'ruf persiapkan jadwal kampanye

Aktual Dalam Negeri | 25 September 2018 - 16:45 WIB

60 anak di Kota Kupang, NTT ikut sunatan massal

Aktual Dalam Negeri | 25 September 2018 - 16:33 WIB

DPRD sesalkan sikap Pemko Medan atas nasib ratusan pedagang eks Pasar Aksara

Aktual Dalam Negeri | 25 September 2018 - 16:26 WIB

Aksi, penarik bentor tuntut legalitas operasi

Konsultasi | 25 September 2018 - 16:23 WIB

Inilah beberapa aplikasi teknologi yang bermanfaat bagi para petani

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Minggu, 23 September 2018 - 21:15 WIB

Ini manfaat lari maraton untuk kesehatan

Sabtu, 22 September 2018 - 17:23 WIB

Presiden resmikan Patung GWK

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com