Berdarah saat menyikat gigi? Ini yang harus diwaspadai
Jumat, 29 Juni 2018 - 17:09 WIB | Penulis : Dewi Rusiana | Editor : Administrator
lustrasi - Siswa SD menyikat gigi secara massal di Markas TNI Angkatan Laut Lantamal VI Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu (9/5). Sumber foto: https://bit.ly/2MwyLtu

Elshinta.com - Apakah ada darah yang keluar dari mulut ketika menyikat gigi? Hati-hati, bisa jadi itu pertanda terjadinya radang gusi. 

Gusi adalah bagian dari penyangga gigi yang berfungsi  melindungi gigi, namun fungsi itu takkan tercapai bila gusi tidak sehat. Gusi yang sehat punya ciri-ciri berwarna pink, ketika dipegang tetap stabil dan permukaannya punya tekstur berbintik-bintik halus, serta tidak nyeri dan berdarah ketika disentuh.

Munculnya darah akibat gerakan halus adalah tanda bahaya ada yang tidak beres dengan gusi.

"Ketika gusi berdarah karena gerakan menyikat gigi yang ringan, bukan karena tertusuk benda tajam seperti tusuk gigi, itu bisa jadi tanda radang gusi," kata dokter gigi spesialis periodonsia, Dedy Yudha Rismanto di media gathering Rumah Sakit Pondok Indah Group, Jakarta, Kamis (28/6), dikutip Antara.

Dijelaskan, ketika kuman-kuman di dalam mulut menghasilkan toksin dan enzim, terjadi inflamasi alias peradangan di dalam mulut, itulah yang membuat gusi menjadi berdarah ketika menyikat gigi. 

Pada radang gusi lebih parah, biasanya ketika banyak karang gigi, pendarahan bisa terjadi sewaktu-waktu tanpa penyebab. Selain itu, bau mulut juga terasa tidak sedap akibat campuran toksin dari kuman, sisa makanan dan darah dari radang.

Ketika radang gusi sudah terlalu parah, gigi akan bergoyang karena penyangga rusak. Selain gusi bengkak dan terasa sakit, penderita juga punya bau mulut yang parah. "Penangannya harus cabut gigi agar infeksi tidak menyebar," ujar Yudha. 

Nyaris semua radang gusi tahap awal terjadi akibat akumulasi plak yang tidak dibersihkan. Pada tahap ini, kata Yudha, radang gusi bisa diobati dengan rajin membersihkan gigi dua kali sehari, setelah sarapan dan sebelum tidur.
 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Minggu, 14 April 2019 - 13:13 WIB
Elshinta.com - Seorang spesialis penyakit retina dan direktur Ophthalmic Research at the L...
Jumat, 12 April 2019 - 16:14 WIB
Elshinta.com - Perbaikan gizi adalah salah satu upaya nyata untuk mengakhiri kemiskinan di Indo...
Kamis, 11 April 2019 - 19:58 WIB
Elshinta.com - Pemerintah kabupaten Kudus Jawa Tengah meluncurkan layanan kegawatdaruratan dan ...
Selasa, 09 April 2019 - 14:16 WIB
Elshinta.com - Indonesia perlu meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap ancaman penyak...
Senin, 08 April 2019 - 13:49 WIB
Elshinta.com - Sebuah studi para peneliti Jepang menyatakan jika Anda sering buang air kec...
Sabtu, 06 April 2019 - 17:16 WIB
Elshinta.com - Dokter spesialis anak Dr Setia Budi Salekede Sp.A(K) mengatakan penyakit in...
Sabtu, 30 Maret 2019 - 20:16 WIB
Elshinta.com -Pasien kanker punya risiko merasakan sakit fisik lebih tinggi karena menanggung b...
Sabtu, 30 Maret 2019 - 15:19 WIB
Elshinta.com -Sebanyak 150 anak Sekolah Dasar dibersihkan telinganya di Rumah Sakit Umum Daerah...
Rabu, 27 Maret 2019 - 17:18 WIB
Elshinta.com -Ahli dermatologi dari Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin (PERDOSKI) J...
Kamis, 21 Maret 2019 - 16:38 WIB
Elshinta.com - Kantor Wilayah Kemenkumham Sumatra Utara melalui Kantor Imigrasi Kelas I Khusus ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)